Sanak Palanta Yth :

Dalam
wawancara dengan : padangkini.com  Indra Jaya Piliang yang biasa disapa IJP 
menyatakan
bahwa ia  telah membakar perahu pengamat dan hanya fokus untuk
menjadi caleg Golkar untuk Dapil  Sumbar . Hal
ini mengingatkan saya akan hal serupa  yang pernah dilakukan oleh
Jendral Tarik Ali sewaktu melakukan pendaratan di Jazirah Andalusia ,
yakni membakar habis seluruh armada kapalnya  dipantai tempat ia
mendarat  dengan tujuan memberi semangat untuk maju kemedan tempur
dengan kemantapan hati , hanya ada satu pilihan menang atau kalah . 
Pernyataan
beliau ini menunjukkan betapa seriusnya beliau untuk berkiprah dan
berjuang didunia politik , dan tentunya kita yang ada dipalanta ini
sebagai rekan dan dunsanak hanya bisa mendoakan semoga  beliau sukses untuk 
duduk di Senayan .
Dan harapan kita juga tentunya agar IJP lebih seringlah  turba
mengenali konstituentnya di Sumbar seperti yang telah dilakukan
sejawat IJP seperti Bpk Azwir Dainy Tara dan Bpk Dasril DAS dengan
membentuk posko dan team sukses serta  membantu Dapil dengan
kendaraan operasional / ambulance bertuliskan EL Tara .

Wassalam
: zul amry piliang ( 61 th ) – Pengamat Politik Icak-Icak 
http://padangkini.com/dialog/?id=15


Kenapa Anda memilih bergabung dengan Partai Golkar, tidak
PAN, PKS, PPP yang juga partai besar di Sumbar? Bukankah selama ini
identik Golkar adalah Orde Baru dan Orde Baru adalah lawan reformasi
yang Anda perjuangkan?
Saya dulu di PAN, karena partai ini paling memberi peluang kepada
pluralisme, heterogenitas dan nilai-nilai intelektualitas. Sejak tahun
2000, PAN mengubah platformnya. Sebelumnya, PAN melanggar platform itu
dengan tidak menjadi partai oposisi, ketika gagal meraih 15 persen
dalam pemilu.
Sekarang, sejak dipimpin SB (Sutrisno Bachir-red), saya mengkritik
langsung dalam buku SB bagaimana identiknya partai ini dengan kalangan
artis. Boleh saja partai ini berdiri dalam zaman reformasi, tetapi
bagaimana bisa perubahan begitu cepat terjadi dalam partai ini?
Di Sumbar II, daerah pemilihan saya, PAN mengutus Adrian Maulana,
pemain sinetron. Sementara PKS dan PPP tidak cocok saja bajunya. PPP
kan juga partai Orbais, kalau dikategorikan secara umum. Ini bukan soal
Orba atau Non Orba lagi.
PKS, saya sudah membaca platformnya dan tidak cocok saja. Saya masuk
CSIS sejak 1 Desember 2000, apa saya menjadi Orbais seperti
kekhawatiran orang banyak? Saya tetap saya. Soal reformasi, saya akan
coba meluruskan sejarah, menurut versi saya. Saya banyak menulis
catatan harian. Tunggu saja tanggal mainnya.
Anda akan menjadi orang baru di Golkar, sudah siap
berhadapan dengan para kader lama yang mungkin juga tidak senang dengan
Anda? Sudah siap masuk ke dunia praktis 'sikut-sikutan'?
Tentu saya siap. Tidak semua orang memang menyukai saya. Saya bukan
fungsionaris biasa, melainkan fungsionaris khusus. Saya diberikan
privelese oleh Partai Golkar. Saya masuk bukan untuk sikut-sikutan,
melainkan untuk menyumbangkan apa yang saya bisa sumbangkan. Pemikiran,
pengetahuan, gagasan, idealisme, atau pengalaman.
Sampai sejauh ini, tidak ada yang tidak menyukai saya. Ya, mungkin
ada, tetapi barangkali tidak mengetahui bahwa saya adalah urang Sumando
di Partai Golkar. Jalur saya adalah jalur tol, bukan jalur biasa. Dan
itu kebijakan Partai Golkar.
Kecuali memang kalau saya nanti direkrut jadi fungsionaris, menjadi
pengurus, dll, barangkali kehidupan politik praktis yang sebenarnya
akan saya rasakan. Sekarang, saya konsentrasi dulu dengan pemenangan
Partai Golkar di Sumatera Barat.
Anda akan memilih lama di Golkar untuk kendaraan, atau kendaraan sementara 
untuk lompat ke kendaraan lain?
Saya orang yang setia. Mungkin orang bilang saya tidak membuktikan
itu pas di PAN. Waktu itu saya masih muda, ikut-ikutan. Saya bekerja
sebagai office boy. OB beneran, dengan cara mengelap lantai, mencuci piring, 
membuat makanan, buat kelompok Faisal Basri dkk.
Nah, karena saya punya kemampuan, lalu saya dicantumkan sebagai
fungsionaris DPP PAN. Ketika keluar, saya ikut saja. Setelah itu? Saya
setia dengan CSIS. Ada banyak tawaran buat saya, dengan gaji besar.
Semua teman tahu cerita itu. Saya ditawarin masuk LSI ketika awal
berdiri dengan gaji 6 kali lipat di CSIS dan satu mobil, tetapi saya
tidak ambil.
Ketika FOX Indonesia berdiri, saya ikut masuk dengan gaji 20 Juta,
tetapi segera keluar, ketika saya diminta untuk tidak aktif lagi di
CSIS. Saya sudah umumkan sebagai politikus Partai Golkar. Perahu
pengamat sudah saya bakar. Tentu saya setia di partai ini. Saya sudah
tua, 36 tahun lebih, tidak ada lagi waktu main-main dengan pilihan
hidup saya.
Provinsi Minangkabau? Kenapa orang yang selama ini kami
nilai sebagai seorang pluralis tiba-tiba mengusung ide agamis, lengkap
dengan ABS-SBK-nya. Anda ingin menisbikan Mentawai? Atau ide ini hanya
jualan politik?
Anda sudah membaca UU No. 11/2005 tentang Pemerintahan Aceh atau UU
No. 21/2001 tentang Otonomi Khusus Papua? Larangan dan sanksi jelas.
Tidak ada yang berubah, kecuali perlindungan atas masyarakat adat yang
ada dalam konstitusi.
Masyarakat adat di sini, termasuk Mentawai. Saya adalah anak
Mentawai. Yang menyembuhkan tangan kiri saya yang patah di sana adalah
Sikerei. Justru dengan UU ini masalah ABS-SBK akan dirumuskan lebih
jelas. Akan ada Bukit Marapalam Jilid II. Kenapa orang Minang alergi
dengan sebuah kesepakatan baru? Dengan kontrak baru, termasuk dalam
menghadapi Jakarta yang punya kecenderungan sentralistik dan otoriter?
Ini bukan ide saya sendiri. Sebuah UU pasti melewati proses politik,
atas-bawah, muka-belakang. Kalau sebuah ide saja sudah ditolak,
bagaimana bisa ada perubaan dan pembaruan? Saya bisa katakan, dengan UU
No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah dan naskah revisinya yang juga
melibatkan saya sebagai Tim Ahli, nasib Sumbar akan tamat.
Sumbar tidak akan bisa mengembangkan potensi dirinya, lalu selalu
mengemis kepada pemerintahan pusat lewat DAU atau DAK. Kenapa orang
Minang takut mandiri? Saya tidak pernah berjualan, kalau anda kenal
saya. Saya tidak minat jadi saudagar, termasuk saudagar politik.
Anda yakin banyak orang kenal dan akan memilih Anda?
Well, tentu saya kalah tenar dengan Adrian Maulana, Halida Hatta,
etc. Tetapi belum tentu saya tidak bisa bersaing dengan mereka. Ini
bukan perjuangan pribadi, tetapi kolektif. Saya tahu, orang Minang
sangat cerdas. Tidak ada yang saya khawatirkan dengan kampung saya.
Sampai sekarang, saya mempunyai data dan ingatan yang baik tentang
orang-orang Minang, baik di ranah atau rantau. Saya objektif, optimis,
dan akan bekerja keras untuk itu. Apa yang saya raih, adalah apa yang
saya usahakan dan dapatkan. Kalau berpangku tangan saja, saya hanya
akan menggantang asap.
Apa upaya mendongkrak suara, punya modal berapa, dari mana?
Tidak perlu saya katakan. Tim saya sudah dan akan terus bergerak.
Saya punya modal pribadi Rp100 Juta. Satu kendaraan operasional. Modal
intelektual. Modal sosial. Semuanya dari diri sendiri, keluarga,
pengalaman. Ada juga ribuan buku koleksi saya sebagai modal, sebagian
sudah saya baca.
Mungkin saya hanya akan menjadi tukang kaba soal pengetahuan yang
saya punyai itu. Saya pantang membeli suara. Saya sedang meraih
kepercayaan orang banyak, bukan membeli suara. Saya pasti menolak
permintaan uang. Kalau ada orang yang minta uang pada saya, siapapun,
pasti dia sedang menggelincirkan saya sebagai calon koruptor baru. Saya
sedih membaca pertanyaan Anda ini. Tetapi saya harus jawab, kan?
Jika tak terpilih, apa yang akan Anda lakukan? Kembali ke dunia sebelumnya atau 
ikut membesarkan Partai Golkar?
Saya mengatakan menjadi politisi. Dan politisi adalah jalan hidup
saya berikutnya. Perahu pengamat sudah saya bakar. Ada banyak pekerjaan
di kampung, juga di Partai Golkar. Banyak sekali, karena saya mengerti
apa yang disebut sebagai partai politik moderen dan bagaimana membangun
Indonesia moderen.
Saya sebut dalam pidato tentang Golkar Institute, bedanya dengan
CSIS adalah Golkar Institute menjadi partisan, sebagaimana dengan IRI
milik Partai Republik USA, NDI milik Partai Demokrat, FES dan FNS dari
Jerman, etc. (Syof)


      
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke