Kok buliah ambo batanyo apo tu Budaya OSPEK? alun panah ambo mandanga istilah tu. Acok diulang-ulang kato OSPEK dalam postiang tu, tapi indak tahu ambo apo bana arati kato ODPEK, atau atau ditarangkan arati, asa katonyo, atau definisinyo.
Tarimo kasih. Salam, --MakNgah Sjamsir Sjarif --- In [EMAIL PROTECTED], "Kurnia Chalik" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ass Wr Wb Dunsanak kasadonyo, > > Ambo pribadi dulu samaso kuliah pernah mengadakan diskusi antar sesamo > Mahasiswa di Bandung menyingkapi banyaknya perkelahian antar Mahasiswa beda > Fakultas pada tahun -90an dan bahkan sampai ada yang meninggal dunia.Singkat > cerita dalam diskusi itu kami membuat kesimpulan bahwa budaya "OSPEK" di > Perguruan tinggilah sebenarnya akar dan penyebab dari masalah ini.Anak2 SMA > yang baik2 dari Kampung,bisa menjadi bengis dan garang sekali serta > mempunyai AROGANSI Jurusan/Fakultas yang berlebihan setelah menempuh > kegiatan OSPEK yang penuh dengan penyiksaan ini pada tahun pertama masuk > kuliah di Perguruan Tinggi.Adik2 yang baru jadi mahasiswa baru tanpa salah > apa-apa menjadi bulan-bulanan pemukulan dan penyiksaan para kakak2 > seniornya, tanpa ada celah untuk membela ataupun membalas penderitaan yang > dialaminya, pada akhirnya menimbulkan sifat "DENDAM YANG DALAM" yang selalu > mencari saat2 untuk pelampiasannya.Salah satu bentuk pelampiasan rasa dendam > dan kesal karena perlakuan senior2nya adalah dengan menyerang > Jurusan/Fakultas lain yang notabenya juga tidak punya salah apa- apa juga > sama mereka (Tetapi apa boleh buat rasa dendam sama kakak senior harus > dilepaskan kepada Fakultas lain). > > Kami dulu sampai mengajukan surat ke Polisi dan Pejabat Rektorat di Bandung > bahwa budaya OSPEK yang identik dengan Tindakan kriminal dan semena-mena > terhadap orang lain ini diminta untuk dihapuskan saja.Dan alhamdulillah 2 > tahun berikutnya OSPEK ini sempat dihentikan dan diganti dengan kegiatan > perkenalan biasa.Tapi sayang entah apa yang terjadi kemudian,secara > sembunyi2 kegiatan ini berlanjut kembali di tahun2 berikutnya,karena tidak > adanya sanksi yang tegas bagi yang melanggarnya. > > Mungkin buat info kita saja, dari pengamatan kami dari beberapa orang senior > kami yang terkenal sangat sadis selama OSPEK dan melakukan penyiksaan > terhadap adik2 mahasiswa baru yang tidak punya salah itu,banyak di antara > mereka yang sampai sekarang masih menganggur,walaupun segala cara dan upaya > sudah dilakukan untuk mencari kerja,tetapi entah mangapa sepertinya sangat > sulit untuk mendapatkan kerja. > Bisa jadi Allah kurang ridho dengan sikap aniaya dan sifat kekerasan serta > semena2 mereka terhadap adik2 mahasiswa dulu. > > Dan yang lebih menyedihkan lagi budaya OSPEK ini di sebagian besar perguruan > tinggi di Indonesia masih saja dilakukan sampai sekarang, walaupun sudah > banyak korban berjatuhan dan dampak negatifnya yang begitu luas,tetapi > pemerintah sepertinya tidak tegas melakukan pelarangan,dan bahkan di di > lembaga pendidikan di bawah naungan Depdikbud dan Depdagri sendiri,aksi > kekerasan dan penyiksaan di kegiatan OSPEK ini masih berlanjut sampai > sekarang. > > Kesimpulan : > > Mungkin sudah saatnya dilakukan pelarangan yang tegas melalui PERDA Sumatera > Barat, bahwa kegiatan OSPEK di mana pun di Sumatera Barat adalah kegiatan > yang terlarang,dan bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi > kurungan.Sehingga dampak negatif dari kegiatan OSPEK ini dapat dieliminir > khususnya di Sumatera Barat. > > Wassalam, > Kurnia Chalik > > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Behalf Of budhi bahroelim > Sent: Tuesday, September 23, 2008 6:47 PM > To: [email protected] > Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Dasar urang awak pacakak malu2in > > > Ambo sabananyo indak suko jo subyek email ko yang menyalahkan urang awak. > Tapi ambo pakai juo judul itu buliah basambuang ota awak di palanta ko. > Urusan bacakak antar mahasiswa ko bukan tingkah urang awak sajo. Waktu ambo > kuliah di Bandung, takajuik ambo mancaliak urusan bacakak mahasiswa ko jadi > acara rutin di kampus ambo nan cap gajah tu. Tiok maso wisuda, ado sajo > mahasiswa bacakak antar jurusan. Memang sekedar adu gengsi anak- anak mudo > sajo. Tapi kadang-kadang ado juo ciek duo nan babak belur. Lai takana dek > Teguh Usis jo Dedi Yusmen tu? Haha. > > Salam > Budhi, St. Mangkuto Sati > (35, Den Haag) > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
