KBP Yusrizal Koto.
Saya forward e-mail dari milisnya urang-urang awak. Feeling saya, pelakunya adalah preman2 lokal. Mohon prioritas khusus dalam penanganannya, agar mereka yang pulang kampung merasa aman. Kalau LP sudah difakskan, no LP akan segera saya kirim kepada Yusrizal. Sumbar bagi saya adalah tanah air kedua, sebagaimana halnya Riau, Jabar, Jatim, Sulut dan Kaltim. Wassalam, Irjen Pol (Purn) Drs Jacky Mardono --- Pada Kam, 25/9/08, Riri Chaidir <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Dari: Riri Chaidir <[EMAIL PROTECTED]> > Topik: [EMAIL PROTECTED] Re: Bls: Fw: [EMAIL PROTECTED] HATI2 NAIK TRAVEL > ILEGAL DI KOTA PADANG > Kepada: [email protected] > Tanggal: Kamis, 25 September, 2008, 1:45 PM > Pak Jacky/ Pak Saaf. > > > Saya baca di PadangEkspres 2 hari yll, korbannya sudah > lapor ke Polisi. > ( http://www.padangekspres.co.id/content/view/19039/100/ > saya copykan di > bawah) . > > Mudah2an ini pertama dan terakhir perampokan sadis seperti > ini di kampuang > awak. > > Riri > L 46 Bekasi > > > Guru Dirampok di Atas Travel, Korban Dibuang Dekat Polres > Arosuka Selasa, > 23 September 2008 *Solok, Padek*-- Hati-hati kalau anda > menaiki travel > untuk bepergian. Minggu (21/9), seorang guru SMP 1 > Muarolabuh Elwati, 46 > yang menaiki travel liar (rute Padang ke Muarolabuh) > dipukuli dan dirampok > oleh sopir travel. Korban kemudian dibuang di Pintu Angin, > 200 meter dari > Polres Arosuka. > > Peristiwa nahas yang terjadi sesaat sebelum berbuka, Minggu > (21/9) itu > berawal ketika korban yang hendak pulang kampung ke > Muarolabuh. Korban > menaiki travel jenis Daihatsu Xenia warna silver di > Lubukbegalung Padang. > Awalnya korban sama sekali tidak curiga naik mobil travel > tersebut, karena > di dalamnya ada empat penumpang laki-laki. Dua orang di > antaranya memakai > peci haji dan sudah berumur. > > Saat perjalanan mobil travel sampai di Aiasirah, tepatnya > di dekat Rumah > Makan Mintuo, sopir mendadak turun untuk buang air. Hal itu > juga diikuti > oleh penumpang laki-laki lainnya. Setelah sopir dan semua > penumpang naik, > tanpa disangka empat penumpang beserta sopir langsung > memaksa korban > menyerahkan barang-barangnya. > > Korban bersikeras tidak mau memberikan barangnya dan > meronta-ronta. Namun > hal itu justru membuat para pelaku marah. Mereka mulai > memukuli korban di > bagian kepala, wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya. > Perlawanan tersebut > berlangsung hingga mobil travel memasuki daerah > Lubukselasih. > > "Saya tetap bersikeras tidak mau menyerahkan barang > yang mereka minta. Lalu > mereka memukuli saya sepanjang perjalanan sampai ke daerah > Lubukselasih. > Saya hanya berusaha menahan pukulan tersebut dan melindungi > barang saya. > Saya juga berteriak-teriak minta tolong dan meronta-ronta, > namun mereka > terus memaksa dan memukuli saya," ungkap Elwati. > > Setelah sampai di Lubukselasih, bukannya berbelok ke arah > Alahanpanjang, > mobil ternyata terus lurus menuju Solok. Tepat di kawasan > Pintu Angin, > korban kemudian pura-pura tidak sadarkan diri. Karena > melihat korban tidak > sadarkan diri, pelaku menurunkan korban secara paksa dari > atas mobil. Hal > ini menyebabkan kedua pipi, kepala dan lutut korban > mengalami luka robek dan > luka lecet. Setelah itu, travel liar tersebut meluncur ke > arah Solok. > > Korban kemudian diselamatkan salah seorang warga yang > kebetulan lewat di > samping korban. Oleh warga tersebut, korban dibawa ke RSUD > Kayu Aro. Korban > dirawat di sana, hingga Senin (22/9) sore. Saat ini korban > sudah dijemput > keluarga dan dibawa ke Muarolabuh. > > Dari kejadian tersebut korban menderita kerugian berupa > uang Rp2 juta, > perhiasan sebanyak 14,5 emas (36,25 gram), satu unit HP > Nokia seri N73, > pakaian Lebaran untuk anak-anaknya plus kue-kue untuk > Lebaran. > > Kapolres Solok AKBP Rosmita Rustam yang dikonfirmasi Padang > Ekspres kemarin > membenarkan korban telah melapor ke Polres. "Kita akan > menyelidiki kasus ini > lebih lanjut. Sejumlah personil telah kita turunkan ke > lapangan untuk > mengejar pelaku. Untuk diketahui, kejadian yang melibatkan > travel liar ini > sudah terjadi kedua kalinya. > > Bahkan pada kejadian pertama, April lalu, korban bahkan > sampai tewas dan > dibuang di sungai. Atas kejadian ini, Polres mengimbau > kepada sejumlah warga > untuk dapat berhati-hati naik travel liar," > pungkasnya. (rijal islamy) > > > 2008/9/25 Jacky Mardono Tjokrodiredjo > <[EMAIL PROTECTED]> > > > > > Pak Saaf. > > > > Akan mudah bagi saya, kalau korban sudah membuat > > laporan polisi ke kantor polisi terdekat. > > Kalau sudah, mohon laporannya di faxkan > > ke 021 74705409. (selalu standby). > > > > Wass, Jacky Mardono > > > > --- Pada Kam, 25/9/08, Dr.Saafroedin BAHAR > <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > > > > Dari: Dr.Saafroedin BAHAR > <[EMAIL PROTECTED]> > > > Topik: Fw: [EMAIL PROTECTED] HATI2 NAIK TRAVEL ILEGAL > DI KOTA PADANG > > > Kepada: "Jacky Mardono Tjokrodiredjo" > <[EMAIL PROTECTED]> > > > Cc: "Rantau NET" > <[email protected]>, "MAPPAS > MAPPAS" < > > [EMAIL PROTECTED]>, "Ir. Indra > ARINAL" <[EMAIL PROTECTED]> > > > Tanggal: Kamis, 25 September, 2008, 10:42 AM > > > Pak Jacky, tolong beritahu kadit serse Polda > Sumbar untuk > > > mengejar cingkahak gadang ini. Tangkok urangnyo. > > > Untuak Sanak Dhano, apo ibu nan kanai rampok tu > alah > > > malapor ka polisi ? > > > > > . > > ___________________________________________________________________________ Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga. http://id.toolbar.yahoo.com/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
