Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,
Memperhatikan bertumbangannya pasar modal dan instruksi Presiden SBY agar BUMN 
melakukan buy back, apakah kesimpulannya privatisasi BUMN yang dilakukan dalam 
zaman Presiden Soeharto, Habibie, Gus Dur, dan Megawati, yang dilaksanakan oleh 
Menneg BUMN Tanri Abeng, Laksamana Sukardi, dan para penggantinya, keliru, ya ?
Jangan lupakan bahwa Semen Padang -- yang tahun 2010 nanti akan berusia 100 
tahun -- diakuisisi decara gratis oleh Semen Gresik (!) pada tahun 1995, dijual 
kepada Cemex [masih ingat? ] pada tahun 1998. dijual lagi kepada Rajawali Group 
pada tahun 200?. 
Apa khabar perjuangan 'spin off' ? 

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke