Dalam ayat ini menggambarkan kepemimpinan Nabi Ibrahim, sewaktu dapat
wahyu dari Allah SWT yang memerintahkan beliau agar menyembelih anak kandungnya
Ismael as. Ibrahim menyampaikan wahyu Allah itu kepada Ismael, dengan cara yang
sangat mengharukan.
Ibrahim ternyata menanyakan dulu pendapat anaknya, Ismael. disertai
nasehat agar Ismael memikirkan sendiri, makna perintah Allah itu. Baru sesudah
itu perintah itu terlaksana berdasarkan keputusan bersama antara sang ayah
dan sang anak. Bukan semata-mata keputusan sang ayah, yang dalam hal ini
bertindak sebagai atasan atau pimpinan.
Cara Ibrahim ini dalan manajemen modern ternyata sangat menentukan
keberhasilan setiap pemimpin, karena anak buah merasakan bertanggung jawab
dalam melaksanakan tugas yang dibebankan, sehingga komitmen mereka semakin
tinggi dan motivasi merekapun akan sangat tinggi. Dengan demikian setiap orang
akan memberikan partisipasinya dalam menjalankan setiap keputusan.
Betapa tingginya partisipasi itu terlihat dalam kisah Ibrahim dan Ismael
sewaktu akan melaksanakan penyemblihan itu, agar penyemblihan itu berjalan
lancar. Berkata Ismael kepada ayahnya :"Wahai ayahku, sebelum penyembelihan
dilaksanankan ada 3 permohonanku padamu :
1. Tolong asah pisau tajam-tajam agar proses penyemblihan itu bisa
berjalan lancar.
2. Tolong ikat kaki dan tanganku agar engkau tidak melihat aku
menggelepar-gelepar.
3. Bajuku yang berlumuran darah nantinya, tolong berikan kepada
ibuku, agar beliau tahu, bahwa saya adalah anaknya yang berbakti pada orang
tua.
Dengan membawa serta bawahan mengambil keputusan, maka pekerjaan yang
akan dilaksanakan itu akan semakin tinggi efesien dan efektivitasnya.
Sehingga ketika iblis menggoda ingin membatalkan perintah itu di jumratul
Ula dengan membujuk Ismael dan Ibrahim dengan mengatakan, tak mungkin Tuhan
sekejam itu memerintahkan sembelih anak, langsung Ismael menjawab dan meminta
agar ayahnya terus melaksanakan perintah Tuhan Itu. Demikian pula sewaktu anak
dan ayah ini di goda di jumratul Wustha dan jumratul Aqabah. Anak dan ayah ini
tak mempan dengan bujukkan dan rayuan Iblis dan syetan. Sehingga akhirnya
kedua anak dan ayah itu sampai ketempat penyembelihan. Setelah pisau diasah
tajam-tajam, kai dan tangan Ismael dikat agar dia tidak menggelepar, dan
disaat Ibrahim menempelkan pisau yang tajam keleher anaknya dan akan
menggorohnya. Ketika itulah Tuhan mengganti Ismael dengan seekor kibas. Cukup
Ibrahim pengorbananmu sudah di terima. Sesungguhnya Kata Tuhan :"Daging-daging
unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah,
tapi ke taqwaan dari
kamulah yang dapat mencapainya Surat Al-Haji ayat 37.
Di Jumratul Ula iblis di lempar dengan batu, demikian pula di Jumratul
Wustha dan Jumratul Aqabah. Ini pulalah yang di syariatkan dalam menunaikan
ibadah Haji; melempar di Mina, di jumaratul ULa,Wustha Dan 'Aqabah. Dan disini
pulalah perjuangan yang sangat berat sewaktu menunaikan ibadah Haji, disini
pulahlah orang banyak mati, mati terinjak-injak dan bermacam cobaan dan
godaan justru banyak terjadi waktu melempar ini. Kitapun belum melupakan korban
yang jatuh waktu di Terowongan Al Mu'asyim beberapa tahun yang silam.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---