Terima kasih banyak yg menanggapi tetntang "Kuburan"  satu tempat yg mau tak 
mau suka tak suka kita pasti kesana
Dan kita punya cita-cita ungin di perlakukan seperti apa.
Jauh dilubuk hati yg terdalam  jika kelak saya hrs masuk kuburan, saya ingin 
diperlakukan secara Islami seperti di Makkah dan Madinah
Mohon untuk tidak memberikan karangan bunga yg hanya akan membenani dan akan 
membusuk di atas pusara, menebarkan penyakit dan menyusah kan orang, Jangan 
dilakukan upacara 7 hati  40 hari dan 100 hari dll.
Mohon disegerakan . Dan satu lobang kuburan itu kalau bisa dipakai 
bersama-sama. Mungkin puluhan atau ratusan orang berkkubur ditempat yg sama 
alangkah bahagianya, Tidak memakan tempat yg banyak, sebab dunia ini harus 
dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh orang yg hidup.
Abadi dan tidaknya nama kita bukan karena dimana kira di kuburkan, tapi 
tergantung apa yg pernah kita ukir dan kita kerjakan di dunia ini
Yang di kenang orang bukan kuburan  tapi  buah tangan kita selama di dunia
Pak Syaaf dan sanak di Palanta  ada baiknya  kita tanya pada  Ridwan yg telah 
bertahun-tahun disana
Dia lebih faham dan mengerti  penyelengaraan mayat yg Islami

Salam teriring do'a

K Suheimi



----- Original Message ----
From: rit rina <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, October 6, 2008 8:59:11 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Bls: [EMAIL PROTECTED] Re: KUBURAN


Assalamu'alaikum wr wb,

Jauh disana dikampung saya di Bukittinggi tepatnya di Luak Anyir ada sebuah 
Mesjid namanya Mesjid Baburrahmah, tempat mana dahulunya Papa sbg Ketua 
pembangunan mesjid bermaksud membuat mushalla kecil menjadi sebuah Mesjid yang 
bisa ditempati banyak orang, dan sekarang alhmadullilah keinginan beliau itu 
sudah terwujud. Berangsur dengan pembangunan itu, maka dibangun jugalah paham2 
yang kurang bermanfaat menajdi lebih bermanfaat. Salah satunya pemberian 
makanan kepada orang yang sedang berduka wlaupun itu hanya satu hari pertama 
ketika ahli keluarga ybs meninggal dunia. Namun dengan koordinasi yang baik 
antara jamaah mesjid dan ibu2 PKK disitu. Sangat terbantulah sikeluarga tadi 
walaupun cuma satu hari. dia tidak perlu memikirkan bagaimana makan minum orang 
yg lagi menggali kuburan atau bagaimana minum orang dirumah yang berdatangan 
semuanya ditanggung oleh para ibu2 dengan menggunakan kas khusus untuk berduka 
yang dikelola oleh mesjid. 
Satu lagi bentuk pembangunan di bidang paham2 waktu itu, setelah tahlilan pada 
malam harinya biasanya ada acara makan2 maka jamaah yang dari mesjid tidak akan 
makan atau minum. Mrk datang khusus utk mendoakan saja (tahlilan). Juga tidak 
diadakan lagi yang namanya manujuah hari, 40 hari 100 hari, mrk tetap datang 
tapi cuma utk tahlilan saja tidak untuk makan dan minum.
Tapi tak ada gading yang tak retak, hal ini banyak sekali mendapatkan tentangan 
dari ahli kampung yang telah menjalani tradisi yang mengeluarkan banyak uang, 
bahkan meminjampun dialkukan agar dapat menjamu orang utk tahlilan, barangkali 
mungkin tulisan Ayah Suheimi dan renungan Ayah Saaf mau saya perlihatkan ke 
mereka supaya sadar akan maksud dan tujuan dari Papa saya tersebut membangun 
mesjid dan membangun paham yang benar menurut Islam.

Terakhir saya minta maaf, krn umur yg masih kecil berani2nya mengemukakan 
pendapat yang agak banyak pertentangan dikalangan umat ini. Lillahita'Alla dg 
niat suci.

Wassalam
Nd Rina/ Batam/31 th/ Payobada 


----- Original Message ----
From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, October 5, 2008 6:48:48 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: KUBURAN


Assalamualaikum w.w. Dinda Suheimi serta para sanak sapalanta,
Rasanya baru kali ini ada posting di RN ini tentang kuburan, khususnya tentang 
kuburan di Madinah dan Mekkah. Saya sungguh terharu dengan kalimat Dinda 
Suheimi di bawah ini:  
" Dan jika seseorang meninggal di satu tempat ada baiknya di kukubrkan di 
tempat dia meninggal agar segera dia menemui Tuhannya.Dalam hati saya merenung. 
Jika  kelak saya meninggal saya ingin dikubur seperti tata lakasna  Islam 
seperti yang saya di lihat di Madinah dan Makkah ini".
Saya setuju dengan faham Dinda Suheimi. Hanya saya bertanya, khususnya kepada 
Buya Mas'oed Abidin: bagaimana menyebarkan faham ini ke kalangan orang awak ? 
 
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]





----- Original Message ----
From: suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Sunday, October 5, 2008 10:26:28 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] KUBURAN


K U B U R A N 
Oleh : K Suheimi 
 
 
Kemudian untuk menghibur sampai 3 malam orang berkunjung kerumah itu membawa 
makanan. Selama 3 hari itu yang di timpa kemalangan di istirahatkan dari 
pekerjaan ke pasar dan ke apur. Tidak memikirkan apa yang akan dimasak dan 
dengan apa di masak. Untuk memenuhui kebutuhan hidupnya,  tetangga dan handai 
tolan yang menghantarkan makanan. Bisa juga hidangan yang tersedia itu disantap 
bersama.
 
Medinah menjelang shalat Jumat  20 September 2008 








 
________________________________
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke