Batua nan Da Riri sampaikan, efektifitas iklan di luar ruang selain ditentukan oleh materi iklan (kualitas bahan, cetakan, desain) juga sangat ditentukan oleh posisi dimana iklan tersebut di pasang. Iklan harus di pasang di tempat yang strategis dimana iklan kita itulah yang menjadi pusat perhatian, jangan sampai kalah dengan iklan lain seperti iklan rokok dll apalagi iklan caleg lain.
Hal itulah yang sering luput, bila kita amati disetiap persimpangan banyak sekali iklan caleg dan iklan sedot wc yang bertumpukan sehingga tidak ada yang menjadi tumpuan perhatian orang. salam Ben --- In [email protected], Riri Chaidir <riri.chai...@...> wrote: > > Ben, dengan hasil riset yang menunjukkan korelasi yang sangat positif antara > iklan dengan popularitas, tentunya merupakan "iklan" yang sangat baik pula > bagi si pembuat iklan. > > Karena itu hasil riset, tentu tidak terbantahkan, Ben. > > Tapi, bukan karena membela urang rumah, nampaknyo riset itu kan tidak > mencakup (at least nan Ben sampaikan) iklan nan di tiang telepon, pohon, > gardu telpon dan tampek2 sampik lainnyo, dimana iklan2 itu basalingkik jo > iklan badut sulap, ahli pintu nyamuk, dan sedot wc kan Ben yah ... Sebab > kalau di tampek2 bantuak itu, mungkin ndak banyak urang nan tertarik > memperhatikan ... > > BTW, thanks for info nya > > Riri > Bekasi, L 46 > > > > > 2009/2/2 benni_inayatullah <benni_inayatul...@...> > > > > > Lembaga saya selain bergelut dalam public policy juga sering > > mengadakan survei popularitas kandidat baik Pilkada ataupun > > legislatif. Dari berbagai riset tersebut terbukti bahwa iklan politik > > baik yang dipasang di layar kaca ataupun berupa spanduk sangat > > efektif untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas kandidat > > bersangkutan. Selain tatap muka tentunya. > > > > Bahkan Caleg yang hanya memasang namanya saja di spanduk2 dengan > > jumlah banyak bisa lebih dikenal daripada caleg yang memajang > > photonya namun dengan jumlah yang lebih sedikit. Kalau sanak jeli > > melihat iklan politik di TV maka sanak pasti tahu bahwa ada salah > > satu kandidat yang paling rajin beriklan dengan wacana dan ide yang > > bagus hingga kita lupa betapa "menakutkannya" beliau dahulunya. > > > > Kesimpulannya: Iklan politik memang manjur untuk meraih popularitas > > sekaligus elektabilitas. > > > > > > salam > > > > Ben > > > > > > > > > > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
