Terkait dengan penyampaian Tan Jabok tentang sekolah berasrama yang mencoba
mengembalikan semangat surau, saya melihatnya bukanlah suatu yang baru di
sumatera barat. pesantren-pesantren memakai model semacam itu dan beberapa
sekolah juga telah memakai hal serupa itu juga.
namun, sekolah berasrama saya kira bukanlah jaminan buat lahirnya intelektual
unggul. kawan2 kita yang sekolah di sekolah2 biasa, ada yang bisa menembus
universitas di singapura. apalagi untuk universitas favorit di jawa. jadi saya
kira intinya bukan pada asramanya. yang kita butuhkan adalah guru-guru yang
bagus yang terjamin kesejahteraannya. sekarang kita lihat di sumatera barat.
kebanyakan guru-guru yang ada lulusan UNP dan UNAND yang ambil akta IV ditambah
dengan lulusan tarbiyah IAIN Imam Bonjol. sementara guru-guru yang lulusan dari
universitas pendidikan terbaik di jawa sangat jarang sekali. dengan kualitas
guru-guru yang kebanyakan biasa2 aja toh anak2 SMA Sumbar bisa menembus ITB, UI
dan UGM, apalah lagi jika kualitas guru ditingkatkan.
terkait dengan pendidikan tinggi di Sumbar dua, saya pikir memang dibutuhkan.
kebanyakan universitas yang ada di daerah selain Padang itu masih mengambil
dosen-dosen dari UNAND dan UNP yang tentu tidak terlalu maksimal kerjanya
ketika berada di Universitas-universitas tersebut.
memang untuk pendirian sebuah perguruan tinggi membutuhkan biaya yang besar dan
juga konsep yang besar. pemenuhan fasilitas yang lengkap, komputerisasi,
perpustakaan, serta dosen yang memenuhi klasifikasi. kalau untuk teknik memang
Unand dan Bung Hatta sudah terkenal. untuk jurusan ekonomi sudah banyak. oleh
karena itu universitas yang baru ini mau buka apa??
sebagaimana yang disampaikan oleh Uda IJP yang hendak membuka jurusan Filsafat
dan Sejarah, saya agak ragu berapa orang yang tertarik dengan filsafat dan
sejarah. memang jurusan filsafat belum ada di Sumbar. sedangkan sejarah sudah
ada. Nmun kedua jurusan itu adalah jurusan yang kurang diminati oleh lulusan
SMA. jangankan sebuah institusi baru, jrusan filsafat dan sejarah sekaliber UGM
saja, tidak diminati. oleh karena itu memang saya pikir ini proyek besar. tidak
saja soal ketersedian fasilitas dan tenaga pengajar, tapi juga bagaimana cara
menarik minat orang untuk masuk dua jurusan ini. sehingga yang memang harus
jelas adalah paradigma apa yang akan diusung dalam pendirian univ yang baru ini.
demikian dulu dari saya. mohon maaf kalau ada kata-kata yang tidak pada
tempatnya...
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---