Ass. Wr.Wb. Ambo manambahkan sajo saketek. Biasonyo di German iko, urang badarah Nego itu, "berdarah asal Afro" misalnyo "Afro German, Afro Amerika". Wassalam, Muljadi, German -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Sat, 25 Oct 2008 02:00:33 -0700 (PDT) > Von: suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> > An: [email protected] > Betreff: [EMAIL PROTECTED] Re: T a m u
> Ajo Doto maucapkan tarimo kasih nan sabanyak2nyo ka ajo duta > ataas penjelasannya > > salam > > K Suheimi > > > > > ________________________________ > From: ajo duta <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Saturday, October 25, 2008 12:57:29 PM > Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: T a m u > > > Sanak ambo Ajo Doto nan ambo hormati, > > Sekedar maingekkan sajo. Sebaiknyo sebutan "negro" untuk urang Afrika atau > keturunan Afrika indak dibiasokan. Takuik ambo tabao kebiasaan itu kalau > sanak > pai ka Amrik bisa menjadi masalah, sebab itu adolah penghinaan nan bisa > mambao awak > ka pinjaro. > > Wassalam > ajoduta/61/usa > > > > > On Fri, Oct 24, 2008 at 9:37 PM, suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > T A M U > Oleh: K. Suheimi > > Menjadi tamu orang Arab itu enak dan menyenangkan, apalagi menjadi tamu di > saat berbuka di Masjidil Haram. > Sabtu 27 September 2008, menjelang berbuka puasa saya tekun baca Al > Qur'an Qur'an dan terjemahannya. Tulisannya jelas, kertasnya tipis dan bagus. > Kita lihat bahasa arab dan kit abaca terjemahannya , ini merupakan > kesenangan dan kepuasan tersendiri di Masjidil Haram. Apalagi kata guru saya > shalat > di Masjidil Haram dapat imbalan pahala 100.000 kalilipat. Baca Al Qur'an > Qur'an disana juga dapat kelipatan 100.000 kali. Maka hari-hari dan waktu di > MAsjidil Haram di manfaatkan kalau tidak shalat y abaca Al Qur'an Qur'an. > Kalau mata pedihdan berair, ikuti saja bacaan para Hafiz orang yang > hafal Al Qur'an . Kita dapat menyimak bacaan yang lebih betul dan lebih baik. > > Sedang asyik mempelajari Al Qur'an itu tiba-tiba saya di tegur "Bapak dari > Indonesia?". Saya Muhammad Ali dulu berasal dari Indonesia, sekarang kerja > di Makkah, kata pemuda itudengan sopan. > > Setelah ngomong kesana sini, baru dia tahu bahwa profesi saya adalah > seorang dokter. Rupanya di Makkah itu profesi dokter di hormati. "Kalau bapak > berkenan" katanya. "Bos saya akan senang sekali bila bapak bias berbuka > bersamanya". Ajakannya ini saya anggukkan dan kami pergi ke tempat bosnya > di Pintu 51 dekat Ka'bah. > > Mengetahui bahwa saya adalah seorang dokter, maka saya di kenalkan dengan > para undangan lain yang sudah memenuhi tempat hidangannya. Terasa benar > saya dapat perlakukuan khusus, kerna saya jadi tamunya. Semua makanan yang > enak di perbasakannya pada saya. Sambil dia nanya soal-soal kesehatan yang > saya jawab dengan lancer. > > Saya teringat ssahabat Negro yang juga Hafizs Al Qur'an yang menceritrakan > penyakit istrinya , kebetulan istrinya mengalamai perdarahan > terus0terusan dari Rahimnya. Betapa senangnya Negro itu ketika saya buatkan > Resep > untuk strinya. Persahabatan kami semakin kental dan saya semakin sering dapat > ajaran dari dia yang dengan sangat lancer membaca Al Qur'an . > > Nasib baik hari ini saya jadi tamu orang arab, saya di suruh duduk diatas > sajadah yang empuk, saya di tawari kurma yang terbaik, juga Rutap kurma > muda yang enak dan berair. > Bahkan setelah selesai shalat Tarwih, di bentangkannya kembali tikarnya > lalu kami santap bersama. Luar biasa, orang arab yang sangat menghormati > tamu dan berbuat baik pada tamunya. > > Apakah karena ini di Masjidil Haram, ataukah karena bertepatan bulan > puasa. Kerna memberi makan orang yang beruasa dia akan dapat imbalan sebanyak > orang berpuasa itu dapat pahala tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa. > Dan setiap amal shaleh dan ikhlas yang di kerjakan di Bulan Ramadhan akan > dapat balasan yang luar biasa dari Allah s.w.t. Tapi yang jelas yang saya > rasakan, memang enak jika kita menjadi Tamu orang Arab > > Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al qur'an > > Dan tatkala Yusuf menyiapkan untuk mereka bahan makanannya, ia > berkata:"Bawalah kepadaku saudaramu yang seayah dengan kamu (Bunyamin), > tidakkah kamu > melihat bahwa aku menyempurnakan sukatan dan aku adalah sebaik-baik > penerima tamu (QS. 12:59) > > Masjidil Haram 27 September 2008 > > > > > > -- > Wassalaamu'alaikum > ajoduta/61/usa > > > > > > -- Ist Ihr Browser Vista-kompatibel? Jetzt die neuesten Browser-Versionen downloaden: http://www.gmx.net/de/go/browser --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
