Waalaikumsalam ww. pak Darul jo sanak sa palanta,
Ambo satuju sakali jo pandapek pak Darul, untuak diadokannyo KTT panyasuaian 
atau
pangambangan Peraturan Palanta RantauNet untuak manampuang kabutuhan kito urang
Minang nan alah kambang biak, tautamo di Rantau.
Saparati nan ambo tulih dalam email sabalun ko,nan ambo sarankan adolah sakadar
panyisipan suatu anak kalimat tambahan sajo angko 3 Maksud dan Tujuan RN 
sehinggo berbunyi: 
 

      3.    Memberikan sumbangan ide, pemikiran, ataupun dalam bentuk sumbangan 
nyata
            dalam berbagai bidang pembangunan dan kemajuan masyarakat 
Minangkabau, Sumatera
            Barat khususnya urang awak umumnya dimanapun berada, dalam konteks 
Bangsa dan
            Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk dengan mengembangkan  
idealisme
            kebangsaan dan wawasan kenegaraan yang pernah diperjuangkan oleh 
tokoh-tokoh
            pejuang Minangkabau di masa lampau..Untuak mancaliak kasaluruhan 
konteks usul ambo ko, ambo tayangkan baliak posting ambo sabalun ko, saparati 
di bawah ko, untuak indak jadi attachment: 
        #message878340797 {color:#000;margin:1em 0pt;padding:0.8em 
0pt;position:relative;}
        #message878340797 div.basemsg { padding:0px 10px; }
        #message878340797 div.forwardmsg { border:2px 
solid;margin-top:5px;margin-bottom:15px;padding:0px; }
        #message878340797 div.forwardmsgfname { font:bold 13px 
arial;color:#333333;padding:0.5em 0px 0.5em 10px; }
    Usul Pengembangan Tujuan RNMonday, September 29, 2008 9:55 AMFrom: 
"Dr.Saafroedin BAHAR" <[EMAIL PROTECTED]>To: "Rang Dapua" <[EMAIL 
PROTECTED]>Cc: "Ir. Yulnofrins NAPILUS" <[EMAIL PROTECTED]>, "Warni DARWIS" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Syafrudddin Ujang" [EMAIL PROTECTED] Miko,Salah satu 
keluhan yang sering saya dengar dalam tahun-tahun belakangan ini adalah 
kemunduran posisi orang Minang di pentas nasional, sehingga hampir selalu kita 
hanya mengulang-ulang prestasi pendahulu kita, khususnya tentang Mohammad 
Hatta, Haji Agus Salim, Mohammad Yamin, Sutan Syahrir, Mohammad Natsir. Dengan 
kata lain, Minangkabau sekarang hanya sekedar merupakan bayangan dari 
Minangkabau masa dahulu. Jangankan berkembang, malah menciut. Kita lebih banyak 
menjadi 'katak di bawah tempurung'. Secara pribadi saya benar-benar risau 
dengan kemunduran Minangkabau dan Sumatera Barat, yang menurut pandangan saya 
bersumber dari penciutan wawasan. Dalam salah satu
 bidang yang saya geluti dalam dua tahun terakhir ini -- pariwisata -- menyolok 
sekali tidak adanya kreativitas dan maraknya kepicikan, serta 
ketidakacuhan, yang nyaris membuat frustrasi para operator serta pemeduli 
pariwisata di kampung halaman kita yang indah itu. Padahal kita semua tahu, 
bidang pariwisata adalah salah satu bidang yang dapat mengatasi kemiskinan para 
sanak kita di Ranah. Perhatikanlah, setelah MPKAS yang dimotori Sanak Nofrins 
berhasil mendorong didatangkannya lima kereta wisata baru, ternyata dalam 
bidang wisata ini Sumatra Barat sama sekali tidak siap, sehingga Sdr Syafruddin 
Al secara jenaka menyebutnya sebagai 'Pariwisata Ota Model Sumbar'.Sebagai 
salah satu milis yang mempunyai anggota dan peminat yang lumayan besar, baik di 
Rantau maupun di Ranah, di dalam dan di luar negeri, selain dari menjadi 
palanta sesama orang Minang untuk membahas masalah-masalah internal 
keminangkabauan, izinkan saya mengusulkan agar palanta RN ini
 memperluas tujuannya yaitu untuk menyadarkan para anggota terhadap posisi dan 
tanggungjawab kenegaraan kita sebagai warga negara Republik Indonesia. 
Konkritnya, dalam Maksud dan Tujuan RN disisipkan anak kalimat tambahan dalam 
nomor 3 sehingga berbunyi:  3.    Memberikan sumbangan ide, pemikiran, ataupun 
dalam bentuk sumbangan nyata dalam berbagai bidang pembangunan dan kemajuan 
masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat khususnya urang awak umumnya dimanapun 
berada, dalam konteks Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk 
dengan mengembangkan  idealisme kebangsaan dan wawasan kenegaraan yang pernah 
diperjuangkan oleh tokoh-tokoh pejuang Minangkabau di masa lampau..
Dengan sisipan tersebut saya percaya secara bertahap kita orang Minangkabau 
tidak lagi hanya menjadi penonton dan pelengkap penderita di Republik ini, 
tetapi juga akan menjadi pemain dan penyumbang aktif.Atas`perhatian dan 
persetujuan terlebih dahulu saya ucapkan terima kasih banyak.
Wassalam,
Saafroedin Bahar(L, masuk 72 th, Jakarta)Alternate e-mail address: [EMAIL 
PROTECTED];[EMAIL PROTECTED]



        hasEML = false;
    
 
if(window.yzq_p==null)document.write("");

if(window.yzq_p)yzq_p('P=3jMUdEWTZmMKRlAKRrwCWAIAfaGyOUjjAMoACEdf&T=13qqod5fs%2fX%3d1222836426%2fE%3d398300013%2fR%3dmail%2fK%3d5%2fV%3d1.1%2fW%3dJ%2fY%3dYAHOO%2fF%3d2644203702%2fS%3d1%2fJ%3d53679345');
if(window.yzq_s)yzq_s();
 --- On Wed, 10/1/08, Darul M <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Darul M <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Memanfaatkan Teknologi Masa Kini untuk 
Mempersatukan
Orang Minang
To: [email protected]
Date: Wednesday, October 1, 2008, 10:53 AM




On 10/1/08, Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 
Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,
"Berdasar pengalaman dan manfaat ini, saya [bermaksud] menyarankan kepada
orang dapua RN untuk menyesuaikan Peraturan Palanta RantauNet dengan kembangan  
masyarakat Minangkabau yang baru ini , tidak hanya terbatas pada
batas wilayah Sumatera Barat saja, tetapi juga bisa dalam konteks keindonesiaan
dan kemanusiaa pada umumnya. Apalagi kita kan suku bangsa perantau."

 
Walaikumussalam WW
Pak Saaf, indak ado nan abadi diduniako doh, sakali aia gadang sakali tapi
baranjak. Tapi saroman nan pak Saaf katangahkan jo mamakai jo logika kekinian,
bahaso jikok marubah sesuatu nan alah baku, harus mikuik prosedur dan harus
dilaksanakan sacaro tabukak dan dirundaingkan ditompaikno.

 Jikok ambo batanyo saketek baa no, baa nanti kok lai bisa awak kunyah basamo:
Nan nama makusauik pak Saaf dari Tata Tertib RN  nan ingin diadokan perubahan?
Dan apo kiro-kiro harapan nan akan dicapai jo tatatertib baru tu?
 
Dulu Tatatertib di (TT) buek oleh komite TT (KTT), nan banggota babarapo urang
dari rantaunetko nan dianggap lai mumpuni dan namuah bakarajo samo serta bisa
bermufakat. Manuruik nan takana diambo ada didalam TT tu bahaso perubahan harus
dilakukan melalui KTT. Jadi nampakno paralu juo KTT diadokan dan diidukan
baliak.
 
Kalau diraso iyo paralu, baano jikok kito kunyah basamo pulo, tantang TT dan
KTT -ko, tarutamo bantuak nan diusulkan pak Saaf, supayo dapek mangantisapi
perubahan nan dipandang paralu demi rang Minang dan Ranah.
 
Baa sanak nan lain?
 
Wassalam WW
Darul M St. Parapatiah 55 Jkt
-- 
Thanks & Best Regards 
http://www.dr-net.biz
http://darulmakmur.wordpress.com 
http://darultda.blogspot.com
http://parapatiah.multiply.com 
http://candaung.wordpress.com
http://mcvida-construction.blogspot.com
http://www.indonesianseafarer.com 




      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke