Buyuang Anggun yth,

Kabupaten swl/sjj sudah berganti nama menjadi kabupaten sijunjung. Kata 
sawahlunto dihilangkan.

Orang minang masih bisa kok bekerjasama, terutama untuk mengadakan acara randai 
dan saluang.  Jadi statement anda msh belum bulat seratus persen.

Soal holocaust entahlah yah.  Siapa kira-kira yang mampu menjadi hitler ke2 
untuk orang minangkabau.  Yang kedua, gerakan zionis sudah dimulai sebelum 
hitler berkuasa.  Setelah bangsa yahudi manjadi kabancian urang di 
tempat-tempat mereka berada.  Hampir semua kebencian ini dipicu karena 
kesenjangan sosial.  Ini juga akibat kebijakan raja-raja eropa yang 
mempersempit gerak orang yahudi.  Mereka hanya diizinkan berdagang dan bermain 
hutang.  Ini membuat mereka menjadi sangat munpuni di urusan pitih.

Mungkin para minang di seluruh dunia mulai juga menjadi kabancian urang.  Mulai 
menjadi kayo balindak tapi ceke.  sudah dibanci urang, kito tasisia dan baliak 
kampuang.  Dan otomatis tu manjadi kompak.


Sagitu dulu sutan anggun.

MS/29
Urang kab sijunjuang, kec sumpur kudus

anggun gunawan wrote: 
> Bapak, Ibu, Uda, Uni dan dunsanak nan ambo hormati... beberapa kalangan 
> sering mengidentik suku minang dengan yahudi.. memang ada beberapa kemiripan 
> antara dua etnis ini. pertama, sama2 menganut sistem matrilineal sampai hari 
> ini. kedua, sama2 telah melahirkan tokoh2 intelek yang dikenang sejarah 
> (yahudi tentu konteksnya sudah internasional). tapi agaknya suku minang masih 
> terjangkit sikap tidak bisa bekerja sama dengan sesama orang minang. sungguh 
> sulit. saya tidak tahu penyebabnya apa. tapi memang dari dahulu nagari-nagari 
> yang ada di minang sudah mengalami konflik. mungkin karena faktor ekonomi 
> atau perebutan pengaruh. seorang teman satu kampus saya pernah mengatakan 
> "andaikan orang minang pernah mengalami holocaust seperti bangsa yahudi pada 
> zaman hitler, tentu kita bisa memiliki
>  persatuan yang sangat kuat". terus dia melanjutkan "apakah orang minang juga 
> butuh holocaust untuk meredam rasa ego pada masing-masing orang minang?" 
> agaknya selama ini kita tidak memiliki ikatan penguat selain sama-sama 
> berbahasa minang dan sebuah romantika akan kampung halaman yang cendrung 
> subjektif. orang yang lahir di maninjau, tentu akan mengingat kenangan minang 
> dengan latar kemaninjauannya. orang yang lahir di sumpur kudus, tentu punya 
> melihat minang dalam kerinduannya akan daerah di kabupaten sawahlunto 
> sijunjuang itu. apakah suku minang memang butuh holocaust untuk menyatukan 
> diri, ataukah ada musibah yang lebih ringan sehingga penderitaan bersama itu 
> menjadikan orang minang sebagai komunitas yang kompak. ataukah mungkin bangsa 
> di barat pulau sumatera ini terlahir dengan gen yang unik untuk hidup dalam 
> kemandirian dan susah untuk bekerja sama? entahlah??? ttd anggun gunawan
>  (23male-jogja) 
>         Dapatkan nama yang Anda sukai!  
> Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com 
> 


      

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke