Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,
Di tengah-tengah kesulitan ekonomi berkepanjangan yang kita alami sejak tahun 1997, ditambah dengan kekhawatian terhadap akibat krisis finansial Amerika Serikat yang sudah mempunyai dampak global. rasanya cukup menentramkan juga untuk mengetahui bahwa sektor keuangan negara kita ditangani oleh tokoh yang tepat. Beliau adalah the right person in the right place.
Adalah merupakan suatu kebanggaan tersendiri bahwa beliau adalah seorang perempuan dan ibu rumah tangga, yang membuktikan bahwa jika mempersiapkan diri dengan baik dalam bidang profesinya dan jika berada pada posisi yang tepat pada saat yang tepat, seorang perempuan dan ibu rumah tangga juga mampu mempimpin bangsa ini, setidak-tidaknya pada salah satu sektor yang teramat pelik.
Jika saya ditanya, secara pribadi saya akan memilih Sri Mulyani sebagai calon presiden. Mungkin belum untuk Pilpres 2009, tapi lima tahun mendatang, 2014, agar cukup waktu untuk beliau untuk mempelajari kompleksitas masalah kenegaraan dan mengembangkan kepemimpinan.
Soalnya: partai atau partai mana yang mau mengusung beliau sebagai capres ?
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta)
[EMAIL PROTECTED]
Detik.com Minggu, 12/10/2008 21:34 WIB
Sri Mulyani Raih 'Finance Minister of The Year 2008 for Asia'
Dadan Kuswaraharja - detikFinance
![]()
Foto: dok depkeu
Jakarta - Satu lagi penghargaan dikantongi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Setelah sebelumnya masuk dalam daftar
100 wanita paling berpengaruh, Sri Mulyani kini mendapat penghargaan sebagai 'Finance Minister of The Year 2008 for Asia'.
Penghargaan diberikan oleh harian 'Emerging Markets'. Setiap tahun Emerging Markets, harian internasional keuangan, ekonomi, dan investasi, memilih Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral terbaik dari berbagai kawasan, yakni Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika, Eropa Timur dan Asia.
Tahun 2007 lalu, Mantan Direktur IMF yang kini juga menjabat sebagai Menko Perekonomian ini telah pula memperoleh penghargaan serupa dari harian ini. Demikian keterangan yang dikutip
detikFinance dari situs Depkeu,
Minggu (12/10/2008).
Menurut Emerging Markets, Menteri Keuangan RI terpilih kembali berdasarkan tiga alasan yakni:
- Pencapaiannya dalam mendorong kinerja ekonomi Indonesia hingga mencapai di atas 6% tahun ini meskipun terdapat tekanan inflasi
- Keberhasilannya dalam melakukan reorganisasi di lingkungan kementerian keuangan dan meletakkan dasar bagi reformasi birokrasi yang terfokus dan terkendali
- Sebagai figur utama dalam merealisasikan reputasi Indonesia sebagai outstanding borrower of the year untuk kawasan Asia.
Selain Menteri Keuangan RI, penghargaan juga diberikan kepada Gubernur Bank Sentral China untuk kawasan Asia. Sedangkan untuk kawasan lain award diberikan kepada Menkeu Chili dan Gubernur Bank Sentral Brasil untuk Amerika Latin, Menkeu Yordania dan Gubernur Bank Sentral Kuwait untuk Timur Tengah, Menkeu Afrika Selatan dan Gubernur Bank Sentral Bostwana untuk Afrika, serta Menkeu Ceko dan Gubernur Bank Sentral Slovakia untuk Eropa Timur.
Acara Awards Reception diselenggarakan disela-sela Sidang Tahunan IMF-Bank Dunia di Washington DC tanggal 10 Oktober 2008, dan dihadiri oleh 200 tokoh keuangan, perbankan, dan pelaku bisnis.
Sri Mulyani sendiri berhalangan menghadiri rangkaian kegiatan Sidang Tahunan di Washington, karena kondisi pasar finansial Indonesia yang sedang membutuhkan kehadirannya.
Penerimaan award diwakili oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Utang, Rahmat Waluyanto, yang memimpin delegasi Depkeu dalam Sidang Tahunan tersebut.
(qom/qom)