Assalamu'alaikum WW Sidang Palanta RN
Sato sakaki, dunsanak.
Satiok proyek Komersial besar yang menggunakan tanah areal besar dr suatu
wilayah apabila dilaksanakan, akan menimbulkan Hasil Positif(ekonomi) dan
Dampak Negatif
(ekonomi, lingkungan dan Budaya).
Dalam istilah makro ekonomi disebut Opportunity Income yang Hilang dan
Opportunity Cost yang akan Timbul.
11. Pemerintah mengharuskan Investor membuat AMDAL
22. Investor sendiri membuat EVALUASI PROYEK
33. Maka sebaiknya masyarakat Adat Pemilik Tanah Ulayat membuat sendiri
"analisa Cost
dan Benefit " proyek ini terhadap masyarakat pemilik Tanah Ulayat.
(((Kami sedang mengurus proyek Tambang di Nabire, Papua. Kami memberikan
kompensasi Hasil(prosentase hasil 10% dari pendapatan produksi Net) kepada
Masyarakat Adat pemilik tanah ulayat. Serah Terima pengelolaan tanah ulayat
ini(20 tahun) (5000 ha) dibuatkan berita acaranya, ditanda tangani seluruh
unsur masyarakat adat, diketahui Camat, Kapolsek dan Koramil. Kemudian kami
membayar UANG PESTA ADAT dan Uang Permisi.
Berita Acara Serah terima Pengelolaan Tanah Ulayat Adat inilah yang menjadi
dasar dari Pemerintah Daerah (Distamben) untuk memproses dan mengeluarkan SKIP,
KP PU dan proses selanjutnya.))
Assesement Hasil positif (ekonomi) maupun Dampak negatif (ekonomi,lingkungan
dll)
dari proyek Besar iko iyo memerlukan kajian nan Jujur dan Dalam.
Secaro konsep setiap unit indikator HASIL POSITIF maupun DAMPAK NEGATIF
disajikan dalam satu kertas Tabulasi dengan periode waktu Perlima tahunan
misalnya; th 2010, 2015,2020, 2025, 2030 dan seterusnyo
Contoh indikator positif; Tenaga kerja putra daerah yang terserap, iuran
tahunan yang diterima pemilik tanah ulayat; belanja makan dan minum yang
terserap oleh usahawan sekitar;
Contoh indikator Dampak Negatif; pendapatan hilang pertahun karena alih fungsi
tanah
(opportunity income yg hilang), kerusakan lahan, kerusakan ekologi.
Demikian sumbangan pemikiran kami semoga bermanfaat bagi masyarakat, dan semoga
bernilai ibadah untuk kami
Wassalamu'alaikum WW
Erinos Muslim Tanjung Bgd Rajo (51)
asli urang lambah ngarai sianok
Sadang di Nabire, Papua
________________________________
Dari: Muzirman -- <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: rantaunet <[email protected]>; MuzIrman <[EMAIL PROTECTED]>
Terkirim: Kamis, 20 November, 2008 22:55:22
Topik: [EMAIL PROTECTED] Antisipasi dan assessment, adanya BLOK MINYAK?
Pertanyaan nya adalah " siapa mendapatkan apa dgn adanya blok Minyak tsb?
Brp percent yg akan di tarik oleh Pusat?, brp yg tinggal di propinsi?
jangan sampai, sekitar 15 thn yg lalu saya liwat dr PKU ke Dumai,
anak2 pedalaman berdiri (keluarga Sakai ?) berdiri di tepi pipa besar
tempat menyalurkan minyak, dgn segala buruk, baju lusuh, tanpa alas
kaki, dan kurus kurang gizi. Dan sekarang saya tidak tahu lagi
informasi nya. Mungkian ada yg bantu, trims.
Brp percent kah anak2 Irian masih pakai koteka? hasil perut bumi nya
telah terkuras, dan teluk laut nya yg tercemar tempat pembuangan
"ailing'? sehingga tidak bisa lkan2 berkembang sebagai sumber protein
perikanan masayarakat desa sekitanya telah punah. PT. Freeport, yg
sering di gugat , tp tetap gagahnya??
K.........
Sekian saja dulu, Wass.
Muzirman Tanjung(rantau jauah).
Coba Yahoo! Messenger baru
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---