Pak Saaf dan dunsanak sadonyo, Statement pak Saaf tentang "sulitnya mencari kesepakatan diantaro awak tentang masalah pariwisata" justru ambo anggap "pertanyaan kunci".
Tantu nan pak Saaf mukasuik adalah mencari kesepakatan untuak "mengatasi masalah". Kalau ambo malah batanyo, apakah memang sudah ada "kesepakatan" bahwa itu adalah "suatu masalah"? Jangan2, cuma satu pihak yang menganggap sesuatu itu masalah, pihak lainnya tidak. Kalau demikian, tidak akan timbul kesepakatan dalam mengatasi "masalah" itu. Kalau memang pihak yang menganggap itu suatu masalah, pertama kali pihak yang satu lagi itu harus "diajak" dulu untuk menggunakan asumsi dasar yang sama - bahwa itu masalah. Tentang pariwisata yang pak sebutkan, saya rasa merupakan contoh kasus yang bagus. Dari dulu saya mengikuti diskusi di milis RN, di MAPPAS, di MPKAS, tampak jelas usaha luar biasa dari pak Saaf dan dunsanak lainnya untuk memajukan pariwisata di ranah Minang. Tapi dari diskusi2 itu saya juga menangkap kekecewaan, bahwa ternyata stakeholders yang di kampuang awak tu sepertinya "tenang2 saja", bahkan tidak sedikit kasus yang diangkat di milis bahwa banyak tindakan dari pejabat dan masyarakat yang tidak menunjang pariwisata ini. Pak Kepala DInas tetap saja tidak memenuhi harapan parlemen RN, motto 4 ..., 5 lamak bana (maaf, lupa persisnya) tetap saja tidak "dihayati", apalagi "diamalkan". Dari dulu pertanyaan saya adalah, apakah sebenarnya para stakeholders itu juga mempunyai asumsi yang sama dengan kita bahwa pariwisata merupakan sesuatu yang penting yang bisa mendatangkan mafaat ... dst dst? Saya khawatir, cuma kita yang berpikir begitu. Karena RPJM menyatakan begitu juga? Maaf, kita sama2 tahu lah bagaimana penyusunan perencanaan ... Kalau kekhawatiran saya benar, ya tidak akan mungkin pak Saaf bisa mendorong "basuonyo segala fihak nan takaik jo pariwisata di Sumbar" (mungkin kalau iko dilakukan jaman pak Saaf masih tentara aktif dulu, dan di jaman orba, mungkin bisa, maaf pak, ambo bagarah). Jadi, pak Saaf, kalau kesimpulan ambo, kita bisa berharap ada kesepakatan untuk mengatasi masalah, kalau kita memang sebelumnya sepakat dulu bahwa memang ada masalah. Kalau untuk pariwisata, promosi keluar itu tentunya penting, tapi yang lebih penting, promosikan dulu ke dalam Sumbar bahwa pariwisata itu, bahwa itu bermanfaat buat Sumbar. Yakinkan dulu bahwa kita punya potensi, tapi * masalahnya* potensi kita belum dimanage dengan baik. Jadi yakinkan dulu bahwa di sini ada "masalah". Untuk INS vs Taman Siswa misalnya. Sebelum kita mencari kesepakatan untuk memecahkan masalahnya, sebelum kita mencari apa penyebab masalah itu, kita sepakati dulu dengan stakeholders bahwa "lagging behind"nya INS itu suatu masalah. Itu pendapat saya, Pak Wassalam, Riri Bekasi, L 46 2009/2/2 Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> > Batua bana, pak Darul. Sulik bana mancari kasapakatan di antaro urang > awak ko. Kini ambo mangalami sandiri -- sakali lai -- dalam mandorong > basuonya sagalo fihak nan tataik jo pariwisata di Sumbar. > > Karano tu ambo parambunkan sajo dulu, sampai nanti takana bana dek para > dunsanak kito tu. > > Wassalam, > Saafroedin Bahar > (L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo) > Alternate e-mail address: [email protected]; > [email protected] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
