kenalan ambo nan lah bepengalaman dalam dunia kewartawanan
di luar negri ketika akan membuka koran di tanah air,
duit habis izin tidak keluar akhirnya pulang lagi.

demikian birokrasi di tanah air yg katanya siap
membantu.

ambo bisa membayangkan kesulitan proses Mak Itam 
yg sanak ambo Yulnofrins hadapi sebelum, sedang
dan nantinya(mudah2an phase ini tidak lagi).

memang garang Mak Itam ko.

wassalam
boes


On Tue, 2008-12-02 at 23:09 -0800, Yulnofrins Napilus wrote:
> Assalamualaikum ww
>  
> Adi Dunsanak kasadonyo,
>  ///

> 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke