/ Home  <http://cetak.kompas.com/> / Sumatera Bagian Utara
<http://cetak.kompas.com/sumaterabagianutara>  /
79 Rumah Diterjang Angin
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/04/00133312/79.rumah.diterjang.angi
n
Selasa, 4 November 2008 | 00:13 WIB 

Padang, Kompas - Sejumlah 71 rumah di Kelurahan Pasie Nan Tigo serta delapan
rumah di Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Padang, rusak
akibat diterjang angin kencang, Minggu (2/11) malam. Kerugian ditaksir
sekitar Rp 100 juta.

Hingga kemarin, baru sebagian pemilik rumah yang sudah memperbaiki atap
rumah mereka.

"Saya melihat pusaran angin datang dari arah utara menuju ke rumah saya.
Hanya hitungan detik, atap-atap rumah dan sebagian kayu penyangganya dibawa
angin. Senin (3/11) pagi, saya temukan seng atap berada 50 meter dari
rumah," ujar Eri, warga RT 05 RW 06 Kelurahan Pasie Nan Tigo, Senin.

Saat angin tiba, hujan masih turun rintik-rintik. Setelah angin menerbangkan
atap rumah, hujan lebat mulai mengguyur hingga dini hari.

Akibatnya, air menggenang di dalam rumah sampai sebatas mata kaki.

Seluruh pakaian, barang dagangan yang ada di warung milik Eri, basah
tergenang air.

"Semalaman ini kami tidak tidur karena takut kalau ada angin lagi," ujar
Eri.

Angin tidak mengenai seluruh rumah sehingga dua rumah yang bersebelahan
belum tentu mendapatkan efek yang sama. Hanya beberapa rumah yang dilewati
angin itu saja yang rusak.

Kondisi serupa dialami Jasni, warga RT 03 RW 07 Kelurahan Pasie Nan Tigo.
Suara seng atap rumah yang hendak diterbangkan angin menimbulkan gemuruh
sekitar lima menit. Atap rumah yang ada di dua kamar serta ruang tengah
hilang diterbangkan angin.

"Saya dan anak-anak hanya berlindung di bagian rumah yang masih dinaungi
atap agar sedikit terlindung dari air hujan semalam. Namun, tetap saja
seluruh keluarga dan barang-barang di rumah ini basah," ujar Jasni.

Angin kencang juga mencabut sejumlah kabel listrik sehingga arus listrik
padam di lokasi kejadian. Hingga Senin sore, tidak ada laporan korban jiwa
ataupun korban luka-luka akibat kejadian ini.

Kendati warga menyebut angin itu sebagai angin puting beliung, BMKG Tabing
mengkategorikan angin itu sebagai angin kencang.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Tabing Amarizal mengatakan,
pusaran angin yang dilihat warga itu terjadi akibat lokasi kejadian di
pinggir pantai yang agak miring.

Adapun kecepatan angin kemarin mencapai 30 kilometer per jam. "Timbulnya
angin ini merupakan gejala lokal yang terjadi menjelang hujan," ujar
Amarizal.

Lurah Pasie Nan Tigo Zulfahmi meminta warga yang menjadi korban angin itu
untuk mengungsi sementara ke rumah tetangga atau kerabat bila hujan dan
rumah belum bisa ditempati. "Rumah rusak terjadi pada 71 rumah di Kelurahan
Pasie Nan Tigo. Kerusakan mulai dari ringan hingga berat," kata Zulfahmi.

Sudah dilaporkan

Sementara itu, kondisi di lokasi bencana sudah dilaporkan oleh kedua
kelurahan kepada pihak kecamatan untuk diteruskan kepada Pemkot Padang.

Pemkot Padang diharapkan bisa mengambil tindakan sehubungan dengan angin
kencang yang menimpa warga di dua kelurahan itu.

Pada April lalu, sedikitnya tiga unit rumah di Kelurahan Air Tawar Barat,
Kecamatan Padang Utara, rusak diterjang angin kencang yang terjadi di
tengah-tengah hujan deras. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

Angin datang bersamaan dengan hujan lebat yang mengguyur Kota Padang.

Akibat terjangan angin, sejumlah seng di atap rumah terbawa angin.

Beberapa atap rumah bersama sejumlah kayu rusak terbang dibawa angin.

Angin cepat berputar-putar di atas rumah sehingga menerbangkan atap rumah
dan sebagian talang rumah rusak. Sebagian seng dan kayu menimpa rumah
tetangga sehingga atap rumah tetangga ikut rusak. (ART)


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke