Sanak Anggun,

<lewat japri>

Maaf, saya ga nangkap maksud sanak, bagian yg mana yg hrs kita tiru
dari Taiwan? Yg sy baca dari artikel tsb kan penghapusan pelacuran
legal, yg  - setahu saya - toh tidak ada di Indonesia.
Riri
L, 46, Bekasi

On 08/09/2008, anggun gunawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>               Semangat
> Ramadhan di kalangan pemerintah dibuktikan dengan penggerebekan para
> PSK yang masih mangkal melakukan transaksi. Hampir tiap hari kita
> dengar aksi para Polisi Pamong Praja yang menguber-uber saudara kita
> yang terjerat dalam lembah zina ini.
>
> Banyak orang yang mengatakan bahwa
> bisnis seks tidak mungkin untuk dihapus. Hal ini karena prostitusi
> sudah mengakar dalam peradaban manusia, sehingga sulit untuk
> diberangus. Upaya yang dilakukan pemerintah hanyalah berusaha
> menertibkan transaksi bisnis tubuh ini pada lokalisasi-lokasasi.
>
> Namun, apakah pernyataan ini memang
> benar adanya ataukah klise saja dari orang-orang yang memang
> berkepentingan akan adanya keberadaan PSK? Seorang teman pernah
> mengatakan bahwa prostitusi adalah tindakan menghina harkat martabat
> manusia. Atau bahasa kerennya, pelacuran adalah bentuk pelanggaran atas
> HAM. Mengapa tidak, melalui media ini telah terjadi eksploitasi atas
> ketidakberdayaan perempuan yang dihimpit oleh masalah dalam kubangan
> nafsu dan pemuasan hasrat birahi.
>
> Artinya apa, pelacuran adalah bentuk
> perbudakan di zaman modern. Dan orang-orang yang  mengatakan bahwa
> prostitusi tidak bisa ditutup adalah suatu ucapan naif. Apalagi di
> negara yang mayoritas beragama Islam seperti Indonesia. Bukankah
> perjuangan Nabi Muhammad adalah mengangkat derajat kaum perempuan dari
> terpaan kedzoliman ala jahiliyah Arab dan memberantas perbudakan.
> Makanya bagi para pemimpin  anda harus memikirkan bagaimana caranya
> agar bisa membuat sebuah kebijakan untuk menutup lokalisasi pelacuran.
> Kalau tidak, berarti ada dua indikasi. Pertama, anda tidak mengerti
> semangat revolusi rasul. Kedua, anda termasuk orang yang menangguk
> keuntungan dari keberadaan prostitusi atau salah seorang konsumen.
>
> Tirulah Taiwan yang mulai hari ini telah memusnahkan prostitusi. Silahkan
> baca artikel di bawah ini.
> ====================================
> Mucikari Usia 87 Tutup Usia, Prostitusi di Taiwan "Punah"
>
> Oleh: Alfian Banjaransari - detikNews
>
>
> Taipei - Tamat sudah riwayat prostitusi
> (legal) di Taiwan. Pihak berwenang di Taiwan tengah secara resmi
> mengakhiri keberadaan prostitusi di negara tersebut setelah mucikari
> dari rumah bordil legal terakhir meninggal pada usia 87 tahun.
>
> Ai-Le merupakan rumah bordil legal
> terakhir di kota Nantou, Taiwan tengah yang keberadaannya didiamkan
> karena polisi mahfum, bahwa usaha yang telah berusia 48 tahun ini
> takkan bisa diteruskan, demikian menurut harian Liberty Times, seperti
> yang dilansir Reuters.
>
> Prostitusi telah dilarang di Taiwan
> semenjak tahun 1997, sementara perizinan untuk rumah bordil telah
> dihentikan semenjak tahun 1974. Meski demikian, pelacuran liar tetap
> saja marak di negara tersebut. Rumah-rumah bordil yang mendapat izin
> sebelum tahun 1974 tetap diizinkan beroperasi.
>
> Penutupan rumah bordil Ai-Le ini membuat dua orang PSK-nya yang
> masing-masing berusia 40 dan 50 tahun kehilangan pekerjaan.
>
> "Sesungguhnya (dengan kejadian ini) tidak ada yang dirugikan," demikian
> ungkap Sekjen Pemerintah Kota Liang Wen-teh.
>
> "Rumah bordilnya masih legal, hanya saja PSK-nya yang ilegal," katanya. Sama
> saja,

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke