Jumat, 23 Januari 2009                  
        
                        
                                        
                        
                                

Husein: Domestik Rp25 juta, Mancanegara Rp40 juta






Padang, Padek—PT Kereta Api Indonesia Regional II Sumbar sudah
menyiapkan dua paket wisata untuk mendukung operasional kereta api
wisata lokomotif uap “Mak Itam”. Dua paket dengan sistem carteran
tersebut yakni paket domestik dengan harga Rp25 juta dan paket
mancanegara Rp40 juta dengan rute Sawahlunto-Singkarak.









Demikian diungkapkan kepala divisi regional II PT
KAI Sumbar Husein Nurrony kepada koran ini, kemarin jelang launching
operasional kereta api wisata lokomotif uap “Mak Itam”, Sabtu (22/2) di
Sawahlunto. “Load factor-nya minimal 60 persen dari 120 tempat duduk
yang tersedia. Sebab biaya operasional Sawahlunto-Muaro Kalaban pulang
pergi (PP) membutuhkan dana sekitar Rp3 juta,” ujarnya. 



Menurutnya paket ini sangat murah dibanding dengan paket wisata
yang ada di luar negeri. “Kalau dihitung dengan jumlah tempat duduk 120
kursi maka tiap orang hanya perlu mengeluarkan dana Rp300 sampai Rp500
ribu. Harga itu jauh lebih murah dibanding luar negeri. Di Melbourne
Australia misalnya jarak tempuhnya hanya 6 kilometer memakan biaya
antara 200 USD sampai 300 USD. Tapi nggak apa-apa sekalian promosi,”
ujarnya. 

Agar lebih produktif lanjut Husein maka pengelolaan ”Mak Itam” akan
diserahkan kepada kalangan profesional. Namun penggunaannya tidak boleh
jor-joran mengingat usinya yang sudah tua yakni sekitar 43 tahun sejak
diproduksi tahun 1965. Kegiatan carteran hanya dibolehkan satu kali
satu minggu.  Sementara di luar carteran hanya digunakan dua kali
seminggu yakni hari Sabtu dan Minggu dengan rute Sawahlunto-Muaro
Kalaban.  Dalam konsep bagi hasil yang dikembangkan PT KAI lanjut
Hussein kontraktor harus terlebih dahulu mengeluarkan biaya perawatan
dan operasional. Mak itam tidak lagi mendapat dana perawatan dari pusat
karena sudah dikomersialkan. “Minimal butuh dana sekitar 40 persen dari
operasional untuk perawatan. Sesudah itu dikeluarkan baru dilakukan
bagi hasil. Makanya harus benar-benar produktif,” tukasnya. 



Pengelolaan juga harus selalu memperhatikan bagian-bagian yang
rentan dengan kerusakan terutama roda dan bogi atau pengikat roda.
Selain untuk menjaga keselamatan penumpang sekaligus memperpanjang umur
“Mak Itam” yang diperkirakan hanya tersisa 20 tahun lagi. “Secara umur
teknis kan harusnya sudah masuk museum. Apalagi sekarang umur teknis
sudah diturunkan dari 30 tahun menjadi 20 tahun. Makanya harus
benar-benar dirawat,” terangnya.  Hussein juga menjelaskan “Mak Itam
akan dilengkapi dengan restoran, penjualan cinderamata, costumer
service, pramugari dan pemandu masing-masing satu orang yang memiliki
kemampuan bahasa Inggris yang baik. Selain itu, atraksi budaya juga
akan ditampilkan di objek-objek wisata yang dilalui. “Namun untuk
berbagai aksesoris dan modifikasi itu menjadi tanggung jawab pengelola.
Siapa yang sanggup dia yang ditunjuk,” ujarnya. 



Namun sebelum diserahkan pengelolaannya kepada kalangan profesional
selama tiga bulan pertama kereta api wisata tersebut ikelola PT KAI dan
biaya operasionalnya dibantu dari APBD Kota Sawahlunto. Husein juga
mengungkapkan Sumbar akan mendapat bantuan kereta penumpang 9 unit lagi
yang akan diserahkan 21 Agustus. Lima unit bisa digunakan untuk
Padang-Padangpanjang-Sawahlunto. 

“Sementara 4 unit lagi atau satu set jenisnya KR DI yang akan digunakan
untuk rute Padang-Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Tapi kita
tunggu dulu selesai pembangunan relnya. Sebetulnya sudah bisa dimulai
tahun 2010 asalkan sudah selesai pembebasan tanahnya. Sambil menunggu
empat unit itu tetap bisa digunakan untuk perjalanan regular
Padang-Padangpariaman,” jelasnya. (geb)  


                        
                
                                 

                



      Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail 
ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke