Ketiga calon yang lain segera berkobar dadanya mendengar perkataan sang
kakek, mereka bertekat untuk memberikan yang terbaik dan tidak akan kalah
terhadap Manik. Mereka merasa pasti bisa mengalahkan Manik yang tidak punya
kelebihan apapun, mereka menganggap enteng Manik dan hanya memikirkan
bagaimana mengalahkan salah satu diantara mereka saja. Mereka tidak tahu
bahwa lawan terberat mereka sebenarnya adalah pemuda ini, yang selalu
menyembunyikan kehebatan dirinya di mata orang lain sesuai pesan gurunya.

 

"Baik, ompung, kami pasti akan mengerahkan segenap kemampuan kami agar tidak
mengecewakan ompung dan saudara yang lain!" sahut Sutan mewakili yang lain.

 

Dia senang sekali bahwa kali ini ujian yang dia berikan akan berlangsung
dengan meriah sekali karena dia telah mendapatkan calon-calon yang hebat
untuk membuktikan siapa yang pantas menerima warisan dari dirinya. Karena
sudah saatnya makan siang, sang kakek membubarkan mereka semua untuk
istirahat, besok dimulainya ujian dari pagi sampai malam dan berlangsung
selama 2 hari. Jadi mereka harus siapkan diri mereka dengan baik supaya
ujian besok bisa berlangsung dengan lancar.

 

Manik yang masih kebingungan dan kuatir dengan hukumannya tidak habis
mengerti kenapa dia bisa tertimpa sial seperti ini. Dan saudara-saudaranya
yang lain mengolok-olok dia dan orang tuanya memarahi karena kelakuan yang
membuat sang sepuh marah besar. Walaupun hatinya masih resah dengan perasaan
tidak enak memikirkan anak dan isterinya, tapi sebagai seorang laki-laki
yang sudah mengeluarkan janjinya maka dia harus melakukannya dengan segenap
kemampuannya. Dia sadar harus berkosentrasi penuh dan mempersiapkan dirinya
diantaranya harus bersemedi, melatih gerak tangan dan kaki.

 

Sementara semua menyerbu ruang makan, terlihat sang kakek belum beranjak
dari tempat duduknya tadi dan beliau ditemani oleh salah seorang teman
sejatinya sedari kecil, Benteng Simbolon. Mereka terlibat percakapan dengan
serius sekali walau wajah mereka berdua terlihat selalu tersenyum.

 

"Bang Kumis, aku tahu kau merencanakan sesuatu dengan pencalonan seperti
tadi itu. Aku tahu sebenarnya kau tidak dalam kondisi ingin menghukum
cucumu, jadi ceritakan padaku apa yang ada di benakmu itu dan jangan
berdusta karena aku tahu siapa kau ini?"

 

"Benteng, kamu memang seperti cacing dalam perutku saja, tidak ada yang
lolos dari pengamatan mata licikmu itu?" sahut Datuk Kumis Putih sambil
tersenyum.

 

"Karena aku merasa aneh saja, kau yang tidak pernah perduli pada banyak
peradatan tiba-tiba bisa marah seperti itu mana mau putuskan hubungan
keluarga lagi. Bisa terkencing-kencing takut cucu kau itu kalau dia sampai
kalah, aku tahu kau mau tekan dia supaya keluarkan seluruh kemampuannya. Apa
sedemikian hebatkah dirinya sehingga perlu kau melakukan semua ini agar dia
bisa ikut ujian yang kau berikan ?"

 

"Kau tahu Benteng, cucuku yang satu itu murid kesayangan dari sahabat
lamaku. Kau pernah dengar seorang tua yang dijuluki Kakek Penghisap Darah ?"

 

"Jangan kau katakan bahwa cucumu itu muridnya?" kata Benteng dengan
tercengang.

 

"Hahahaha. sekarang kau mengerti kenapa aku memaksa dia ikut ujian ini ? Kau
tahu ini satu rahasia lagi yang mau kukatakan padamu, cucuku itu di dunia
persilatan dijuluki Malaikat Penghisap Darah," kata sang kakek dengan
bangga.

 

Bersambung....


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke