PUSTAKA IPTEK

Jurnal Saint dan Teknologi BPPT

 

 

 

 

VV.B.02

JUDUL ; KEBIJAKAN TEKNOLOGI UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI DAN
PARIWISATA DI KOTA BUKITTINGGI

PENGARANG : Ati Widiati
P2KTPW - PKT - BPPT
[email protected]

Abstract 
Industry and tourism sectors are potential sectors to increase
Bukittinggi's performance in interregional competitiveness.
Nevertheless, there are still many weakness and threats that must be
anticipated. This research analyses the performance of both sectors,
using technology component approach, and recommends technology policies
to increase the competitiveness of both sectors. 
Kata kunci : industry, tourism, technology component, competitiveness

SUMBER : 
Prosiding Seminar Teknologi untuk Negeri 2003, Vol. V, hal. 59 - 77
/HUMAS-BPPT/ANY

PENDAHULUAN
Semakin tingginya intensitas persaingan antarwilayah merupakan salah
satu fenomena yang menjadi ciri utama dinamika perekonomian global pada
abad ke-21. Eksistensi sebuah wilayah dalam konteks perekonomian global
tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan wilayah yang bersangkutan
menciptakan basis-basis keunggulan dalam persaingan ekonomi
antarwilayah. Sudah menjadi sebuah "kesepakatan" bahwa persaingan
antarwilayah pada hakekatnya merupakan perwujudan dari persaingan
antarperusahaan (intercorporation competition) dalam memasarkan
produk-produk unggulannya di pasar domestik maupun pasar internasional
(1).
Di Indonesia sendiri, persaingan antarwilayah diperkirakan akan
berlangsung antardaerah otonom, terutama pada level kabupaten/kota.
Daerah otonom yang miskin sumberdaya alam, sumberdaya manusia, dan
teknologi akan berupaya keras melaksanakan berbagai strategi untuk
meningkatkan daya saingnya. Tujuan utamanya adalah agar tidak tenggelam
di antara daerah otonom yang memiliki sumberdaya alam, sumberdaya
manusia, dan teknologi yang kompetitif.
Sementara itu, di tingkat global, sedikitnya terdapat tiga fenomena yang
berperan penting dalam peningkatan intensitas persaingan antarwilayah.
Pertama, tren perdagangan global. Perdagangan global menciptakan pasar
dunia yang luasnya berlipat-lipat dibandingkan pangsa pasar sebelumnya.
Globalisasi yang ditandai dengan berkembangnya kawasan ekonomi maupun
kawasan perdagangan bebas (free trade area) akan berdampak pada kegiatan
ekonomi di seluruh dunia. Persaingan antara produk impor dan produk
lokal tidak hanya terjadi di pasar lokal, tetapi juga di pasar luar
negeri. Bahkan perdagangan bebas telah memaksa perusahaan transnasional
menerapkan sistem outsourcing untuk memenuhi produksinya. Sebagai
contoh, industri mobil Jepang memang menjadi ekportir terbesar di dunia
saat ini, tetapi sebagian besar bahan baku maupun komponennya harus
didatangkan dari negara lain.

PENUTUP
Merujuk pada uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa daya saing sektor
industri dan pariwisata Kota Bukittinggi dalam percaturan regional dan
global masih relatif rendah. Karena itu, harus disusun serangkaian
kebijakan teknologi peningkatan daya saing agar kedua sektor tersebut
tetap survive dalam dinamika persaingan dengan wilayah-wilayah lain.
Secara makro, arah kebijakan teknologi peningkatan daya saing -
sebagaimana telah dipaparkan dalam tabel 9 dan Tabel 10 - yang akan
ditempuh mengacu pada :

*       Aggressive strategy, yaitu strategi pengembangan industri,
perdagangan, dan jasa yang memiliki kekuatan dan peluang untuk terus
tumbuh. Program-program di sini ditekankan pada kegiatan-kegiatan yang
berorientasi kepada pertumbuhan nilai tambah (growth) sektor industri
dan pariwisata. 
*       Competitive strategy, yaitu strategi pengembangan industri,
perdagangan, dan jasa yang memiliki kekuatan, tetapi menghadapi ancaman
dari pihak luar. Program-program di sini ditekankan pada
kegiatan-kegiatan yang berorientasi kepada peningkatan daya saing
(competitiveness) sektor industri dan pariwisata. 
*       Conservative strategy, yaitu strategi pengembangan industri,
perdagangan, dan jasa yang memiliki kelemahan, tetapi punyai peluang
untuk berkembang. Program-program di sini ditekankan pada
kegiatan-kegiatan yang berorientasi kepada penguatan (strengthen) basis
sektor industri dan pariwisata. 
*       Defensive strategy, yaitu strategi pengembangan industri,
perdagangan, dan jasa yang kondisinya digelayuti kelemahan dan sekaligus
mendapat ancaman Program-program di sini ditekankan pada
kegiatan-kegiatan yang berorientasi kepada bagaimana mempertahankan
keberadaan (defensive) sektor industri dan pariwisata yang kurang
kompetitif. 

http://www.iptek.net.id/ind/?mnu=8&ch=jsti&id=37

 

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke