Alkisah seorang residen Belanda di SumBar meneer francis ( Yang asli Inggris)
yg bekerja dimasa sekitar perang Padri( Meneer francis ini yg menjebak Tuanku
Imam Bonjol untuk datang ke Palupuah- lalu ditangkap)
Nah konon sebelum masa perang Padri ini belum ada tanaman singkong di Sumbar.
Francis membawa bibit tanaman tersebut dari jawa dimasa keresidenan beliau.
Anak nagari mulai menamakan tanaman tu ubi Francis yang lambat laun jadi
Parancih. Jadi ubi Parancih itu , bukan dari Paris . Demikian alm Soewardi
Idris berkisah dibukunya yg berjudul " Sekitar Adat Minangkabau).
Wakatu ambo masih ketek dikampuang, acok tumah amak ambo mintak takah Ko"
Tolong ambiakkan amak pucuak Parancih saketek , Uok Pucuak Parancih nan mudo
memang kegemaran kawan samba lado lauak bilih sampai kini dek kami.
Ado kisah kisah Pucuak Parancih nan lain?
salam Ries ( 58)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---