Maka bagi mereka yang malas-malas, banyak tidur, merintang-rintang
hari, menghabis-habisi umur. Tidak menggunakan otak, mata, telinga, hati,
kaki dan tangan. Didunia saja sudah dirasakannya sakitnya hidup ini, bagaikan
neraka. Karena sering kita amati banyak orang yang sakit, ialah mereka yang
tak menggunakan alat geraknya. Banyak duduk dan tidur, bermalas-malas.
Tidak mengasah otak, tidak melatih mata dan tak mempergunakan telinga.
Jadi ketika menunaikan Ibadah Haji, seakan-akan kita di bawa
menyelusuri dan menapaki jejak-jejak sejarah yang telah diukir oleh Nabi
Ibrahim a.s bersama keluarganya.
Kalau tidak, yakinlah bahwa anda belum menunaikan ibadah haji. Memang
anda telah berkunjung ke Mekkah, tetapi belum melakukan Thawaf. Anda telah
membeli kegersangan Padang Pasir, tetapi anda belum tiba lagi di arafah.
Untuk semua itu bagi yang menunaikan ibadah Haji. Marilah kita luruskan
niat, bahwa ibadah Haji hanya semata-mata ihklas karena Allah, sesuai dengan
Firman Suci_Nya dalam Al_Qur'an surat Al_Baqarah ayat 196 :"Sempurnakanlah
ibadah Haji dan Umrah Karena Allah...."
kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), maka (sembelihlah
korban yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum korban
sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada diantaramu yang sakit atau ada
gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur) maka wajiblah atasnya berfidiyah,
yaitu berpuasa atau bersedekah atau berkorban. Apabila kamu telah aman,
maka bagi siapa nyag ingin mengerjakan umrah sebelum haji (didalam bulan
Haji),(wajibliah ia menyemblih kurban yang didapat). Tetapi jika ia tidak
menemukan (binatangkorban atau tidak mampu) maka wajib berpuasa 3 hari dalam
masa haji dan 7 hari apabila kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh (hari)
yang sempurna. Demikian itu (kewajiban membayar Fid-yah) bagi orang-orang
yang keluarganya tidak berada (di sekitar) MAsjidil haram (orang-orang yang
bukan penduduk Mekah). DAn bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa
Allah
sangat keras siksaan_Nya
Ibadah Haji dapat diselesaikan dalam 4 hari, tapi Al_Qur'an menyatakan
bahwa "Haji adalah beberapa bulan tertentu (Q,2:197) Syawal, Zulkaedah dan
zulhijjah, Agar jemaah membawa bekal dan bekal terbaik adalah Taqwa.. Pakaian
biasa harus ditanggalkan dan pakaian Ihram dikenakan.
Dalam masyarakat minang kabau, rasa dibawa serta. Sesuatu
"dipaiyokan", dengan menghargai pendapat orang lain. Bulek aia di pambuluah,
bulek kato dek mufakat, maka kepemimpinan seperti ini terlihat jauh lebih
berhasil.
Tapi kalau orang tak dibawa beriya, maka kalau ada program yang tidak
jalan timbul ciloteh "Itulah awak kan indak dibawok sato, tangguanglah
surang." Memang ada orang yang kurang setuju dengan cara manajemen yang
seperti itu menyatakan, bahwa gaya itu hanya diterapkan jika bawahan hampir
se-taraf pengetahuan mereka dengan manajer. Tetapi bukankah setiap manajer
seyogianya juga seorang pendidik yang bertanggung jawab dalam membangun
stafnya ?
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---