Tak seorangpun terlepas dari penderitaan
Oleh : K Suheimi 

Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya 
mendengar Radio Classy dengan judul   Tak seorangpun terlepas dari penderitaan

Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin Dan saya minta izin untuk ini 
disampaikan pada pembaca saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat 
menikmati
 

Suatu ketika ada seorang ibu yang sangat berduka , karena anak satu-satunya 
mati,, Sembari membawa jenasah anaknya, wanita ini menghadap Sang Guru untuk 
meminta mantra atau ramuan sakti yang bisa menghidupkan kembali anaknya,,

Sang Guru mengamati bahwa wanita di hadapannya ini tengah tenggelam dalam 
kesedihan yang sangat mendalam, bahkan sesekali ia meratap histeris,, 
Sepertinya tidak memungkinkan untuk memberinya kata-kata penghiburan atau 
penjelasan yang dirasa masuk akal,,

Sambil berpikir sejenak , sang guru itupun berkata ,

“Aku akan menghidupkan kembali anakmu, tapi aku membutuhkan sebutir biji lada,,”

“haa,... semudah itukah syaratnya?” tanya wanita itu dengan keheranan,,

“Oh...  ya, biji lada itu harus berasal dari rumah yang anggota penghuninya 
belum pernah ada yang mati,,”

Dengan “semangat 45″, wanita itu langsung beranjak dari tempat itu, hatinya 
sangat antusias, 

“Guru ini memang sakti dan baik sekali, dia akan menghidupkan anakku!” , 
pikirnya dalam hati ,,

Diapun mendatangi sebuah rumah, mengetuk pintunya, dan bertanya: “Tolonglah 
saya,, Saya sangat membutuhkan satu butir biji lada,, Maukah Anda 
memberikannya?” 

“Oh, boleh saja,” jawab tuan rumah,, 

“Anda baik sekali Tuan, tapi maaf, apakah anggota rumah ini belum pernah ada 
yang mati?” 

“Oh, ada, paman kami meninggal tahun lalu,,” 

Wanita itu segera berpamitan karena dia tahu bahwa ini bukan rumah yang tepat 
untuk meminta biji lada yang dibutuhkannya,,

Ia mengetuk rumah-rumah berikutnya, semua penghuni rumah dengan senang hati 
bersedia memberikan biji lada untuknya, tetapi ternyata tak satu pun rumah yang 
terhindar dari peristiwa kematian sanak saudaranya,, “Ayah kami barusan 
wafat…,” “Kakek kami sudah meninggal…,” “Ipar kami tewas dalam kecelakaan 
minggu lalu…,” dan sebagainya,,

Ke mana pun dia pergi, dari gubuk sampai istana, tak satu tempat pun yang 
memenuhi syarat tidak pernah kehilangan anggotanya,, Dia malah terlibat dalam 
mendengarkan cerita duka orang lain,, Berangsur-angsur dia menyadari bahwa dia 
tidak sendirian dalam penderitaan ini , tak seorang pun yang terlepas dari 
penderitaan,, 

Pada penghujung hari, wanita ini kembali menghadap Sang Guru dalam keadaan 
batin yang sangat berbeda dengan sebelumnya,, Dia mengucap lirih, 

“Guru, saya akan menguburkan anak saya,,” 

Sang Guru hanya mengangguk seraya tersenyum lembut,, 

Classy people , dari cerita tadi , bisa kita simpulkan bahwa penderitaan hanya 
benar-benar bisa diatasi dengan pengertian yang benar akan dua hal , yaitu 
kenyataan hidup sebagaimana adanya, bukan sebagaimana maunya kita, dan 
bahwasanya pada dasarnya penderitaan dan kebahagiaan adalah sesuatu yang
bersumber dari dalam diri kita sendiri,,

Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'an 

Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebaktian, akan 
tetapi sesungguhnya kebaktian itu ialah beriman kepada Allah, Hari Kemudian, 
malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya 
kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang 
memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) 
hamba sahaya, mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang 
menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam 
kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang 
benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa. (QS. 2:177)

Padang 28 Nov 2008





      
___________________________________________________________________________
Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.
Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.
http://id.messenger.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke