Propinsi | Sabtu, 20/12/2008 21:22 WIB

Lagu 

  <http://www.antara-sumbar.com/id/foto/berita/elly-kasim.jpg> 
Artis legendaris Minang, Elly
Kasim (nasron.wordpress.com)

Padang, (ANTARA) - Lagu Minang "Ayam den lapeh" (ayam ku lepas) yang
dipopulerkan artis legendaris Minang, Elly Kasim (64) bisa dicuri bangsa
lain, jika pemerintah Indonesia tidak membentenginya sebagai hasil karya
cipta anak negeri ini. 

"Saya sudah manggung di hampir seluruh daerah di Indonesia dan lagu
'Ayam den lapeh' begitu populer, termasuk di luar negeri. Saat saya ke
Vietnam ternyata lagu itu sudah diterjemahkan ke bahasa setempat," kata
Elly Kasim di Padang, Sabtu. 

Saya bangga lagu itu menembus antarnegara, tapi jika sudah diterjemahkan
dalam bahasa asing dikhawatirkan bisa diklaim sebagai karya mereka
nantinya, tambahnya. 

Sudah banyak seni karya cipta anak negeri dan seniman Indonesia dicaplok
dan diakui pula orang bangsa lain. Saya sebagai penyanyi yang
mempopulerkan lagu itu, sangat berharap pemerintah dan pihak terkait
Indonesia melindungi hak cipta lagu-lagu anak bangsa ini dari pengakuan
negara lain, kata Elly. 

Elly Kasim berada di Padang untuk menerima penghargaan, "A Lifetime
Achiefment Award" sebagai tokoh kebudayaan dan pariwisata Sumatra Barat
2008, dalam ajang "West Sumatera Tourism Award" 2008. 

Putri Minang kelahiran, Tiku, Kabupaten Agam, Sumbar, 27 September 1944
ini terpilih atas pengabdiannya dalam dunia seni, terutama lagu Minang
dan telah meluncurkan lebih dari 100 album sejak 1961 dan sejumlah lagu
hits-nya tidak saja populer di Sumbar, tapi juga nasional dan
internasional seperti "Ayam den Lapeh". 

Selain itu, Elly dengan sanggar keseniannya juga mempromosikan aneka
kesenian Minang khususnya lagu dan tari tradisional dengan mengelar
pertunjukan baik di dalam maupun dihampir 20 negara. 

Sejumlah lagu Minang yang dibawakan Elly Kasim menjadi legenda dan masih
dikenal hingga saat ini seperti "Ayam Den Lapeh, Bareh Solok, Kaparinyo,
Si Nona, Lamang Tapai, Dayung Palinggam, Kelok Sembilan, Roda Padati,
dan Mudiak Arau. 

Lagu-lagu Elly Kasim beredar di tengah masyarakat melalui album puluhan
piringan hitam, kaset dan VCD selama 45 tahun. Elly menjadi legenda
seniman Minangkabau yang mampu berkiprah baik nasional mapun
internasional. (*/wij)

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image002.jpg>>

Kirim email ke