Ass Wr Wb Dunsanak kasadonyo, Ambo pribadi dulu samaso kuliah pernah mengadakan diskusi antar sesamo Mahasiswa di Bandung menyingkapi banyaknya perkelahian antar Mahasiswa beda Fakultas pada tahun -90an dan bahkan sampai ada yang meninggal dunia.Singkat cerita dalam diskusi itu kami membuat kesimpulan bahwa budaya "OSPEK" di Perguruan tinggilah sebenarnya akar dan penyebab dari masalah ini.Anak2 SMA yang baik2 dari Kampung,bisa menjadi bengis dan garang sekali serta mempunyai AROGANSI Jurusan/Fakultas yang berlebihan setelah menempuh kegiatan OSPEK yang penuh dengan penyiksaan ini pada tahun pertama masuk kuliah di Perguruan Tinggi.Adik2 yang baru jadi mahasiswa baru tanpa salah apa-apa menjadi bulan-bulanan pemukulan dan penyiksaan para kakak2 seniornya, tanpa ada celah untuk membela ataupun membalas penderitaan yang dialaminya, pada akhirnya menimbulkan sifat "DENDAM YANG DALAM" yang selalu mencari saat2 untuk pelampiasannya.Salah satu bentuk pelampiasan rasa dendam dan kesal karena perlakuan senior2nya adalah dengan menyerang Jurusan/Fakultas lain yang notabenya juga tidak punya salah apa-apa juga sama mereka (Tetapi apa boleh buat rasa dendam sama kakak senior harus dilepaskan kepada Fakultas lain).
Kami dulu sampai mengajukan surat ke Polisi dan Pejabat Rektorat di Bandung bahwa budaya OSPEK yang identik dengan Tindakan kriminal dan semena-mena terhadap orang lain ini diminta untuk dihapuskan saja.Dan alhamdulillah 2 tahun berikutnya OSPEK ini sempat dihentikan dan diganti dengan kegiatan perkenalan biasa.Tapi sayang entah apa yang terjadi kemudian,secara sembunyi2 kegiatan ini berlanjut kembali di tahun2 berikutnya,karena tidak adanya sanksi yang tegas bagi yang melanggarnya. Mungkin buat info kita saja, dari pengamatan kami dari beberapa orang senior kami yang terkenal sangat sadis selama OSPEK dan melakukan penyiksaan terhadap adik2 mahasiswa baru yang tidak punya salah itu,banyak di antara mereka yang sampai sekarang masih menganggur,walaupun segala cara dan upaya sudah dilakukan untuk mencari kerja,tetapi entah mangapa sepertinya sangat sulit untuk mendapatkan kerja. Bisa jadi Allah kurang ridho dengan sikap aniaya dan sifat kekerasan serta semena2 mereka terhadap adik2 mahasiswa dulu. Dan yang lebih menyedihkan lagi budaya OSPEK ini di sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia masih saja dilakukan sampai sekarang, walaupun sudah banyak korban berjatuhan dan dampak negatifnya yang begitu luas,tetapi pemerintah sepertinya tidak tegas melakukan pelarangan,dan bahkan di di lembaga pendidikan di bawah naungan Depdikbud dan Depdagri sendiri,aksi kekerasan dan penyiksaan di kegiatan OSPEK ini masih berlanjut sampai sekarang. Kesimpulan : Mungkin sudah saatnya dilakukan pelarangan yang tegas melalui PERDA Sumatera Barat, bahwa kegiatan OSPEK di mana pun di Sumatera Barat adalah kegiatan yang terlarang,dan bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi kurungan.Sehingga dampak negatif dari kegiatan OSPEK ini dapat dieliminir khususnya di Sumatera Barat. Wassalam, Kurnia Chalik -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of budhi bahroelim Sent: Tuesday, September 23, 2008 6:47 PM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Dasar urang awak pacakak malu2in Ambo sabananyo indak suko jo subyek email ko yang menyalahkan urang awak. Tapi ambo pakai juo judul itu buliah basambuang ota awak di palanta ko. Urusan bacakak antar mahasiswa ko bukan tingkah urang awak sajo. Waktu ambo kuliah di Bandung, takajuik ambo mancaliak urusan bacakak mahasiswa ko jadi acara rutin di kampus ambo nan cap gajah tu. Tiok maso wisuda, ado sajo mahasiswa bacakak antar jurusan. Memang sekedar adu gengsi anak-anak mudo sajo. Tapi kadang-kadang ado juo ciek duo nan babak belur. Lai takana dek Teguh Usis jo Dedi Yusmen tu? Haha. Salam Budhi, St. Mangkuto Sati (35, Den Haag) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
