Tidak banyak di dunia ini perempuan yg sesantun perempuan minang
Tak banyak yg segigih perempuan minang mengembangkan usahanya
Tak banyak didunia ini perempuan yg sesetia perempuan minang dan menjaga 
kehormatan suaminya
tak banyak di dunia ini perempuan yg jadi Bundo kanduang, limpapeh rumah nan 
gadang
pusek jalo tumpuan ikan ,pai tampek batanyo,pulang bakeh babarito
dan banyak lagi, alangkah baiknya jika buk Hifni yg merangkainya
Setiap nukilan dan paparan yg disimpul buk Hifni sangat bagus
salam teriring do'a
 
K Suheimi

--- On Thu, 11/13/08, HIFNI HFD <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: HIFNI HFD <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: PERSAHABATAN BAGAI &quot; KEPOMPONG &quot; by 
3vyniz
To: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: "[email protected]" <[email protected]>
Date: Thursday, November 13, 2008, 5:31 AM

Pak suhaemi yang dirahmati ALLAH serta sanak sapalanta,

dengan sangat senang hati bila dusanak kasadonyo ingin mempostin dalam blog
masing-masing.
Pemikiran ambo seperti itulah. Indak pandai menuturkan dalam bahasa minang yang
pas selain dengan tutur kata yang alah biasa dipakai 40 tahun dirantau...   
Insya allah ingin benar menulis dengan bahasa minang tulen.. Agar pembaca dapat
terpingkal membacanya.   
Ide cerita sih sudah ada. Baa kesantunan padusi minang itulah yang ingin ambo
ungkapkan kelak.
  
Wassalam,

evi nizhamul

suheimi ksuheimi wrote: 
> Bagus sekali perumpamaannya/ Memang kalau Buk Hifni yg menulis 
tulisannya bernas dan menyentuh 
>  terima kasih  akan saya simpan dalam Blog 
>    
>  salam 
>    
>  K Suheimi --- On Wed, 11/12/08, HIFNI HFD <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
>  From: HIFNI HFD <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED]
PERSAHABATAN BAGAI " KEPOMPONG " by 3vyniz To: "milis rang
minang" <[email protected]>, "taragak basuo"
<[EMAIL PROTECTED]> Date: Wednesday, November 12, 2008, 9:54
PM 
>    Persahabatan bagai Kepompong 
>  Oleh : 3vyniz 
>    
>    
>  Sejak dari masa kanak-kanak doeloe hingga menginjak remaja saya adalah
orang yang selalu membangga banggakan persahabatan. Bagi saya persahabatan
sarana kita saling berbagi rasa   baik duka maupun bahagia. 
>  Mengamati prilaku doeloe itu, ketika terdengar dentingan serta bunyi
kring.kering sepeda pak Pos , membuatku segera menghambur berlari menuju si
tukang Pos. Pak Pos pun akan tersenyum.. ketika wajah gadis remaja itu sumringah
menyambut sepucuk surat darinya. Pak Pos   adalah fasilitas fisik bergerak
untuk pengantaran surat dan paket pos pada masa itu. Seorang Pak pos sudah paham
betul tingkah laku pelanggan bila melihat seorang anak remaja menunggu
surat-surat dari para sahabatnya. 
>  Tidak melulu anak-anak remaja. Semenjak remaja hingga saat ini   -
secara pribadi aku masih memiliki sahabat pena dengan seorang perempuan tua yang
berusia sudah 87 tahun. Walau ia masih terbilang kerabat, apa yang ditulisnya
sering mendera bathin ini ketika ia sering ia menulis : Evy,… mata mintuo
sudah semakin kabur namun hati tak pernah suram…untuk berkirim surat padamu. 
>  Lain kali beliau menulis : ananda Evy… mungkin ini surat Mintuo yang
terakhir … entah umur mintuo panjang mintuo akan terus menulis surat padamu.
… dan yang lebih menyentuh didalam suratnya ia sering menulis : “ Walau
tangan tak mencapai biarlah hati yang menggapai…….. 
>  Aku meneteskan air mata karena terharu dan akhirnya merengek kepada –
suami agar Ia bersedia mengantarkan aku ke kota tempat tinggalnya. Disinilah aku
merasakan hikmat bersahabat dengannya – ia seorang isteri Mamak (Oom) – yang
cerdas dan tidak pernah pikun karena usia. Walaupun ia saat ini sudah 10 tahun
duduk dikursi roda. Walau tangannya yang semakin gemetar – karena kemampuan
motorik berkurang - ia tetap rutin menulis surat kepadaku. Bagiku ia adalah
bagaikan sebuah jembatan menuju masa lalu, yang kita tidak pernah ketahui dan
kita alami. Dari para orang tualah kita mengenal dunia masa lalu. 
>    
>  Begitulah cerita tempo doeloe , bagaimana cara membangun jaringan
persahabatan dikalangan anak-anak dan remaja. Dulu m emiliki sahabat pena, tidak
jauh berbeda dengan memiliki persahabatan dialam maya. Kita mengenal ratusan dan
bahkan ribuan orang yang kita tidak bisa membayangkan wajahnya seperti apa.
Putih ….   cakep ….   hitam … ganteng … rancak   ?. Yang pasti
sahabat kita di alam maya -   semisal Group Google – Group yahoo –
hanyalah, ketika   menilai bentuk tulisannya,   yang merupakan tutur kata dan
kearifan yang dibawanya dalam ber milis.   Perlukah pertemuan di alam maya
menjadi dialam nyata. Tergantung.. bagaimana kita menilai kelanjutan
>  persahabatan itu. Sejauh mana kapasitas dan kepentingan dalam
merealisasikan persahabatan itu menjadi pertemuan dialam nyata. 
>  Acungan jempol kita berikan kepada member Cimbuak yang membuahkan karya
Yayasan Palanta Cimbuak sebagai realisasi perwujudan silaturahmi dialam maya
menjadi silaturahmi dialam nyata. Demikian pula teman-teman dimilist RantauNet ,
yang akhirnya mampu menjalin persahabatan dialam maya menjadi dialam nyata. 
>    
>  Seorang mahasiswa fakultas kedokteran mengartikan persahabatan sebagai
berikut : 
>  “ persahabatan itu bagaikan sistem endokrin. Contohnya,
Renin-Angiotensin-Aldosteron. Ketika volume darah berkurang maka reseptor renin
di juxtaglomerulus ginjal mengirim sinyal ke sel angiotensinogen, Hormon untuk
mengeluarkan angiotensin I yang selanjutnya akan berubah di paru-paru menjadi
angiotensin II yang berfungsi untuk vasospasme. Keadaan volume darah akan
kembali ke normal. Begitu pula jika volume darah berlebih maka mekanisme
sebaliknya pun akan berlaku dan menyebabkan volume darah menurun dan kembali
normal. 
>  Aku menyimpulkan bahwa jika seseorang memiliki sahabat – akan
menyembuhkan penyakit darah jangkung alias darah tinggi ….. Betulkah ..? mari
kita tanya sama Pak Dokter.. 
>    
>  Lalu apa beda teman dengan sahabat ? pertanyaan ini ku coba lontarkan
pada seorang anakku masih ABG. Wah.. tak kalah dengan pemikiran orang gedean ia
bersuara : “ Ma..temen boleh banyak, tapi cuma beberapa orang dari mereka yang
kita anggep sobat. temen boleh tau banyak tentang kita, tapi sobat musti tau
detail tentang RAHASIA kita .. 
>  Jadi… sahabat itu pasti teman kita, akan tetapi teman belum tentu
sahabat..... 
>    
>  Nah dari uraian ku yang panjang ini ada sebuah lyric lagu dari
Sindentosca Band yang berjudul Kepompong …., yang menurutku mengandung
falsafah yang tinggi.   Amatilah lirik lagunya “ 
>    
>  dulu kita sahabat teman begitu hangat mengalahkan sinar mentari
dulu kita sahabat berteman bagai ulat berharap jadi kupu-kupu
* kini kita melangkah berjauh-jauhan kau jauhi diriku karna sesuatu
mungkin ku terlalu bertindak kejauhan namun itu karna ku sayang reff:
persahabatan bagai kepompong mengubah ulat menjadi kupu-kupu
persahabatan bagai kepompong hal yang tak mudah berubah jadi indah
------------------    dst 
>    
>  Aku mengartikan lirik lagu yang dibuat oleh group band itu adalah bahwa
persahabatan adalah simbol dari keselarasan dan ke-egois-an kehidupan manusia
...... Sesuatu hal yang tak mudah berubah menjadi indah.   Persahabatan sering
berakhir ketika maksud dan tujuan telah tercapai, seperti persahabatan didunia
politik. Seorang politikus   menjelma menjadi kupu kupu dan   berpindah pindah
karena mencari tempat untuk merasa nyaman..... 
>    
>  Sementara itu apa peranan Kepompong dalam perumpaan persahabatan ?   
>  Ia adalah bagai rahim seorang ibu. Ia mengatur pernafasan makhluk hidup
dengan sistem pernapasan yang canggih – yang   tidak mungkin mampu berbuat
sendiri. Inilah bukti ke-Mahakuasaan Allah dan kasih sayang-Nya diantara sesama
makhluk agar dapat meniupkan nafas kehidupan dengan mudah. Akan tetapi
makhluk-makhluk yang yang berada dalam kepompong kini telah menjadi dewasa dan
siap untuk keluar dan terbang, maka ia menjadi makhluk yang egois   dalam
kehidupannya.      
>    
>  Walaupun persahabatan itu terkadang seperti mata dan tangan. Ketika mata
menangis, tangan menghapus air mata. ketika tangan terluka - mata menangis.
Ketika mata tidak bisa melihat - tangan membantu untuk meraba. Akan tetapi ia
menganut   easy come…. Easy go… 
>    
>  Nah bagaimana dengan kita……???? Padahal sungguh aku menginginkan
persahabatan itu seperti mata dan tangan….. dan bukan sebagai kepompong…
     Namun apa daya…….???? 
>    
>    
>  Tangerang, 13 November 2008 
>    
>    
>    Wassalam 
>    3vy Nizhamul http://hyvny.wordpress.com
http://bundokanduang.wordpress.com 
>    
> 


      





      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke