assww.
sekete masukan masalah ekspor berangkat dari jakarta atau medan, gimana para 
makelar urang minang di rantau apakah adaminat untuk memajukan sumbar, walaupun 
sumbar ada pelabuhan teluk bayur apakah instansi sudah siap untuk melayani dan 
menjalani peraturan2 yang sudah ada. dan jangan lupa sdmnya sudah siap. saya 
sebagai orang minang biasa turut prihatin, saya berusaha untuk membangun sumbar 
sesuai dengan kemampuan, dengan mengirimkan dana apa yang saya miliki dengan 
membelanjakan uang lebih di sumbar khususnya di payakumbuh. walaupun tidak 
dengan jumlah yang besar paling tidak mendatangkan devisa buat sumbar.
wassalam
eri baheram 48
stockholm




________________________________
From: Romi Pernando <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, February 3, 2009 7:11:08 AM
Subject: [...@ntau-net] Re: Kompas - PERDAGANGAN : Ekspor Sumbar 2008 Naik 67,6 
Persen


Klo melihat potensi ekspor sumatera barat mayoritas berasal dari hasil 
pertanian dan barang-barang tersebut sangat di butuh kan di berbagai negara.

Namun sebenarnya masih banyak potensi yang belum tergarap seperti : Gambir yang 
sebagian masih di bawah ke Medan atau Jakarta padahal Sumatera barat bisa 
ekspor langsung dari pelabuhan Teluk bayur, kemudian potensi karet, Kelapa 
sawit, pinang dan sebenarnya kerajinan atau souvenir yang berasal dari sumatera 
barat seperti Songket silungkang, Bordir.

Semoga kedepan Ekspor ini semakin meningkat dan memberikan manfaat bagi 
kemajuan Sumatera Barat.

--- On Mon, 2/2/09, Nofend Marola <[email protected]> wrote:


From: Nofend Marola <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Kompas - PERDAGANGAN : Ekspor Sumbar 2008 Naik 67,6 
Persen
To: [email protected]
Date: Monday, February 2, 2009, 7:54 PM


Selasa, 3 Februari 2009 | 00:04 WIB 
Padang, Kompas - Walaupun terjadi krisis ekonomi global, ekspor yang dilakukan 
dari Provinsi Sumatera Barat sepanjang tahun 2008 justru mengalami peningkatan 
67,6 persen dibandingkan dengan tahun 2007. Peningkatan ekspor terutama terjadi 
untuk komoditas lemak serta minyak hewan dan nabati.
Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat Muchsin 
Ayub dan Kepala Bidang Produksi BPS Sumatera Barat Azwir, Senin (2/2), dalam 
keterangan kepada wartawan.
Nilai ekspor sepanjang tahun 2008 dari Sumatera Barat mencapai 2.535.078.600 
dollar AS, sementara ekspor tahun 2007 hanya 1.512.798.900 dollar AS.
Negara tujuan utama ekspor dari Sumatera Barat adalah India. Ekspor ke India 
mencapai 30,4 persen dari keseluruhan ekspor. Selain India, ekspor ke Amerika 
Serikat juga besar, yakni 23,52 persen dari total ekspor, dan Singapura 14,78 
persen.
”Barang yang paling banyak memberikan sumbangan devisa dari Sumatera Barat 
adalah ekspor lemak dan minyak hewani atau nabati. Nilai ekspor komoditas ini 
mencapai 1.481.464.800 dollar AS pada tahun 2008. Tahun sebelumnya, ekspor 
komoditas ini hanya menyumbangkan devisa 828.188.400 dollar AS,” kata Azwir.
Selain lemak dan minyak hewani atau nabati, BPS Sumatera Barat mencatat 
sembilan komoditas lain di sektor nonmigas yang menjadi unggulan di Sumatera 
Barat.
Komoditas itu adalah karet dan barang yang terbuat dari karet yang memberikan 
sumbangan devisa 652.098.000 dollar AS; kakao atau cokelat (39.011.800 dollar 
AS); bahan bakar mineral (134.432.300 dollar AS); garam, belerang, kapur 
(40.523.200 dollar AS); minyak atsiri, kosmetik wangi-wangian (9.260.600 dollar 
AS); kopi, teh, rempah-rempah (11.510.700 dollar AS); berbagai produk kimia 
(11.726.500 dollar AS); buah-buahan (4.812.100 dollar AS); serta ikan dan udang 
(834.900 dollar AS).
Ekspor selama bulan Desember 2008 mengalami penurunan 1,9 persen dibandingkan 
dengan bulan November 2008. Pada bulan Desember, nilai ekspor tercatat hanya 
96.425.900 dollar AS, sedangkan ekspor bulan November mencapai 98.294.200 
dollar AS.
Sementara itu, nilai impor di Sumatera Barat pada bulan Desember 2008 merosot 
tajam dibandingkan dengan November 2008. Bila pada November 2008 terjadi impor 
hingga 63.709.200 dollar AS, impor pada bulan Desember tinggal 2.607.100 dollar 
AS. (ART)
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/03/00041254/ekspor.sumbar.2008.naik.676.persen



      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke