Inyiak, nampaknyo indak mangkuih lai dilampang, mustinyo alah mamaralukan ditarajang jo dipungkang. Kan iyo baitu, pak Jacky ? Tolong usulkan polisi nan super-bagak untuak manjadi kapolres Bukit Tinggi tu. Tangkoki dan masuakkan ka kandang si tumbin. Awak heboh juo nak mamajukan pariwisata, tapi nan basalemak peak ko indak batangani.
Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] ----- Original Message ---- From: hambociek <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, October 9, 2008 1:12:59 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Bls: [EMAIL PROTECTED] Re: 'Urang Bagak' Kuasai Parkir Jam Gadang Urang Bagak? Apo indak mangkuih Budaya Lampang-Malampang nan baru-baru ko dikatangahkan? Rasonyo di Lapau ko ado "Urang Bagak Baladiang", dimaa baliau kini? Rancak dimintak pandapeknyo... :) --Nyit Sungut --- In [EMAIL PROTECTED], ardian hamdani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sangat menarik sekali ketika membaca topik ini.. > > Di satu sisi, warga dihimbau untuk taat membayar retribusi parkir, pajak dan iuran lainnya, namun sangat paradoks dengan 'pembiaran' yang dilakukan oleh Pemkot setempat atas ketidaknyamanan yang dilakukan warga atau oknum parat yang ada.. > > Jika 'orang bagak' dimaksud akan menyetor uang takuiknya kepada oknum aparat dinas setempat, maka ini merupakan suatu kesalahan dan keteledoran perbuatan suap yang berkembang.. > > Pengalaman lain, banyak taksi di Padang yang tidak memakai argo, untuk misal naik dari kantor Pos ke kantor Telkom Jl. Imam Bonjol, supir taksi meminta harga Rp. 20 ribu, dan nego menjadi Rp.15.ribu, padahal sangat dekat, itupun menaikinya karena keperluan mendesak karena hujan yang sangat lebat yang tidak memungkinkan berjalan kaki. > > Atau satu lagi, ongkos taksi dari Korem di Jl Sudirman menuju SMA 2 Padang, dengan salamak paruiknyo di bilang Rp. 20 ribu juga... > > sungguh berbeda dengan kota-kota lain, dengan armada taksi yang tetap setia dengan memakai argo.. > > Dalam hati saya berbisik : "Pantasan kota tempat kelahiranku tidak pernah berubah dan maju seperti kota-kota lain, karena Pemerintahnya tidak pernah mau tahu dengan permasalahan ini..." > > ----- Pesan Asli ---- > Dari: Andrinof A Chaniago <[EMAIL PROTECTED]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Kamis, 9 Oktober, 2008 12:15:36 > Topik: [EMAIL PROTECTED] Re: 'Urang Bagak' Kuasai Parkir Jam Gadang > > Masalah ini sudah terjadi bertahun-tahun. Yang diceritakan dibawah bahkan belum lengkap kalau digali lebih jauh. Misalnya, tukang parkir preman itu meminta pengemudi kendaraan mengembalikan karcis parkir kepadanya dan menggunakan karcis bekas itu untuk pengemudi kendaraan lainnya lagi. > Ini adalah tanda bahwa Pemkot tidak berfungsi dalam memberi pelayanan dan memajukan perekonomian daerah yang dipimpinnya. > > Salam, > > Andrinof A Chaniago (46, Depok) > > On Wed, Oct 8, 2008 at 8:19 PM, Harman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > lah bamacet - macet ria berjam - jam tibo di bukitinggi, mukasuik ka malapeh panek > eh malah palak parkir nan indak wajar. > > wassalam, > harman St. Idris-36 (koto) > > 'Urang Bagak' Kuasai Parkir Jam Gadang > Kamis, 09 Oktober 2008 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
