slmat pagi uda, uni dan dunsanak seantero nusantara
salam kenal..
ambo penghuni br mailist nan ko
krn ambo merupakan bagian juo dr urang rantau
walaupun rantaunyo tamasuak dakek.
di ilia sum bar
menarik sepenggal unek2 dr uda indra 
nan br jd poltikus..
sabananyo ambo batanyo2 juo dlm hati
kok da indra mamiliah partai anu??
walupun hampir slrh partai manurik ambo
dr kacomato urang nan bodoh
diragukan "kebersihannya"
tp selaku urang nan bangga jo uda indra
sbg salah satu generasi muda minang
nan bs berkiprah dikancah nasional bahkan internasional
ikt tergiur menjadi seorang poli"tikus"
mgkn da indra punyo prinsip
utk marubah sistem, hrs masuak ka dalam sistem
tp dr sekian banyak yg berprinsip spt itu
hrs dibenturkan dg berbagai kepentingan 
ya..akhirnya hrs sdkt melupakan prinsip
mdh2an da indra indak masuak kagolongan itu
dan mdh2an da indra bs menjadi tokoh minangkabau
nan tadahulu
"mambangkik batang tarandam"
salam
juned



----- Pesan Asli ----
Dari: hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: "[email protected]" <[email protected]>
Terkirim: Selasa, 19 Agustus, 2008 07:39:02
Topik: [EMAIL PROTECTED] FW: Re: [banuanet] Fw: [EMAIL PROTECTED] Sepuluh Hari 
Jadi Politisi


Assalammualaikum WR WB bung IJP. Ini ada saran dari PR 3 UNAND yang berasal 
dari sungai tanang agam, beliau jg ketua yayasan pembangunan sungai tanang. 
Mohon maaf kalau tidak berkenan. Wass. Hanifah


----- Original Message -----
Subject: Re: [banuanet] Fw: [EMAIL PROTECTED] Sepuluh Hari Jadi Politisi
Date: Mon, 18 Aug 2008 9:51:58
From: Badrul Mustafa <[EMAIL PROTECTED]>
To:  <[EMAIL PROTECTED]>

            Ipah, 
  
Walau ini utk Si Mamak Mufni, saya ikut komentar, ya? 
  
Bagi saya, apapun yang dilakukan Indra J Piliang tsb, kalau ia muslim yang 
taat, maka apakah ia sudah mengamalkan apa yang pernah/sering ia ucapkan dalam 
shalat (doa iftitah): INNA SHALAATI WA NUSUKI WA MAHYAAYAA WA MAMAATI LILLAAHI 
RABBIL 'AALAMIIN. (Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanya 
utk mencari -keridhaan- Allah).  Kalau ia kelak ditanya Allah, kenapa masuk ke 
Partai Anu? Apakah Partai Anu tersebut berisi orang-orang yang bersih? Apakah 
Partai Anu tersebut punya misi untuk mengajak orang-orang ke jalan Allah? 
Apakah si Indra sendiri sudah dan akan berjuang untuk meneruskan perjuangan 
Rasul dan para Sahabat? Apakah Partai Anu itu peduli terhadap masyarakat yang 
semakin hedonis? Apakah Partai Anu tersebut bersih dari orang-orang yang gemar 
bermaksiat, jauh dari Allah? dll....? Kalau ia dapat menjawab pertanyaan Allah 
itu, artinya ia sadar dengan apa yang dipilihnya, sesuai dengan yang sering 
dibaca waktu shalatnya itu,
ya ndak usah ragu-ragu.  Tapi kalau tidak yakin, maka lebih baik undur diri 
aja. 
  
Wassalam. 
  
Badrul --- On Fri, 8/15/08, hanifah daman <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: 
From: hanifah daman <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: [banuanet] Fw: [EMAIL 
PROTECTED] Sepuluh Hari Jadi Politisi To: [EMAIL PROTECTED] com Date: Friday, 
August 15, 2008, 2:25 PM 

Mamak Mufni. Bacalah rintihan sang pengamat yang beralih propesi jadi 
politikus. Apa komentar mamak Mufni ??? Hanifah tunggu ya Salam Hanifah 
Damanhuri --- On Fri, 8/15/08, Indra Jaya Piliang <indrapiliang@ csis.or.id> 
wrote: 
From: Indra Jaya Piliang <indrapiliang@ csis.or.id> Subject: [EMAIL PROTECTED] 
To: "Indra Jaya Piliang" <indrapiliang@ csis.or.id> Date: Friday, August 15, 
2008, 2:07 PM 

Sepuluh Hari Jadi Politisi 
  
Sudah sepuluh hari saya menyatakan diri sebagai politisi. Apakah ada yang 
berubah? Banyak yang berubah, namun banyak juga yang tetap seperti semula. 
Susunan buku-buku masih rapi, ada beberapa buku baru, baik hadiah atau saya 
beli. Pulang ke rumah masih tetap larut malam, sekalipun juga sesekali mengatur 
waktu untuk dinner bersama keluarga. Pergi ke kantor juga tetap pagi, seusai 
mengajak kedua anak bermain dan berbicara. 
  
Yang berubah? 
  
Pertama, tentu saya tidak bisa lagi tampil di layar televisi sebagai pengamat. 
Ada dua stasiun TV sebetulnya yang meminta atau mengijon saya sebagai pengamat 
tetap. Beberapa pekerjaan sebagai public speaker untuk kegiatan voters 
education, baik yang diadakan oleh pemerintah atau pihak non-pemerintah, juga 
harus dibatalkan. Perubahan drastis terjadi pada saldo pemasukan dalam 
rekening. Siapa bilang ini bukan pengorbanan yang berat? 
  
Kedua, semakin banyak telepon dari kampung halaman, daerah pemilihan saya. Ada 
kegiatan lomba layang-layang, liga bola antar kampung, pengajian rutin, 
pembangunan pesantren, dan lain-lain. Ibu sayapun terpaksa mengambil tabungan 
hari tuanya, guna membantu biaya sosialisasi anaknya. Politik memang 
membutuhkan dana. Aneh, kalau politik tanpa dana. Idealisme betapa politik 
cukup dengan ide atau gagasan, tertanggalkan. 
  
Ketiga, ada banyak sms yang masuk, begitu juga email. Minggu lalu handphone 
saya sampai hang. Terpaksa diservis dan 4000-an nomor telepon hilang. Tapi 
karena punya back up di laptop, kembali hanya tersisa 3000-an nomor telepon. 
Kemaren saya hapus lebih dari 300 nomor telepon. Sepuluh hari lalu saya masih 
menganggap sebagai nomor-nomor penting, sekarang tidak perlu lagi dijaga. Namun 
bukan berarti kalau ada teman yang sms atau menelepon, lalu saya bertanya 
:”Maaf, ini siapa? Handphone saya rusak dan semua nomor hilang,” barangkali 
masuk kategori nomor yang hilang, bukan sengaja saya hilangkan. 
  
Keempat, undangan keluar kota terpaksa saya batalkan. Ke Aceh, Manado dan Ambon 
yang sudah pasti tidak bisa. Biasanya, saya senang untuk pergi keluar kota, 
membebaskan diri dari belenggu Jakarta. Menghirup udara segar dan energi alam. 
Saya betul-betul berhitung atas waktu, kesempatan dan kegiatan. Tapi saya tetap 
punya jadwal ke Mataram, Bali dan Yogya bulan depan. Barangkali juga ke 
kota-kota lain. Sebagian adalah sisa dari persetujuan yang sudah saya berikan 
sebelumnya. 
  
Kelima, saya makin paham dengan struktur, sistem dan jaringan internal Partai 
Golkar. Ada beberapa kegiatan yang saya hadiri. Dalam tiga minggu, saya bertemu 
Jusuf Kalla tiga kali. Bertemu dengan pimpinan yang lain juga berkali-kali. 
Bahkan mulai dipanggungkan oleh Partai Golkar, sebagai debater, dalam kegiatan 
kepartaian. Saya sudah memiliki dua jaket, satu dibeli sendiri oleh sekretaris 
saya di Slipi, satu lagi diberikan oleh pimpinan MKGR. 
  
Keenam, saya mulai mengumpulkan orang di lingkaran terdekat, termasuk di 
kawasan tempat saya tinggal. Istri saya mengatakan, muncul isu bahwa satu mobil 
yang kami punya adalah pemberian Partai Golkar. Juga permintaan, “Apa yang 
Golkar bisa berikan?” Satu partai politik mengirimkan ambulans buat kebutuhan 
warga. Kalau sepuluh hari lalu orang tidak peduli dengan warna dan pilihan baju 
yang saya pakai, maka sekarang apapun baju yang saya gunakan, pastilah itu baju 
Partai Golkar. Baju merah sekalipun pasti dianggap kuning. 
  
Ketujuh, saya merasa “merdeka” dari status pengamat. Tiga telepon dari luar 
negeri: Singapura, Jerman dan Australia, yang meminta komentar saya soal-soal 
politik, dengan sigap saya katakan: “Saya bulan lagi analis politik.” Ya, ada 
keterkejutan, tetapi juga ada “Congratulation!” Sampai kinipun saya tidak 
begitu paham kenapa orang terkejut dengan perubahan status itu. Selama ini saya 
melayani wartawan dengan baik, semampu saya. Sekarang, saya tidak tahu apa yang 
mereka pikirkan dan katakan. Apakah mereka juga mencibirkan, lantas mengatakan 
dalam wajah sumringah: “Nah, Indra sekarang sudah berperut buncit!” Saya juga 
tahu dan sadari, beberapa wartawan, sebagian dari lapisan muda usia, dengan 
wajah tirus dan terenyuh menyatakan dalam hatinya: “Bang, kami membantumu. Tapi 
tolong pahami posisi kami.”

  
Kedelapan, saya sudah pasti kehilangan banyak teman, tetapi belum tentu dapat 
teman baru. Politik lebih banyak menyiptakan kesendirian, daripada kehangatan 
persahabatan. Tentu saya juga menguji sejumlah nilai “pertemanan”, 
“persahabatan” , serta kata-kata apapun yang selama ini ada dan terpelihara. 
Apakah itu benar-benar ada? Ketika seorang politikus meminta bantuan kepada 
teman dan sahabatnya, apakah itu benar-benar dimaknai sebagai permintaan yang 
tulus atau imbal jual-beli? Selama ini, saya tidak banyak “menghitung” 
soal-soal seperti ini, tetapi sekarang saya pantas mengujinya. 
  
Kesembilan, ada semangat baru di kalangan orang yang mengenal saya, terutama 
dari pihak keluarga dekat. Datuk saya menangis ketika saya telepon, lalu 
setelah itu mengatakan dengan bersemangat bahwa dia sudah membuat sejumlah 
posko untuk pemenangan saya. “Apa saya harus melepas jabatan datuk ini dan 
memberikan kepadamu?” Saya menolaknya. Sejak dulu saya menolak jabatan datuk. 
Beberapa paman saya dari luar Sumbar pulang ke kampung halaman, mengikuti jejak 
saya pulang, lantas berkeliling. Guru-guru sekolah dasar dan menengah saya juga 
ikut berbisik ke orang-orang. Sejumlah teman, yang benar-benar teman, terutama 
teman SD, SMP dan SMA saya, dengan nada kecut mengatakan keterkejutan, tetapi 
ada juga yang dengan sepenuh hati mengirimkan semangat yang paling murni dari 
perkawanan paling abadi: persahabatan masa kanak-kanak, ketika
kami dulu bahkan sering berkelahi. 
  
Kesepuluh, ada beberapa nomor telepon yang selama ini rajin berteleponan tidak 
lagi bisa ditelepon. Politikus mungkin sejenis anjing kurap, siapapun yang 
mengenalinya akan terkena virus menular. Mungkin saya terlalu sentimentil, 
tetapi memang itu yang saya rasakan. Berbahagialah politikus yang merasa 
dirinya dewa, pengatur kehidupan manusia, namun tidak diketahui rakyat tentang 
apa yang dia kerjakan atau pikirkan. 
  
Ya, cukup sepuluh itu saja dulu. Sebagai catatan selama sepuluh hari ini. Saya 
tidak tahu, apakah catatan ini pantas dikirimkan ke koran-koran. Catatan 
seorang politikus pemula, di tengah kerumunan pikiran dan permasalahan orang 
banyak. Dari 20.000 lebih calon anggota DPR-RI, saya hanya satu di antaranya. 
Bayangkan kalau catatan 20.000 politisi itu hadir di koran-koran, masihkah kita 
membutuhkan kalangan penulis lain. Biar blog ini memberikan pelepasan, dari 
beban pikiran seorang politikus. Jalan masih panjang, hadangan terus membayang. 
  
Jakarta, 16 Agustus 2008. 
  
Indra Jaya Piliang, Msi 
  
Pergi ke Rantau untuk Belajar, Kembali ke Ranah Menuju Akar. 
  
  
http://indrapiliang .com/2008/ 08/15/sepuluh- hari-jadi- politisi/ --~--~------ 
---~--~-- --~------ ------~-- -----~--~ ----~ ============ ========= ========= 
========= ========= ========= ====== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi 
Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups. 
google.com/ group/RantauNet/ web/peraturan- rantaunet - Tulis Nama, Umur & 
Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan 
kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar 
dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & 
bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk 
topik/subjek baru ============ ========= ========= ========= ========= 
========= ====== Berhenti,
kirim email kosong ke: rantaunet-unsubscri [EMAIL PROTECTED] com Daftarkan 
email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www. google.com/ 
accounts/ NewAccount? hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups. google.com/ group/RantauNet/ subscribe ============ ========= 
========= ========= ========= ========= ====== -~---------- ~----~--- -~----~-- 
----~---- ~------~- -~--- 

    __._,_.___ 

            Messages in this topic          ( 2 )

            Reply          (via web post)
          | 

          Start a new topic        

                Messages  
            |    Files  
            |    Photos  
            |    Links  
            |    Database  
            |    Polls  

            |    Calendar  

          *****************Mailing List BANUA ****************** 

Untuak subscribe, kirim email kosong ka: 

            [EMAIL PROTECTED] 

Untuak unsubscribe, kirim email kosong ka: 

            [EMAIL PROTECTED] 

      Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
      Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch 
format to Traditional 

        Visit Your Group 
      |

        Yahoo! Groups Terms of Use      |

        Unsubscribe      

        Visit Your Group          

                      Search Ads 
Get new customers. 
List your web site 
in Yahoo! Search.                  

                      Healthy Living 
Learn to live life 
to the fullest 
on Yahoo! Groups.                  

                      Y! Messenger 
Instant smiles 
Share photos while 
you IM friends.                  

      . 

    __,_._,___ 




      



      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke