kalo jadi, iyo angin segar bagi agro-industri minang.
semoga capek pulo buah bari-nyo dari pak gubernur dan pihak-pihak nan terkait. 

tabayang di ambo, dek ado industri baru ko, kareta api kambali mamakiak mambawo 
hasia ka taluak bayua. bandara bim tambah rami jo urang datang.

walahu'alam
yuhanas
(33th @jebel ali)


--- On Fri, 8/22/08, Nofiardi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Nofiardi <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [EMAIL PROTECTED] Sumbar Dilirik Investor, BKPM Tawarkan Industri 
> Etanol
> To: [email protected]
> Date: Friday, August 22, 2008, 10:44 AM
> Sumbar Dilirik Investor, BKPM Tawarkan Industri Etanol 
> 
>  
> 
> Jumat, 22 Agustus 2008 
> 
> Padang, Singgalang
> Sumatra Barat mendapat tawaran dari pemerintah untuk
> membangun pusat
> industri etanol nasional, karena provinsi ini memiliki
> lahan yang
> produktif dan sangat luas untuk perkebunan tebu. Tawaran
> tersebut
> disampaikan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
> (BKPM) pusat
> Muhammad Lutfi, ketika membuka lokakarya 'Meningkatkan
> Daya Saing
> Sumatra Barat untuk Tujuan Investasi dan Berusaha', di
> kampus Unand,
> Limau Manis, Padang, Kamis (21/8). Menurut Lutfi, untuk
> tahap awal ia
> meminta Pemprov Sumbar menyediakan lahan seluas 20 ribu
> hektar. Lahan
> seluas itu untuk menanam tebu.
> 
> Bahan bakar etanol diproduksi dari sari tanaman tebu akan
> lebih mudah
> dibanding dengan fermentasi karbohidrat dari jagung. Selain
> itu tebu
> juga lebih mudah ditanam, dapat menghasilkan gula dan
> ampasnya
> dipergunakan untuk menghasilkan energi listrik. Tanaman
> tebu dapat
> dipanen secara manual ataupun mekanis dan dapat
> ditransportasi ke
> berbagai daerah. 
> 
> Menurut dia, Indonesia memiliki nilai tambah adanya
> kegiatan industri
> yang berbasis agrikultur. "Untuk di Asia kegiatan yang
> sama ini cukup
> tinggi permintaannya jika dikembangkan di Indonesia dan di
> Myanmar,"
> katanya.
> 
> Tetapi karena politik di Myanmar tak kondusif, katanya
> lagi, maka
> Indonesia menjadi perhatian serius pengembangan industri
> tersebut.
> 
> Ia memilih menawarkan Sumbar mengembangkan etanol itu
> terkait di
> provinsi ini terdapat lahan produktif yang cukup luas untuk
> tanaman tebu
> dan petaninya sudah banyak yang mampu mengembangkannya.
> "Kini, hanya
> tinggal kesiapan Pemrov Sumbar, jika hari ini bersedia,
> dalam waktu 24
> jam saya akan membawa investor dari Hongkong yang sudah
> menyatakan
> kesediaannya untuk melakukan survei. Dikatakan, jika
> perencanaan awal
> sukses akan dikembangkan lagi menjadi 50 hektar.
> 
> Tawaran tersebut, kata pengusaha muda itu, telah
> disampaikan kepada
> Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi dan disambut positif oleh
> gubernur. "Kini
> hanya tinggal lahan, sementara investor telah
> disiapkan," katanya.
> 
> Sementara itu Rektor Unand Prof. Dr. Musliar Kasim
> menyebutkan jika
> industri etanol itu dapat dikembangkan di Sumbar, maka
> daerah ranah
> Minang ini akan jadi daerah industri yang kuat dan
> perekonomian
> masyarakat meningkat. Kini, yang jadi pertanyaan, apakah
> Pemprov Sumbar
> sanggup menyediakan lahan, sesuai yang diminta itu. o017 
> 
> Copyright (c) 2007 - 2008 Harian Singgalang.
> 
>  
> 
> 
> 



      

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke