Kab. Solok Selatan | Kamis, 20/11/2008 18:40 WIB

KSRG akan Dijadikan Perkampungan Tradisional Minangkabau

Solok Selatan, (ANTARA) - Kawasan Seribu Rumah Gadang (KSRG) di Nagari
Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera
Barat, akan dijadikan perkampungan tradisional Minangkabau. 

Kepala Tata Usaha (Ka TU) Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3)
Batu Sangkar, Zulkarnain, Rabu (19/11), kepada ANTARA mengatakan, KSRG
memiliki konsep perkampungan tardisional yang masih lengkap daripada di
daerah lain di Sumatera Barat. 

Konsep perkampungan tradisional Mingkabau, jelas Zulkarnain, selain
adanya rumah gadang, dalam perkampungan tersebut juga terdapat tapian
mandi atau kawasan khusus pinggir sungai yang dijadikan tempat mandi
masyarakat, pandan pusara atau pemakamam yang satu suku, lumbung padi,
lalu alun-alun untuk bermusyawarah oleh masyarakat. 

"Kawasan seribu rumah gadang masih memiliki beberapa unsur perkampungan
tradisional Minangkabau," katanya. 

Selain Rumah Gadang yang masih asli, ungkap Zulkarnain, dalam kawasan
tersebut juga masih memiliki lumbung padi yang asli. 

"Untuk pandan pusara, tapian mandi, dan alun-alun, masih belum
ditemukan. Tapi kami akan segera melaksanakan beberapa studi dan
pencarian di kawasan tersebut," jelasnya. 

Agar nantinya benda cagar budaya tersebut tetap terpelihara keasliannya
dan pihak BP3 mendapatkan keleluasaan untuk bisa menjaga keasliannya,
jelas Zulkarnain, harus dibuatkan semacam Perda oleh Bupati agar ada
payung hukumnya. 

"Kalau Undang-undang telah jelas mengaturnya yakni UU No. 5 tahun 1995
tentang Benda Cagar Budaya, tapi agar lebih kuat lagi Bupati juga harus
membuatkan Perda agar kelestarian dan keaslian kawasan seribu rumah
gadang nantinya bisa terjaga," jelasnya. 

Disinggung mengenai niat Disparsenbud Kabupaten Solok Selatan menjadikan
kawasan seribu rumah gadang sebagai home stay, Zulkarnain menyatakan,
pihaknya yang menawarkan kepada Disparsenbud agar sebahagian rumah
gadang yang tidak dipakai untuk bisa dimanfaatkan dengan tanpa merusak
keasliannya. 

"Kita yang menawarkan kepada Disparsenbud agar sebagian rumah gadang
yang tidak digunakan dijadikan home stay dengan tidak merubah bentuk
aslinya," katanya. 

Jika nantinya rumah-rumah gadang tersebut dikemas secara modern tanpa
meninggalkan bentuk aslinya, ungkap Zulkarnain, akan menjadi daya tarik
tersendiri bagi para penginap. 

"Tapi kesemuannya tersebut mesti di sosialisasikan kepada masyarakat
setempat dan diminta persetujuannya," ucapnya. (jn)




The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke