Kumbang indak saikua
Bungo indak satangkai
Usah di kana kana juo
Cari lain gantino

he he he ...

Salam

Hanifah

--- On Fri, 1/23/09, Jupardi <[email protected]> wrote:


“CINTA MEMATIKAN”

By : Jepe

 

 


 

Mungkin ini sebuah lagu Elly Kasim tentang cinta yang mematikan itu, disana ada sebuah pengkhianatan cinta yang membuat seorang gadis terkapar, nanar dan “denai ka sangsaro”. Di Teluk Bayur sang gadis melepas kekasih merantau ke negeri orang, sang pujaan hati yang telah berjanji jika suatu saat tiba masanya akan duduk bersanding dipelamin untuk hidup meraih mimpi dan cita-citanya ..indah memang bayangan sang Gadis jika kelak sang pujaan hati Uda yang dicintainya pulang dari rantau lalu memenuhi janjinya “Maso  nan ka tibo”

 

Di Teluk Bayur juga sang Gadis menunggu kedatangan Uda, tapi mimpi buruk sang Gadis “Hujan paneh di tangah hari” itu menjadi kenyataan, Sang Uda turun dari tangga kapal  membimbing dan menggandeng tangan seorang gadis.

 

Sang Gadis yang termenung di Dermaga tempat pertama kali Sang Uda dilepasnya pergi merantau,  melihat itu semua Sang Gadis menjerit perih “Raso ramuak hati nan jo jantuang, malihek Uda turun mambimbiang urang”

 

Onde Udaaaaa..baa co iko jadinyo

Denai ka Sangsaro

Bakato janji uda dulu jo ambo

Samo mananti masa nan ka tibo

Nyatonyo  kini Uda alah baduo

 

Ya..betapa remuk hati dan jantung si gadis melihat  cinta yang mematikan dari pujaan hatinya yang telah berjanji, si Uda telah menusukan pedang cinta ke hati dan jantung si gadis perih dan berdarah-darah. Pengkhiantan cinta telah terjadi, cinta yang mematikan membuat sang gadis nanar dan terkapar…”Denai ka Sangsaro”. Sangsaro yang sangat dalam membuat dia bisa saja terganggu jiwa dan mental psikologisnya, bunuh diri ???..entahlah bisa jadi, bukan aneh lagi jika tidak kuat Iman, karena Cinta yang mematikan sang gadis mengakhiri hidupnya dengan tragis ….ya Bunuh Diri.

 

Ah..gue  begitu larut dengan alunan suara emas Cik Uniang ini, lirik yang dalam, lagu yang hebat, penyanyi  dengan suara yang membuat roh lirik lagu tersebut menjadi hidup menusuk telinga masuk menusuk hati dan jiwa gue…nggak tahu lagi berapa kali ulang lagu ini menemani perjalanan gue saat bertugas ke lapangan. Elly Kasim memang hebat.

 

Cinta Mematikan seperti lagu yang disenandungkan Elly Kasim

“Raso ramuak hati nan jo jantuang…mambuek Denai Sangsaro”

 

Begitulah jawaban ke temen gue yang menyakan “Jepe lu kebanyakan istilah dramatis deh..Cinta Mematikan..apa sih menurut elu artinya”

 

 

Pekanbaru, 23 Januari 2009

 

          Jepe (44, Pku)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Kirim email ke