R A M A D H A N
Oleh dr H K Suheimi
Terima kasih, ya Allah. Kauantarkan kami ke amadhan lagi. Puasa tahun silam
terasa belum lama berlalu.
Dibulan Ramadhan yang Kauturunkan. Kami kempiskan lambung, kami turunkan gula
darah, kami kendalikan emosi, kami menangkan kesadaran dan akal sehat atas
naluri serta nafsu.
Kini kami telah siap melangkah. Karena itu, tunjukkan ya Allah ke arah mana
kaki ini harus kami langkahkan. Beri kekuatan pula agar kami teguh dengan
langkah-langkah itu.
Dalam latihan itu, Kauajari kami bangun dinihari untuk berkomunikasi dan
menyambung frekuensi dengan-Mu. Kauajari kami untuk mengendalikan jiwa dan raga
dengan tak berhenti berpuasa. Juga Kaukaruniai kami perasaan ringan dan
menyenangkan buat membaca dan mempelajari kalam-kalam-Mu.
Pelajaran itu, atas izin-Mu, akan terus berbekas dalam diri kami, ya Allah.
Kami akan senantiasa bangun dinihari. Buat bersujud dalam sepi kepada-Mu
sebelum bersama berjamaah Subuh di masjid buat mengagungkan-Mu. Kami akan
tunaikan enam hari puasa Syawal seperti yang diserukan Rasul-Mu.
Puasa adalah ibadah yang berarti menahan diri dari segala sesuatu yang
membatalkan ibadah tersebut mulai dari terbit fajar
sampai terbenam matahari, menahan diri dari segala keinginan syahwat,
perut serta faraj dan dari segala sesuatu yang masuk ke dalam tenggorokkan.
Banyak hikmah yang terkandung didalam ibadah puasa, Puasa merupakan sarana
pendidikan agar tetap bertaqwa kepada Allah SWT Membiasakan diri untuk patuh
pada perintah-perintah Allah dan mendambakan diri hanya kepada_Nya. Mendidik
jiwa dan membiasakannya untuk tetap sabar dan tahan terhadap segala
penderitaan dalam memempuh dan melaksanakan perintah Allah SWT.
Puasa menjadikan orang dapat menahan di dari atau tidak menuruti segala
keinginan dan hawa nafsunya. ia senantiasa berjalan diatas petunjuk
syarak. Merupakan sarana untuk menumbuh kan kasih sayang dan rasa
persaudaraan terhadap orang lain hingga terdorong untuk membantu dan
menyantuni orang-orang yang melarat dan tidak berkecukupan.
Dapat menanamkan taqwa kepada Allah degan senantiasa melaksanakan
perintah-perintah_Nya , baik dalam keadaan terang-terangan maupun
sembunyi-sembunyi dan meninggalkan segala yang dilarangnya.
Puasa merupakan perwujudan ketaatan terhadap perintah Allah yang dapat
menjauhkan seorang muslim dari siksan Allah, karena puasa merupakan alat
penebus dosa. Puasa menjadi sarana pendididikan moral yang tinggi yang dapat
menimbulkan perangai -perangai yang luhur. Puasa merupapakan alat yang ampuh
untuk memerangi hawa nafsu. Puasa mengajar kejujuran, kesabaran dan
kedisiplinan, memperkuat tekad untuk melaksanakan setiap pekerjaan dan membantu
menjernihkan fikiran. Puasa dapat menimbulkan rasa kasih sayang dan dan
persaudaraan yang tinggi, menimbulkan solidritas dan gotong royong di
kalangan orang Islam dan mendorong mereka untuk ikut merasakan perlunya
berhunbungan dengan orang lain.
Untuk semua itu saya teringat akan sebuah Firman Suci_Nya
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---