Assalamu'alaikum wr.wb.

Pertanyaan sanak IJP itu , menggugah saya untuk aktif kembali di RN ini, karena 
pertanyaan sanak juga menjadi pertanyaan saya dari dulu waktu saya bertugas di 
Iran dan kemudian bertugas  di Filipina Selatan. Para pemimpin Arab itu susah 
bersatu karena ada ambisi masing-masing untuk jadi pemimpin Arab/Islam, 
Loyalitas mereka lebih dominan kepada clan ketimbang kesamaan agama ( Islam) 
dari jaman dulu-dulunya. AS dan EROPA mempelajari dan memanfaatkan sosio cultur 
tsb untuk politik Devide and Rule, sehingga terbentuklah negara2 Arab kecil + 
Israel, demi untuk menguasai minyak. Mereka melindungi yang lemah melawan 
negara TimTeng yang potensial kuat karena membahayakan kepentingan mereka. Pada 
Perang Iran-Irak AS dukung Irak, tetapi kemudian pada Perang Teluk  AS dukung 
Kuwait dan Arab Saudi. Mungkin para pemimpin Arab itu telah sadar tapi 
ketergantungan sudah terbentuk dan keadaan ini dipertahankan oleh AS dan EROPA, 
dan ini akan berlansung sampai minyak habis di TimTeng. Kita salut kepada Iran 
yang berhasil melepaskan diri pada cengkeraman tsb.
Mudah-mudahan komentar saya ini sedikit menolong menjawab pertanyaan2 sanak.

Wassalam,

Asmardi Arbi ( 67+23hr )  

     


From: Indra Jaya Piliang 
Sent: Monday, October 13, 2008 11:29 PM
To: [email protected] 
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Bls: [EMAIL PROTECTED] Re: SERI NAN DI LUA 
TAMPURUANG 29: SALUT UNTUK SRI MULYANI


Wa’alaikum Salam.

 

Saya justru bertanya, kenapa orang2 Arab dan Quwait justru menjadi penghamba 
Amerika, ketika Amerika menyerang Iraq? Kenapa para pangeran Arab justru 
investasi di Eropa dan Amerika, bukan di Asia dan Afrika yang banyak orang 
Muslimnya? Kenapa Indonesia lebih suka minjam uang ke IMF dan World Bank, 
ketimbang ke Negara-negara Timur Tengah? Kenapa Negara-negara Arab justru lebih 
banyak memperkerjakan pekerja-pekerja bergaji tinggi dari Amerika dan Eropa, 
sementara untuk pembantu rumah tangga, tukang masak, anak buah kapal, justru 
mengambil dari Negara-negara Muslim? 

 

Ada apa? 

 

Lihat, ketika Negara-negara Muslim krisis ekonomi, apa yang dibangun di 
Negara-negara Arab itu? Bangunan tertinggi di dunia, duplikat dunia di sebuah 
teluk, museum terbesar dan termegah, hotel berbintang bertahtakan emas permata, 
istana-istana raksasa. Klub-klub sepakbola juga dibeli oleh pangeran-pangeran 
kaya dari tanah Arab. Itu semua rezeki minyak. Adakah yang bisa menjawabnya?

 

Salam,

 

IJP

 


--------------------------------------------------------------------------------



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke