Bagus sekali informasi ini, Sanak Zul Amri. Kini yang perlu kita tunggu adalah apa persiapan Pemda cq Dinas Pariwisata dan Budaya , ASITA dan PHRI, serta MPKAS, MAPPAS, dan masyarakat sendiri untuk mendukung dan memanfaatkan sudah tersedianya sarana pariwisata yang unik di lokasi keindahan alam yang juga unik ini.
Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [email protected]; [email protected] --- On Sat, 1/24/09, zul amri <[email protected]> wrote: From: zul amri <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Dua Paket Wisata ”Mak Itam” Disiapkan.. To: [email protected] Date: Saturday, January 24, 2009, 4:07 PM Jumat, 23 Januari 2009 Husein: Domestik Rp25 juta, Mancanegara Rp40 juta Padang, Padek—PT Kereta Api Indonesia Regional II Sumbar sudah menyiapkan dua paket wisata untuk mendukung operasional kereta api wisata lokomotif uap “Mak Itam”. Dua paket dengan sistem carteran tersebut yakni paket domestik dengan harga Rp25 juta dan paket mancanegara Rp40 juta dengan rute Sawahlunto-Singkarak. Demikian diungkapkan kepala divisi regional II PT KAI Sumbar Husein Nurrony kepada koran ini, kemarin jelang launching operasional kereta api wisata lokomotif uap “Mak Itam”, Sabtu (22/2) di Sawahlunto. “Load factor-nya minimal 60 persen dari 120 tempat duduk yang tersedia. Sebab biaya operasional Sawahlunto-Muaro Kalaban pulang pergi (PP) membutuhkan dana sekitar Rp3 juta,” ujarnya. Menurutnya paket ini sangat murah dibanding dengan paket wisata yang ada di luar negeri. “Kalau dihitung dengan jumlah tempat duduk 120 kursi maka tiap orang hanya perlu mengeluarkan dana Rp300 sampai Rp500 ribu. Harga itu jauh lebih murah dibanding luar negeri. Di Melbourne Australia misalnya jarak tempuhnya hanya 6 kilometer memakan biaya antara 200 USD sampai 300 USD. Tapi nggak apa-apa sekalian promosi,” ujarnya. Agar lebih produktif lanjut Husein maka pengelolaan ”Mak Itam” akan diserahkan kepada kalangan profesional. Namun penggunaannya tidak boleh jor-joran mengingat usinya yang sudah tua yakni sekitar 43 tahun sejak diproduksi tahun 1965. Kegiatan carteran hanya dibolehkan satu kali satu minggu. Sementara di luar carteran hanya digunakan dua kali seminggu yakni hari Sabtu dan Minggu dengan rute Sawahlunto-Muaro Kalaban. Dalam konsep bagi hasil yang dikembangkan PT KAI lanjut Hussein kontraktor harus terlebih dahulu mengeluarkan biaya perawatan dan operasional. Mak itam tidak lagi mendapat dana perawatan dari pusat karena sudah dikomersialkan. “Minimal butuh dana sekitar 40 persen dari operasional untuk perawatan. Sesudah itu dikeluarkan baru dilakukan bagi hasil. Makanya harus benar-benar produktif,” tukasnya. Pengelolaan juga harus selalu memperhatikan bagian-bagian yang rentan dengan kerusakan terutama roda dan bogi atau pengikat roda. Selain untuk menjaga keselamatan penumpang sekaligus memperpanjang umur “Mak Itam” yang diperkirakan hanya tersisa 20 tahun lagi. “Secara umur teknis kan harusnya sudah masuk museum. Apalagi sekarang umur teknis sudah diturunkan dari 30 tahun menjadi 20 tahun. Makanya harus benar-benar dirawat,” terangnya. Hussein juga menjelaskan “Mak Itam akan dilengkapi dengan restoran, penjualan cinderamata, costumer service, pramugari dan pemandu masing-masing satu orang yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Selain itu, atraksi budaya juga akan ditampilkan di objek-objek wisata yang dilalui. “Namun untuk berbagai aksesoris dan modifikasi itu menjadi tanggung jawab pengelola. Siapa yang sanggup dia yang ditunjuk,” ujarnya. Namun sebelum diserahkan pengelolaannya kepada kalangan profesional selama tiga bulan pertama kereta api wisata tersebut ikelola PT KAI dan biaya operasionalnya dibantu dari APBD Kota Sawahlunto. Husein juga mengungkapkan Sumbar akan mendapat bantuan kereta penumpang 9 unit lagi yang akan diserahkan 21 Agustus. Lima unit bisa digunakan untuk Padang-Padangpanjang-Sawahlunto.. “Sementara 4 unit lagi atau satu set jenisnya KR DI yang akan digunakan untuk rute Padang-Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Tapi kita tunggu dulu selesai pembangunan relnya. Sebetulnya sudah bisa dimulai tahun 2010 asalkan sudah selesai pembebasan tanahnya. Sambil menunggu empat unit itu tetap bisa digunakan untuk perjalanan regular Padang-Padangpariaman,” jelasnya. (geb) Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas. Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
