Quote ----- Original Message ----- > From: Ubaida Ibrahim > To: undisclosed-recipients: > Sent: Friday, November 21, 2008 5:13 PM > Subject: FW: AWAS MINYAK BABI DI GADO GADO BOPLO > > Forwarded dari temen, kebenaran nya, saya sendiri tidak tau, mudah2 an > dengan ada nya email ini, kita bisa lebih berhati-hati > > Dear Friends, > > Sebenarnya saya sudah lama tahu, tapi lama2 dibuntuti perasaan bersalah > juga kalo terus diem aja.. > Bagi muslim yang kebetulan penggemar Gado gado Boplo dan selama ini belum > tau, > maaf banget gado gado mereka terutama yang bumbu kacangnya yang merupakan > campuran kacang tanah dan kacang medenya itu diogoreng dengan MINYAK BABI. > > Ini saya ketahui karena saya adalah mantan pegawai di Gado Gado Boplo. Saya > dulu bekerja sebagai staf akunting yang sehari harinya bertugas mengecek bon > bon pembelian dari para suplyer makanan. Pada awal awal saya bekerja saya > menemukan MINYAK BABI yang tertera dalam bon-bon belanjaan dari supplyer. > Waktu pertama saya konfirmasi ke dept head akunting saat itu yang notabene > adalah orang chineese, jawabannya adalah " oohh itu adalah belanjaan pribadi > yang salah masuk bon". Saat itu saya bisa mengerti. > Namun hari hari berikutnya MINYAK BABI tersebut terus tertera pada bon bon > supllyer itu sehingga saya mulai timbul curiga bahwa minyak babi tersebut > memang digunakan untuk menggoreng Kacang Tanah dan Kacang Mede di rumah > pemilik gado gado Boplo itu. > Perlu diketahui bahwa beberapa bumbu diracik langsung oleh pemilik Gado gado > Boplo sendiri (termasuk bumbu kacang Mede yang menjadi andalan) di rumahnya > dan diproduksi dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan > 4 outlet saat itu. Saya menduga Kacang tanah dan Kacang mede tersebut > digoreng (DENGAN MINYAK BABI), digiling dan dihaluskan di rumah pemilik Gado > gado Boplo tersebut. Setelah diolah di rumah lalu dikirim ke dapur sentral > berbentuk bumbu yang sudah jadi. Sehingga para karyawan di dapur sentral dan > di restoran tidak mengetahui apa saja campuran campuran di dalam bumbu > kacang tersebut. Sangat masuk akal bila di saya urut urut masalahnya dari > mulai pembelian bahan-bahan, pengolahan sampai ke penjualan. > Lama saya berfikir dan menduga duga... setelah bisik bisik dengan karyawan > lain di kantor, ternyata saya temukan jawabannya dan PASTI bahwa kacang > tanah dan kacang mede tersebut memang DIGORENG denagn MINYAK BABI. > > So teman2..yang muslim saya harap berhati2 ya!! > > > Unquote > > Wassalam Kemal Anas L 56,7
> > > ------------------------------ > Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. > <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/invite/> > Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "RantauNet" Google Groups. Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/RantauNet?hl=id -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
