*Assalamualaikum ww* *Ketika saudara2 kita sesama Muslim dibantai habis2an entah itu di Afganistan, Patani Thailand, Filipina Selatan, Iraq dan banyak tempat2 lain-nya bahkan sekarang di Gaza Strip Palestina terlihat hanya beberapa bagian saja dari umat Islam ini yang peduli sedangkan lain-nya tidak ambil pusing alias EGP*
*Kenapa bisa demikian yaa?* *Seperti-nya sejak keruntuhan Khilafah Islamiyah 1924 di Turki umat Islam benar2 berada dibawah cengkraman barat, hukum2 Islam di-abaikan, Alqur'an ditinggalkan lalu tradisi dan nilai2 barat mulai merasuki benak umat Islam dan proses baratisasi berlanjut terus terutama melalui kalangan terpelajar sebagai implikasi dan hegemoni rezim kolonial terhadap pendidikan dan kebudayaan sehingga muncul generasi2 anak bangsa yang masih tetap berpredikat Islam namun ber-otak barat* *Melalui pendidikan cara barat yang diadopsikan kedalam kepala kaum muda Islam telah memunculkan kaum terdidik yang borjuis,kapitalis, liberalis bahkan mungkin komunis. Ini berbeda sekali dengan pendidikan yang bertujuan melahirkan seorang Muslim yang diwarnai oleh nilai2 Alqur'an* *Diakui memang ada proses pendidikan manusia Muslim yang menganggap sudah memadai kok dalam ber-Islam dengan udah mau mendirikan sholat, puasa, dzikir dan do'a namun ketika disampaikan bagaimana kondisi Islam dan umat Islam lain-nya dia hanya cukup ber-hauqullah (mengucapkan La haula wala quwwata illa billah) atau ber-Istirja' (mengucapkan Inna lillahi wa inna Illaihi raji'un), lalu kembali tenggelam dengan kesibukan-nya sendiri, sangat di-sayangkan memang* *Model pendidikan Muslim seperti ini tentu beda dengan model pendidikan Muslim yang hati-nya penuh meluap bergejolak semangat ke-Islaman bak gejolak air dipanaskan diatas tungku bara api, hati-nya pilu seperti garam yang larut dalam air, lalu kepiluan itu berubah menjadi kekuatan yang mendorong untuk bergerak dan motivasi yang membangkitkan untuk melakukan perubahan yang tidak terhalang oleh nasionalisme yang sempit * *Tanah Air Islam adalah dimanapun diatas bumi ciptaan Allah ini dikumandangkan suara adzan termasuk Jalur Gaza* *Wasalam* *armansamudra * 2009/1/4, adib fadhil <[email protected]>: > > Guna Mendukung Solidaritas untuk saudara-saudara kita yang ada di Palestina > saya lampirkan berita berikut ini > Saturday, 03 January 2009 > > Pembantaian berlanjut…. 70 anak menjadi syuhada. > > [image: Image] > > *Gaza**: *Pesawat-pesawat tempur Zionis Israel terus membombardir Jalur > Gaza. Rudal-rudalIsrael menghancurkan rumah-rumah warga yang terisolir. > Hingga, Sabtu (03/12) pagi, lebih dari 437 Palestina gugur dan 2300 terluka, > 400 lainnya dalam kondisi sangat kritis. > > Direktur Pelayanan Ambulan dan Gawat Darurat Departemen Kesehatan > Palestina, Dr. Muawiyah Husnain mengatakan jumlah korban meninggal anak-anak > mencalai lebih 70 anak dan jumlah kaum wanita yang meninggal mencapai lebih > dari 34 jiwa. Selebihnya adalah warga sipil. Dia menyatakan bahwa kondisi di > rumah sakit-rumah sakit Jalur Gaza sangat buruk. > > Selama Jum'at (02/01), sebanyak 12 orang Palestina gugur di antaranya > adalah 6 bocah dan seorag wanita dalam rangkaian bombardemen yang > dilancarkan pesawat-pesawat tempur Zionis Israel. > > Pembantaian paling biadab terjadi pada hari Kamis (01/01). > Rudal-rudalIsrael menggempur rumah pemimpin Hamas Dr Nazar Rayyan di > Jabaliya, wilayah utara Jalur Gaza, yang merupakan daerah pada penduduk. > Sebanyak 16 anggota keluarga gugur, termasuk 4 istri Rayyan dan 9 anaknya > laki-laki dan perempuan. > > Pesawat-pesawat tempur Zionis Israel terus melancarkan serangan secara > massif ke Jalur Gaza. Mereka focus pada wilayah-wilayah perbatasan di Beit > Hanun, kampung at Tufah, dan Jabaliya timur laut Jalur Gaza. Hal ini > dilakukan Israel sebagai persiapan untuk melancarkan serangan militer darat > ke Jalur Gaza. > > Menteri Kesehatan Palestina Dr. Baseem Naeem sebelumnya telah menegaskan > bahwa korban pembantaian terbuka yang dilakukan Zionis Israel di Jalur Gaza > sejak hari Sabtu (27/12), terus bertambah banyak. Terlebih ada ratusan > korban luka yang dalam kondisi kritis dan puluhan lainnya masih di bawah > puing-puing reruntuhan. > > Naeen menegaskan persediaan obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya sangat > kurang untuk menghadapi kondisi darurat ini. Dia mengungakapkan ada 105 > jenis obat-obatan utama yang stoknya nol, 225 kebutuhan medis lainnya > stoknya juga nol. Sementara itu 93 bahan khusus laboratoriam stoknya juga > nol. > > Naeem mengatakan 50% mobil ambulan tidak bisa beroperasi karena tidak ada > gas dan bahan bakar akibat blockade. Saat ini juga sangat dibutuhkan > pembangkit listrik. Naeem menegaskan semua itu sudah terjadi sejak sebelum > pembantaian yang dimulai Israel Sabtu lalu dan akibat blockade Israel. Dia > mengatakan, "Agresi terjadi di tengah-tengah sikap diam Arab yang membunuh > dan persekongkolan dunia." > > Dia menyatakan pasukan penjajah Zionis Israel tidak hanya menggempur > isntitusi-institusi dan gedung-gedung namun mulai mengempur > fasilitas-fasilits sipil dan rumah-rumah warga. Ada puluhan peringatan untuk > mengosongkan rumah dan ancaman kepada para penghuninya akan dihancurkan di > atas kepala mereka. Dia meminta pengiriman tim medis Arab dan rumah > sakit-rumah sakit lapangan untuk membantu pengobatan korban luka di > saat-saat korban tiba. Dia mengimbau Negara-negara Arab untuk mengirim > obat-obatan dan kebutuhan medis secepatnya dan mengganti kekurangan mobil > ambulan dengan mengirim mobil ambulan yang siap beroperasi. > > Pihak Mesir sendiri tetap menolak membuka pintu gerbang Rafah untuk > pengiriman obat-obatan, peralatan medis serta tim medisnya ke Jalur Gaza. > Mesir hanya mengizinkan pengiriman korban ke gerbang Rafah untuk kemudian > diangkut ke Mesir atau Negara Arab lainnya. > > Mengenai pengiriman korban luka melalui gerbag Rafah ke Mesir, Naeem > mengatakan, "Ada kesulitan membawa korban ke luar Jalur Gaza. Padahal ada > banyak korban luka yang sangat serius. Apapun upaya membawa korban dengan > tidak aman justru membuat hidup mereka terancam bahaya. Kami masih ingat > meninggalnya 6 korban luka di Arisy terakhir." > > Dia mengatakan, "Kami siap membawa korban luka kapan kondisi mereka > stabil." Dia menegaskan bahwa pemerintah Haniyah sudah meminta mobil ambulan > Mesir masuk ke Gaza untuk mengevakuasi korban namun mereka menolak dengan > alasan politik. Naeem mengatakan, "Siapa yang ingin membantu rakyat > Palestina dalam ujian ini maka harus memudahkan sampainya tim dokter dan > rumah sakit lapangan masuk secepatnya pada saat-saat sulit di Jalur Gaza." > > Menurutnya, sudah ada ratusan dokter Arab yang menunjukkan kesiapan mereka > untuk masuk ke Jalur Gaza. Sebagian mereka sudah bermalam di sisi perbatasan > Mesir dari gerbang Rafah berharap bisa masuk. Namun otoritas Mesir menahan > mereka. > > Dia menambahkan, bahkan tim medis dari departemen kesehatan Palestina sudah > berada di sisi Jalur Gaza dari gerbang Rfah sejak pagi untuk menerima > bantuan medis Arab, namun otoritas Mesir tidak mengizinkan mereka masuk > hingga saat ini. > Naeen mengucapkan terima kasih kepada Negara-negara yang sudah membantu > seperti Qatar, Arab Saudi dan Libia. Namun pihaknya kembali meminta Mesir > mempermudah masuknya bantuan ini dan membuka gerbang untuk masuk tim tim > medis ke Jalur Gaza. *(Sumber:infopalestina) > > dari http://www.knrp.or.id/ > * > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
