"CINTA MEMATIKAN" By : Jepe
"Jepe..ente gue pratiin kebanyakan istilah yang dramatis deh kalo
ngomong ama Gue..Cinta Mematikan lah..apaan sih maksud elo..Cinta
Mematikan..ihhh..sadis deh" begitu Tanya salah seorang teman gue
"Ahaaa...Cinta Mematikan...gimana ya susah deh gue njelasinnya ama elo,
tapi gini aja deh lu sering-sering aja dengerin lagu cinta mau pop,
rock, dang dut, jazz terserah lagu barat, indo atau lagu daerah atau
sering-sering aja baca novel, puisi, ngintip-ngintip drama, film,
sinetron yang tema tentang Cinta, nah pasti deh lu temuin berjuta-juta
arti cinta"
Ayo..kalo saya tanya anda-anda semua gimana sih Cinta Mematikan itu
Gini aja deh, gue yang nyandu banget nonton bola, kalo gue ulas sebuah
laga yang dramatis, disana pasti gue temuin sebuah Gol yang mematikan,
pasti dong ente-ente yang doyan ama tontonan si kulit bundar kelas
tinggi seperti Liga Champions Eropa , final di Nou Camp stadion
kebanggaan klub bola papan atas Spanyol Barcelona taon 1999, mmm sebuah
final yang sangat,,sangat Dramatis dan Mematikan.
Ya..dunia jurnalis Olah Raga menjuluki final Liga Champion yang
mempertemukan dua klub raksasa Eropa si Red Devil versus FC Hollywood,
tepatnya Manchester United (Inggris) dengan Bayern Muenchen (Jerman)
dengan istilah 112 detik !!! yang mematikan. Dalam laga tersebut 2 Gol
dari Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer memupuskan harapan
anak-anak Muenchen menjadi yang terbaik pada laga malam itu.
2 gol di 112 Detik laga mau usai, 2 gol yang Mematikan, 2 Gol yang
membuat anak-anak Munchen terkapar, nanar dan merauang di lapangan
hijau. 2 gol yang mematikan itu membuat Samuel Koufur bek Munchen
meraung sejadi-jadinya sambil terkapar mencium rumput hijau, 2 gol
mematikan membuat si raksasa plontos Carsten Jancker menangis tertunduk
lunglai, 2 gol yang mematikan membuat pemain veteran nan legendaries
timnas Jerman, Lothar Matheus tertunduk sedih di bangku cadangan sangat
perih tak terkirakan. Keunggulan 1 gol Munchen tidak bisa dipertahankan
oleh kawan-kawannya di lapangan hijau mati-matian. Pupus sudah harapan
Lothar Matheus sebagai pemain bola hebat mengakhiri karirnya untuk
merengkuh supremasi yang paling bergengsi di dunia bola antar club
Eropa, piala inilah yang belum pernah dicicipinya selama berkarir
sebagai pemain bola kawakan Jerman dan klub-klub papan atas di Eropa.
Ya 2 gol yang mematikan, simak komentar pelatih kenamaan Jerman yang
membawa anak-anak Munchen menginjak kaki ke Final Liga Champion 1999,
Otmar Hitzfield "Gol tersebut hanya bisa kami terima sebagai nasib
tragis !!!, begitulah "gol mematikan" dalam dunia bola.
Nah Cinta Mematikan, nggak jauh-jauh amat bedanya sama cerita bola
diatas, cinta mematikan bisa membuat orang terluka parah, terkapar dan
nanar, perih tak terkira bahkan nggak kuat-kuat iman dan mental bisa
berujung pada gangguan jiwa, lebih ekstrim lagi ya bisa bunuh diri boo'
Gue jika lagi bertugas dilapangan, pastinya disamping muter lagu art
rock yang gue demam apalagi si Led Zeppelin dengan suara melengking
tinggi Robert Plan dan raungan gitar yang melodius Jimmy Page yang gue
putar di tape mobil, tentunya gue nggak bakalan lupa dengerin suara
emasnya Elly Kasim. Hanya seorang Elly Kasim yang gue kagumi penyanyi
wanita Minang, suara hebat, berkarakter, sangat pas dan "roh" lagu
dengan lirik yang kuat begitu terasa menusuk hati dan jantung yang
dengerinnya.
Mungkin ini sebuah lagu Elly Kasim tentang cinta yang mematikan itu,
disana ada sebuah pengkhianatan cinta yang membuat seorang gadis
terkapar, nanar dan "denai ka sangsaro". Di Teluk Bayur sang gadis
melepas kekasih merantau ke negeri orang, sang pujaan hati yang telah
berjanji jika suatu saat tiba masanya akan duduk bersanding dipelamin
untuk hidup meraih mimpi dan cita-citanya ..indah memang bayangan sang
Gadis jika kelak sang pujaan hati Uda yang dicintainya pulang dari
rantau lalu memenuhi janjinya "Maso nan ka tibo"
Di Teluk Bayur juga sang Gadis menunggu kedatangan Uda, tapi mimpi buruk
sang Gadis "Hujan paneh di tangah hari" itu menjadi kenyataan, Sang Uda
turun dari tangga kapal membimbing dan menggandeng tangan seorang
gadis.
Sang Gadis yang termenung di Dermaga tempat pertama kali Sang Uda
dilepasnya pergi merantau, melihat itu semua Sang Gadis menjerit perih
"Raso ramuak hati nan jo jantuang, malihek Uda turun mambimbiang urang"
Onde Udaaaaa..baa co iko jadinyo
Denai ka Sangsaro
Bakato janji uda dulu jo ambo
Samo mananti masa nan ka tibo
Nyatonyo kini Uda alah baduo
Ya..betapa remuk hati dan jantung si gadis melihat cinta yang mematikan
dari pujaan hatinya yang telah berjanji, si Uda telah menusukan pedang
cinta ke hati dan jantung si gadis perih dan berdarah-darah.
Pengkhiantan cinta telah terjadi, cinta yang mematikan membuat sang
gadis nanar dan terkapar..."Denai ka Sangsaro". Sangsaro yang sangat
dalam membuat dia bisa saja terganggu jiwa dan mental psikologisnya,
bunuh diri ???..entahlah bisa jadi, bukan aneh lagi jika tidak kuat
Iman, karena Cinta yang mematikan sang gadis mengakhiri hidupnya dengan
tragis ....ya Bunuh Diri.
Ah..gue begitu larut dengan alunan suara emas Cik Uniang ini, lirik
yang dalam, lagu yang hebat, penyanyi dengan suara yang membuat roh
lirik lagu tersebut menjadi hidup menusuk telinga masuk menusuk hati dan
jiwa gue...nggak tahu lagi berapa kali ulang lagu ini menemani
perjalanan gue saat bertugas ke lapangan. Elly Kasim memang hebat.
Cinta Mematikan seperti lagu yang disenandungkan Elly Kasim
"Raso ramuak hati nan jo jantuang...mambuek Denai Sangsaro"
Begitulah jawaban ke temen gue yang menyakan "Jepe lu kebanyakan istilah
dramatis deh..Cinta Mematikan..apa sih menurut elu artinya"
Pekanbaru, 23 Januari 2009
Jepe (44, Pku)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
<<inline: image001.jpg>>
