Kalau nagari nan alah diakuisisi dek Kota, mako fungsinyo akan barubah jadi
kesatuan adat sajo lai. Sabok kesatuan pemerintahannyo alah lain. Jadi nan
disabuik dek sanak Eka ko adolah kasus di kota Padang tampakno.

 

Baitu juo untuak kasus. Nagari Kurai Limo Jorong, kok iko dikumbalikan kan
kanagari, mako jadino wali kota samo jo walinagari. Dek seluruh kota
Bukittinggi adolah bekas nagari Kurai Limo Jorong dulu. Bisa sjo didalam
Bukittinggi nantun Jorong diateh Camat.

 

Ikolah sabab utamo nagari sakuliliang Bukittinggi manolak masuak jadi Kota
Bukittinggi. Walau alah ado undang2 nan mandukuang, mako undang2 tu indak
jalan sampai kini. Kekuasaan walinagi nan sebagai simbul orang Minangkabau
akan dijadikan hanyo sebagai kepala peadatan sajo. Indak mampunyoi wilayah
hukum lai.

 

Salam

St. Parapatiah

 

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Eka Maizuhardi
Sent: 21 Agustus 2008 20:47
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [SPAM]Re: [SaudagarMinang] RE: Jawaban Pertanyaan

 


Kok buliah ambo sato bapandapek, kironyo jorong (ditampek ambo namonyo
korong) labiah gadang daripado desa, nagari itu labiah gadang daripado
kecamatan. Contoh : nagari Kurai Taji itu meliputi kec. Sungai Limau dan
Sungai Garinggiang dan daerah sekitarnyo. Korong di tampek ambo terdiri dari
labiah dari 2 desa. Demikian kironyo. Kok salah mohon dimaafkan.

--- On Tue, 8/19/08, oji oji <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: oji oji <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [SaudagarMinang] RE: Jawaban Pertanyaan
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, August 19, 2008, 11:14 PM

kok lai buliah manambahan.. ... nagari merupakan sistem pemerintahan
terkecil yg ada di sumatra barat kini ko, kok dulu sebelum otonomi
daerah,sistem pemerintahan terkecil di indonesia di sama ratakan dengan
penyebutan desa dan kelurahan. padahal untuak di sumatra barat alah ado dulu
nyo nagari yg di pimpin oleh seorang wali nagari. satu nagari terdiri dari
beberapa jorong, nah... jorong-jorong inilah yg akhirnya menjadi desa.
setelah di berlakukannya otonomi daerah, maka kembali lagi ke sistem
pemerintahan nagari,wali nagari di bantu oleh wali jorong.

_tabik_


   <http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/03.gif>  kalo sempat
mampirlah ke rumah mungil tinggal klik :  www.ojifaroz.
<http://www.ojifaroz.multiply.com/>  multiply. com 

 

 

----- Original Message ----
From: SilaturahmiSaudagar Minang2007 <saudagarminang@ yahoo.com>
To: SaudagarMinang@ yahoogroups. com
Sent: Tuesday, August 19, 2008 9:13:23 PM
Subject: Re: [SaudagarMinang] RE: Jawaban Pertanyaan

Saya perlurus sedikit. Nagari lebih luas dari desa di daerah lain karena
desa sama dengan jorong yang mana jorong adalah bagian dari Nagari.
Terminologi Nagari juga berarti bahwa ada tata bepemerintahan, bisa tata
pemerintah ala koto piliang atau bodi chaniago ataupun koto piliang bukan
bodi chaniago antah.

 

Wassalam & Regards,

SaudagarMinang

Created by HRM.Jambak

 

 

----- Original Message ----
From: R. H. Uno <[EMAIL PROTECTED] net.id <http://net.id/> >
To: abrahamilyas@ yahoo.com <http://yahoo.com/> ; SaudagarMinang@
yahoogroups. com
Sent: Tuesday, August 19, 2008 8:35:16 PM
Subject: [SaudagarMinang] RE: Jawaban Pertanyaan

Pak Abraham Ilyas yang sangat kami hormati,

Akhirnya terjawab sudah keingin tahuan kami dengan keterangan yang kami
terima dari Bpk. 

Bagi sy pribadi hal ini merupakan pencerahan dan banyak menambah
pengetahuan. Sekiranya ada teman2 lain yang tahu sedikit cerita tentang
kerajinan tangan yang bernama TERAWANG di Ranah Minang, mohon kami dibantu.
Terikasih untuk pengetahuan ini karena konon kabarnya "merenda" dgn teknik
Kerawang dikenal juga disatu daerah pantai di Itali dan merupakan kerajinan
tangan yang unik dimana benang sujian menyatu dengan kain dasarnya, bukan
seperti bordiran yang menumpang diatas bahan dasarnya.  

Sekali lagi terima kasih Pak, tentu juga kepada teman2 di milis Saudagar
Minang yang telah meneruskan pertanyaan2 tsb. kepada Bpk.

 

Wassalam, H.Uno

-----Original Message-----
From: Abraham Ilyas [mailto:abrahamilya [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, August 19, 2008 11:39 AM
To: [EMAIL PROTECTED] net.id <http://net.id/> 
Cc: [EMAIL PROTECTED] ups.com <http://ups.com/> 
Subject: Jawaban Pertanyaan


Yth. Sdr. R.H. Uno

di Jakarta

 

Dengan hormat,

Saya membaca pertanyaan Anda dari milis [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[email protected]>  ups.com

Saya, Abraham Ilyas, usia 63 th, webmaster/admin dari situs www.nagari.or.
id <http://www.nagari.or.id/>  dan www.nagari.or. id
<http://www.nagari.or.id/>  mencoba menjawab sebagian (sedikit) dari
pertanyaan Anda.

 

Silakan Anda klik situs tsb. untuk mencoba memasuki ranah/alam pemikiran
Minang Kabau.

Ranah, bukan daerah..! 

Chaniago, hanyalah salah satu nama suku orang Minang dari puluhan/ratusan
nama suku lainnya. 

Pagaruyuang adalah kerajaan yang tercatat di dalam catatan sejarah, yang
konon didirikan oleh Adiyawarman sebagai lanjutan kejadian/ekspedisi
"pamalayu" ke hulu sungai Batanghari. Adityawarman beragama Budha. Apakah
orang Minang Kabau ketika itu juga beragama Budha, entahlah !. Namun
kemudian keturunan raja Pagarruyung ada yang tercatat masuk agama Islam.
Patungnya Adityawarman ada di pintu masuk musium Pusat/ Gd. Gajah (dulu !
entah sekarang). 

Pemerintahan Adityawarman yang singkat bersamaan dengan jaman Gajah Mada
menjadi panglima perang Mojopahit meninggalkan cukup banyak prasasti di
sekitar Pagarruyung. Konon kabarnya Gajah Mada itu berasal dari Malayu yang
berfamili dengan Adityawarman.

Minang Kabau bukanlah nama kerajaan, meskipun saat ini ada sebuah "nagari"
(di Jawa disebut "desa") yang bernama Minangkabau di dekat nagari
Pagarruyung.

 

Makna "Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah" silakan anda lihat
pada animasi supaya lebih mudah dipahami. 

 

Seandainya Aceh memiliki adagium yang serupa tentang syarak/syariat,
kitabullah dan adat, maka saya kira orang Minang tidak menjiplaknya dari
sana karena kata-kata "syarak" dan "kitabullah" cukup banyak digunakan dalam
adagium adat Minang Kabau seperti:

 

Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.
Syarak nan batilanjang, adat nan basisampiang. (bertelanjang/ terbuka -
bertutup/kain)
Syarak babuhua mati, adat babuhua sentak. (terikat mati - terikat yang bisa
dibuka)
Syarak balinduang, adat bapaneh. (dilindungi dr panas, kena panas)
Syarak mangato, adat mamakai  (berkata - dipakai)
Syarak mandaki, adat manurun (mendaki/naik - menurun
Syarak lazim, adat kawi. 

 

selengkapnya lihat di http://nagari. <http://nagari.or.id/?moda=minangkabau>
or.id/?moda= minangkabau 

 

Demikianlah dan salam dari saudaramu sebangsa dan setanah air.

Selamat HUT kemerdekaan RI yang ke 63.

Tanah air ini warisan dari nenek moyang kita, milik kita, untuk kita
wariskan lagi kepada anak-kemenakan kita dan tidak untuk digadaikan/disewaka
n apalagi dijual kepada orang asing

 

Abraham Ilyas

 

 

 

 

 

.

 
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=17308614/grpspId=1711197078/msgI
d=3410/stime=1219376913/nc1=4507179/nc2=5202317/nc3=5286667> 
__,_._,___ 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke