Tampaknyo bisnis mati/penguburan ko dapek dilakukan sesederhana atau semewah mungkin. Saya ingat dahulu membaca komentar dari seorang penjaga kubur di Jakarta "Orang mati, rezeki datang". Dari segi "rezeki" besar-besaran, bisnis mati/penguburan mrupakan industri mulitmillion dollars.
Dalam pangalaman ambo di AS ruponyo umua kito dimonitor taruih oleh perusahaan asuransi mati (Life Insurance). Sajak ambo muloi baumua "kapalo anam" hampia tiok bulan tawaran asuransi. Lah "kapalo tujuah" ampia tiok tiok bulan dapek tawaran buliah piliah harago kadipangakan badan kalau mati ... Kontras dengan "Kuburan Baqi" di Madinah, ado satu kota, Colma, di Selatan San Francisco, California nan panduduaknyo labiah banyak Urang Mati dari pado Urang Hidup, "Satu banding Seribu". Caliak di http://www.thecemeteryproject.com/fdp-colma.htm dan katarangan di http://en.wikipedia.org/wiki/Colma,_California Salam, --MakNgah --- In [EMAIL PROTECTED], Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mungkin karena memikirkan orang yg masih hidup itulah, makanya dalam kepercayaan beberapa agama mayat manusia dibakar karena abunya hanya memerlukan tempat yang lebih kecil. > > Beberapa waktu lalu saya baca di koran ada orang yang sudah menyiapkan kubur dan peti matinya sebagus mungkin sebelum dia meninggal. Nah....baa pulo ko pandapek dunsanak di lapau terhadap urang sarupo iko? Ambo danga di Jakarta kini paket mati ko lah jadi lahan bisnis pulo. Mau dibawa ke kubur pakai apa? Pakai kain peti mati ratusan juta? Pakai mobil jenasah alva romeo atau cuma kijang? Boleh pilih. Baa pulo ko sanak di lapau? > > salam, > suryadi > > suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Terima kasih banyak yg menanggapi tetntang "Kuburan" satu tempat yg mau tak mau suka tak suka kita pasti kesana > Dan kita punya cita-cita ungin di perlakukan seperti apa. > Jauh dilubuk hati yg terdalam jika kelak saya hrs masuk kuburan, saya ingin diperlakukan secara Islami seperti di Makkah dan Madinah > Mohon untuk tidak memberikan karangan bunga yg hanya akan membenani dan akan membusuk di atas pusara, menebarkan penyakit dan menyusah kan orang, Jangan dilakukan upacara 7 hati 40 hari dan 100 hari dll. > Mohon disegerakan . Dan satu lobang kuburan itu kalau bisa dipakai bersama-sama. Mungkin puluhan atau ratusan orang berkkubur ditempat yg sama alangkah bahagianya, Tidak memakan tempat yg banyak, sebab dunia ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh orang yg hidup. > Abadi dan tidaknya nama kita bukan karena dimana kira di kuburkan, tapi tergantung apa yg pernah kita ukir dan kita kerjakan di dunia > > > > --------------------------------- > Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br>Cepat sebelum diambil orang lain! > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
