Kamis, 09 Oktober 2008 *Oleh :* Bastiam, Direktur Andalas Centre Di Ranah Minang dalam waktu yang berdekatan berlangsung dua peristiwa penting yakni Silaturahmi Perantau Agam se-Nusantara 2008 (Sipasan'08) dan Silaturahmi Saudagar Minang 2008 (SSM 2008). Harapan kita tentunya, kedua hajatan ini dapat memberikan arti yang sangat penting bagi perkembangan Ranah Minang dalam arti yang luas.
Sipasan'08 berlangsung mulai tanggal 7-9 Oktober 2008 di Maninjau, yang diikuti oleh ratusan para perantau Agam yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan juga ada yang datang dari luar negeri. Sedangkan SSM 2008 berlangsung 10-12 oktober 2008 di Padang, diikuti oleh para saudagar Minang yang tersebar di seantero dunia. Yang unik dari kedua acara ini menggunakan istilah "silaturahmi", yang kalau dikaji lebih dalam maknanya sudah barang tentu sangat besar manfaatnya. Dalam Islam silaturahmi ini sangat dianjurkan, karena silaturahmi ini paling tidak mendatangkan dua manfaat, yakni manfaat panjang umur dan memudahkan pintu rezeki bagi individu yang membangunnya. Satu hal lagi yang patut menjadi catatan kita adalah, momentum pelaksanaannya berdekatan satu sama lain dan juga berdekatan dengan Idul Fitri, sehingga suasananya sangat mendukung, karena dalam waktu yang sama para perantau juga banyak yang pulang kampung "Sakali mandayuang sampan duo tigo pulau talampaui". Sipasan'08 yang baru tahun ini dilaksanakan merupakan ajang berkumpulnya para perantau Kabupaten Agam yang datang dari berbagai wilayah di nusantara ini, mereka mencoba membangun ikatan silaturahmi yang nantinya dapat mensinergikan potensi yang ada, sehingga bermanfaat besar bagi pembangunan dan peningkatan ekonomi Agam khususnya dan Ranah Minang pada umumnya. Selama ini paguyupan ataupun wadah silaturahmi para perantau Agam baru tergabung dalam lingkup kecil seperti lingkup nagari atau kecamatan, diharapkan momentum Sipasan ini dapat menyatukan atau menghimpun potensi yang lebih besar dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemajuan Agam. Kita berharap Sipasan'08 dapat menelorkan sesuatu, paling tidak dapat membentuk wadah atau forum komunikasi yang bisa memfasilitasi dialog antar sesama organisasi/paguyupan perantau yang sudah ada, sehingga potensi masing-masing yang sudah terbangun selama ini dapat bersinergi dalam konteks ke Agaman yang lebih luas. Banyak hal yang bisa menjadi bahan pemikiran ke depan bagi perantau kaitannya dengan permasalahan yang dihadapi oleh kabupaten Agam yang bisa disumbangkan untuk membantu Pemerintah Daerah paling tidak dalam bentuk ide/pemikiran ataupun dalam bentuk partisipasi nyata. Kabupaten Agam termasuk salah satu wilayah di Sumbar yang memiliki potensi relatif lebih lengkap dibanding wilayah lainnya, Agam punya gunung, danau dan laut sekaligus yang belum tentu dimiliki oleh daerah lainnya. Pertanyaannya adalah, sudahkah potensi yang dimiliki ini dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan peningkatan perekonomian masyarakat?. Kalau kita telisik lebih jauh rasanya pemanfaatannya belumlah optimal. Kita lihat saja Danau maninjau misalnya, masih sembrawut pemanfaatannya, justru yang terjadi adalah pencemaran lingkungan yang maha dahsyat, kalau kita lewat di pinggir danau yang tercium adalah bau busuk/anyir sisa makanan ikan yang diternakkan di karamba, belum lagi kehancuran spesies ikan-akan kecil yang lebih dikenal dengan sebutan Rinuak yang konon kabarnya sudah mulai berkurang, yang selama ini menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat selingkar danau. Apakah yang salah? Begitu juga dengan pengembangan wisata, alam maninjau yang begitu indahnya dilihat dari panorama Embun Pagi ataupun Puncak Lawang, tidaklah tertata dan terawat dengan baik, sehingga kunjungan wisatawanpun pertumbuhannya tidaklah menggembirakan, artinya tidak sepadan dengan potensi keindahan yang ia miliki. Sebagai perantau Agam kiranya kita patut terenyuh dan prihatin menyaksikan ini. Sebagai putra Agam penulis berharap kepada perantau Agam yang ikut dalam Sipasan'08 hendaknya menjadikan momentum ini tidak hanya sekadar kongkow-kongkow "malapeh taragak" saja, sediakan jualah sedikit waktu untuk membahas permasalahan ini, paling tidak "untuak mangana-nganakan nan talupokan". Hal-hal lain tentunya masih banyak yang dapat dibicarakan, seperti masalah pendidikan, kekurangan guru SD di beberapa daerah di Agam, dinamika perkembangan sosial budaya dan agama serta banyak hal yang sedang menjadi permasalahan di Agam. Lain halnya dengan SSM, perjalanannya sudah memasuki tahun kedua, ajang yang sama sudah pernah dilaksanakan tahun lalu dan boleh terbilang sukses menghimpun para saudagar dan wirausahawan berdarah Minang dimanapun berkiprah, baik di dalam maupun di mancanegara. Kita tentunya gembira melihat fenomena ini, ditengah perubahan orientasi generasi muda Minang yang tidak lagi tertarik berdagang/berwirausaha, tetapi malah lebih tertarik dan berbondong-bondong sebagai pencari kerja/pegawai. Momentum SSM kiranya dapat mengubah arah kecenderungan ini. Di samping itu, ajang SSM ini dapat digunakan semaksimal mungkin bagi membangun silaturahmi, mengembangkan jaringan yang pada gilirannya mendatangkan manfaat yang jauh lebih besar bagi kemajuan usaha yang ujung-ujungnya juga memberikan hal positif bagi masyarakat Minang dan ranah Minang secara keseluruhan. Sekali lagi kita berharap, kedua kegiatan silaturahmi yang digagas dan dilaksanakan putra-putra Minang ini, momentumnya tidak berlalu begitu saja seiring berjalannya waktu, tetapi dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masa depan Ranah Minang tercinta dalam menatap dan menjalani masa depan yang yang lebih baik "mambangkik batang tarandam". Jakarta, Oktober 2008.*** http://www.padangekspres.co.id/content/view/19820/55/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
