KALENDER CALEG CONTENG CONTRENG

By : Jepe

 

Tanggal 9 April 2009 negara kita akan mengadakan pesta demokrasi atau
pemilihan umum secara lansung, umum, bebas dan rahasia (luber). Segenap
masyarakat yang menggunakan hak suaranya akan berbondong-bondong menuju
bilik-bilik Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih wakil-wakil
mereka yang akan duduk di parlemen. Para wakil rakyat melalui partai
masing-masing diseluruh Indonesia akan memperebutkan 15.759 kursi untuk
DPRD Kabupaten dan Kota, 1.998 kursi DPRD Propinsi, 560 kursi DPR
(Nasional) dan 132 kursi DPD.

 

Tentunya para calon legislative (caleg) yang bertarung untuk merebut
kursi tersebut saat ini sibuk mensosialisasikan dirinya  agar dikenal
dan mendapat simpati oleh masyarakat dengan berbagai cara, salah satunya
dengan memasang spanduk, billboard, baliho, stiker dan kalender
ditempat-tempat umum yang strategis.Tadi pagi ketika saya sarapan
disebuah warung ketupat/lontong gulai "cubadak dan paku" ala masakan
Pariaman yang cukup ramai pelangganan di Kota Pekanbaru , dinding warung
yang terbuat dari papan ini tidak luput menjadi sasaran para caleg untuk
memperkenalkan dirinya pada masyarakat.

 

Boleh dikatakan tidak ada lagi ruang tersisa didinding tersebut
ditempeli kalender tahun 2009  dan stiker yang rata-rata bergambar foto
diri caleg dengan partainya serta tokoh nasional yang diusung oleh
partai tersebut.Cukup menarik saya perhatikan kalender-kalender tersebut
dengan foto-foto para caleg dengan berbagai slogan, janji dan
reterorikanya. Foto diri mereka dalam kalender tersebut tentunya
rata-rata bajunya disesuaikan dengan warna partai begitu juga jas, dasi,
artribut dan asesoris lainnya yang menempel ditubuh caleg begitu pas dan
serasi dengan lambang partai sebagai perahu mereka untuk duduk nantinya
menjadi anggota dewan.

 

Foto diri mereka baik secara individu maupun kolektif dalam partai yang
sama (ya nggak mungkin dong satu kalender gabung sama partai yang lain,
kan belum duduk masih bertarung nah ntar kalau sudah duduk yang lawan
bisa jadi kawan, dulunya berkawan dalam satu kalender nanti bisa jadi
lawan) cukup menarik saya perhatikan gaya-gaya mereka.

 

Ada yang kalem menatap tajam kedepan dengan jas resmi berdasi layaknya
pas poto ijazah, foto dari pinggang sampai kepala dari samping caleg
tersebut menunjuk-nunjuk seperti orang yang berorasi atau mungkin
sekedar menunjuk aja kali ya, capek menunjuk ada juga foto caleg yang
mengepal tangan seperti tinju sayang karena foto tentu gambar statis
jika bergerak bisa jadi kayak itu..tu iklan ekstar Joss, sambil menarik
tinju kebawah berkata Yes..yes. Ada yang kompak bersama-sama seperti
kebanyakan cara-cara berfoto ria yang paling standar banget gayanya
yaitu berbaris segaris yang dibelakang berdiri sedangkan yang didepan
duduk, la iya la masak sih yang didepan berdiri dan dibelakang duduk
jadi nggak kenal dong caleg yang dibelakang oleh masyarakat.

 

Lalu ada juga caleg yang bawa-bawa mikropon genggam layaknya seperti
mahasiswa berorasi menentang kenaikan BBM atau jangan-jangan
terinspirasi  oleh vokalis Jamrud ketika diatas panggung bernyanyi
membawa mikropon untuk mendapatkan efek suara yang khas, anda penggemar
grup band Jamrud pasti kenal dong lagu apa vokalisnya ini pakai mikropon
genggam.Pokoknya semarak gaya dan penampilan foto para caleg tersebut
dikalender, tapi yang pasti saya tidak menemukan foto diri mereka
dikalender tersebut misalnya lagi tidur-tiduran (nggak tahu deh nanti
kalau sudah duduk suka "bobok-bobok siang" ), foto lagi "nyekek" botol
minuman keras (nggak tahu juga deh kalau sudah  duduk suka "nyekek"
botol minuman beralkohol), foto bawa-bawa kopor (nggak tahu juga deh
nanti kalau sudah duduk bawa kopor yang berisi "fulus" hasil
gratifikasi), foto bareng sama selingkuhannya (nggak tahu juga deh kalo
sudah duduk sering dugem dan asyik geboy sama selingkuhan, sudah mabuk
sih habis "nyekek" botol miras). Ya sudah postif saja,  sekarang mereka
para caleg lagi sosialisai tentu baik-baik semua dengan segala janji
yang cukup "mengesan" rakyat jika mereka duduk tentunya akan berbuat
sesuai dengan janji yang mereka torehkan dikalender tersebut.

 

Sambil menikmati ketupat gulai  yang pedasnya menggigit ini ditambah
tiga butir sala lauk sebuah jajanan pasar khas orang Pariaman, sambi
menatap kalender-kalender tersebut tentu ada juga yang menarik lagi saya
perhatikan yaitu tanda betul (correct mark) pada sebuah tabel sederhana
dimana nomor urut para caleg tersebut berada, artinya masyarakat yang
menggunakan hak pilihnya para caleg berpesan jangan lupa untuk
menyontreng namanya dengan memberi tanda betul.

 

Dikalender tersebut ada yang menulis conteng, ada juga contreng, lalu
centang tapi yang saya perhatikan tidak ada yang coblos mungkin pada
pemilu nanti kita bukan mencoblos lagi alias menusuk, ya rakyat cukup
menaruh iba pada calegnya kalau ditusuk itukan sakit, tapi kalau mereka
nanti menusuk rakyat itu baru tidak sakit.Lalu menurut anda mana yang
betul Conteng atau Contreng, jika saya yang anda tanya saya pilih yang
betul adalah contreng alasannya adik saya yang membuat stiker salah satu
caleg komplain terhadap hasil disain adik saya tersebut yang menulis
Conteng, lalu caleg ini membetulkan disain striker ini menjadi Contreng
(pakai R)

 

Kalau begitu (asal usilnya) jika centang tentu centrang, jika coblos
tentu coblros, ahaaa jadi ingat sebuah joke teka teki teka teko begini :

 

"Apa beda anjing dengan anjring, apa beda kucing dengan kucring, apa
beda  sapi dengan sapri, apa beda kuda dengan kudra"

 

Jawabannya jika mengacu pada conteng contreng dan centang centrang
tentunya anjing, kucing, sapi  dan kuda berkaki empat, sedangkan
anjring, kucring, sapri dan kudra berkaki empRat.
Huakakak..kak..kak..kak...lucu ngak lucu kabur dulu ahhh. Sambil kabur
pesannya kira-kira begini dengan berteriak bawa mikropon tangan "Selamat
berjuang para caleg kami memperebutkan 18.449 kursi yang tersedia" Walah
ganjil amat ya kurang satu, kalau begitu saya akan bawa satu kursi tanpa
harus rakyat conteng contreng saya untuk menggenapinya menjadi pas dan
angka tersebut lebih mudah mengingatnya menjadi 18.450 Kursi.

 

Sepertinya ada yang protes "enak aja lu jepe, berjuang dulu dong...start
from zero dong ah..kalau memanjat tu dari bawah, nah kalo ente bawa
kursi gratis tu memanjat dari pucuk, nanti deh kalo elu udah ngetop
boleh lah memanjat dari pucuk tapi kalo lu jatuh..gue nggak jamin
rasanya sakit"

Kalau begitu ya sudah, kursi yang satu ini saya pakai dirumah saja
sambil goyang-goyang kaki nonton caleg bertarung

 

Pekanbaru, 15 Januari 2009

 

     

 

 

   INI KALENDER SAYA

 

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image001.jpg>>

Kirim email ke