Asslm.Wr.Wb.

" ... adalah Arasynya diatas air ... "
QS Al HUD  7

Mesjid Baiturahman Aceh, dan Banyak Mesjid di Malaysia menempatkan
Mesjid didekat penampungan Air, Mesjid di Cordova Mezquita (kini
berubah menjadi Gereja dan Museum) terdapat kolam air besar menjadi
cermin bangunan dan bangunan maya diatas permukaan air.

Istana Merdeka merupakan bekas tempat Koordinasi terpusat kekuasaan
Kolonial Hindia Belanda. Mesjid Negara Istiqlal perlu akses kendaraan
berpelat nomor polisi dari Istana Merdeka karena melewati jalan raya.
Di dalam kompleks Istana terdapat Mesjid Baiturahman, Mesjid Istana
karena pertimbangan keamanan dan keselamatan Pejabat Negara.

Menurut hemat saya karena di Jakarta, penduduknya majemuk tidak dapat
menjadikan Mesjid Negara sebagai sentral kegiatan Pemerintahan.
Bagaimana bila menyambut dutabesar agama lain ? Mesjid Negara masih
bisa dikembangkan untuk penyebaran ilmu pengetahuan, budaya, kesehatan
menggunakan ICT.

Teknologi wireless, komputer mobile (Laptop Aspire One, harga 3
jutaan), smart phone, LCD untuk presentasi semakin murah. Mesjid
Negara memungkinkan video konferensi ke Sumatra Barat. Dari Provinsi
bisa disebar ke Mesjid di Kabupaten2, dari kabupaten disebar ke
kecamatan, dari kecamatan disebar ke Surau-surau. Masyarakat ACEH dan
Sumbar cenderung homogen beragama Islam.

Saya prihatin dengan Isu Provinsi Tapanuli Utara, korban nyawa
terakhir Ketua DPRD Prov Sumut. Bila kita Ingat kejadian Mandala yang
jatuh di Padang Bulan. Gubernur Sumut, DPD Sumut, Mantan Gubernur,
Mantan Pangdam dan pejabat teras telah meninggal dalam tugas menuju
Ibukota Jakarta.

Bagaimana Crussader menaklukan Jerusalem ? Bagaimana Spanyol
menaklukan Andalusia ?
Perlu kewaspadaan di bulan safar ini.

Floating Mosque
http://augispot.blogspot.com/2008/11/floating-mosque.html

Wass.Wr.Wb.
A U G I JD
augispot.blogspot.com




Floating Mosque
http://augispot.blogspot.com/2008/11/floating-mosque.html


2009/2/5 suheimi ksuheimi <[email protected]>:
> MESJID
>
> Oleh ; K Suheimi
>
> MESJID artinya tempat sujud. Suatu bangunan, gedung atau suatu lingkaran
> yang berpagar sekelilingnya yang didirikan secara khusus sebagai tempat
> beribadah kepada Allah SWT, khususnya untuk mengerjakan shalat. Istilah
> mesjid berasal dari kata sajada, yasjudu yang berarti bersujud atau
> menyembah.
>
> Karena mesjid adalah Baitullah (rumah Allah), maka orang yang memasukinya
> disunahkan mengerjakan salat Tahyatul Mesjid (menghormati mesjid) dua
> rakaat. Nabi Muhammad bersabda: "Jika salah seorang kamu memasuki mesjid
> jangan dulu duduk sebelum mengerjakan salat dua rakaat.'" (Hadis Riwayat Abu
> Dawud).
>
> Kata mesjid (bentuk mufrat atau tunggal) dan masajid (bentuk jamak) banyak
> terdapat dalam Al-Qur'an, antara lain dalam ayat-ayat berikut: "Hai anak
> Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap (memasuki) mesjid." (surat Al
> A'raf ayat 31); "Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang-orang yang
> menghalang-halangi menyebut nama Allah di dalam mesjid-Nya dan untuk
> merobohkannya?" (surat Al Baqarah ayat 114) "Hanyalah yang memakmurkan
> mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari
> kemudian, dan tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut
> (kepada siapa pun) selain kepada Allah." (surat At Taubah ayat 18); "Dan
> sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu
> menyembah seseorang pun di dalamnya disamping (menyembah) Allah." (surat Al
> Jin ayat 18).
>
> Fungsi mesjid selain digunakan untuk tempat melakukan shalat lima waktu,
> shalat Jum'at, shalat Tarawih, dan ibadah-ibadah lainnya, mesjid juga
> digunakan untuk syiar Islam, pendidik agama, pengajian, dan kegiatan lain
> yang bersifat sosial. Fungsi mesjid yang sesungguhnya dapat dirujuk pada
> sejarah mesjid paling awal, yaitu pada penggunaan mesjid pada masa
> Rasulullah SAW, al-Khulafa' ar-Rasyidun, dan seterusnya. Pada masa-masa itu
> mesjid paling tidak mempunyai dua fungsi, yaitu fungsi keagaman dan fungsi
> sosial.
>
> Fungsi mesjid bukan hanya tempat salat, tetapi juga lembaga untuk mempererat
> hubungan dan ikatan jamaah Islam yang baru tumbuh. Nabi SAW mempergunakan
> mesjid sebagai tempat menjelaskan wahyu yang diterimanya, memberikan jawaban
> atas pertanyaan-pertanyaan para sahabat tentang berbagai masalah, memberi
> fatwa, mengajarkan agama Islam, membudayakan musyawarah, menyelesaikan
> perkara-perkara dan perselisihan-perselisihan, tempat mengatur dan membuat
> strategis militer, dan tempat menerima perutusan-perutusan dari Semenanjung
> Arabia.
>
> Mesjid Nabawi memiliki suatu ruangan yang disebut suffah, yaitu tempat
> menyantuni kaum fakir dan tempat tinggal bagi mereka yang ingin mendalami
> Islam. Keadaan ini berlanjut hingga pada masa al-Khulafa' ar-Rasyidun.
> Mereka terpilih sebagai Khalifah dan dibaiat atau dilantik di dalam mesjid.
> Ruangan depan mesjid Nabawi dijadikan sebagai tempat menyelenggarakan
> administrasi negara.
>
> Demikian pula pada masa dinasti Umayyah. Mesjid dijadikan tempat pertemuan
> politik. Para Khatib mesjid berperan sebagai ujung tombak dalam mendukung
> politik pemerintah. Pada zaman Abbasiyah, fungsi politik mesjid mulai
> ditinggalkan. Semua urusan negara diselenggarakan, di istana. Mesjid pada
> masa itu berfungsi sebagai tempat pertemuan ilmiah bagi para. sarjana dan
> ulama. Mesjid memiliki andil dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan
> kebudayaan Islam yang mencapai puncaknya pada masa dinasti tersebut.
> Masjidil Haram selain pusat ibadah juga dijadikan sebagai tempat mendalami
> ilmu-ilmu agama dalam berbagai mazhab. Mesjid yang memiliki beragam fungsi
> tersebut terdapat di Mesir, Spanyol, Afrika Utara, Persia, dan sebagainya
> ketika Islam berjaya di tempat-tempat tersebut.
>
> Di Indonesia, terutama di daerah pedesaan, mesjid berfungsi sebagai tempat
> melaksanakan ibadah shalat, belajar membaca Al-Qur'an bagi anak-anak, dan
> memperingati hari-hari besar Islam. Sedangkan di daerah perkotaan, selain
> fungsi tersebut, mesjid juga digunakan untuk tempat pembinaan generasi muda
> Islam, ceramah dan diskusi keagamaan, dan perpustakaan.
>
> Sejak masa permulaan Islam di Madinah, mesjid sudah dilengkapi dengan
> personalia yaitu, imam, khatib, muazin, dan staf pegawai. Pada masa
> permulaan pemerintahan Islam (paling tidak hingga masa al-Khulafa'
> ar-Rasyidun), Khalifah atau kepala negara disamping sebagai pemimpin dalam
> perang dan pemerintah, juga menjadi imam dalam shalat. Para gubemur juga
> bertindak sebagai imam salat disamping kepala urusan pajak.
>
> Jabatan khatib sebanding dengan jabatan imam mesjid. Kepala negara dan
> gubemur juga bertugas sebagai khatib mesjid. Khatib bukan hanya berpidato di
> atas mimbar, tetapi juga membuat keputusan dan mengemukakan
> pandangan-pandangannya tentang masalah-masalah politik dan keinginan umum,
> seperti terdapat pada masa al-Khulafa' ar-Rasyid dan dinasti Umayyah. Pada
> masa Abbasiyah, khatib dipercayakan pada ulama atau orang yang terpelajar
> dalam bidang agama. Untuk mengurus segala keperluan mesjid diperlukan staf
> pegawai yang melayani keperluan jamaah dan membersihkan serta merawat
> mesjid. Staf pelayanan mesjid sudah ada sejak mesjid Madinah didirikan. Hal
> lain yang paling penting untuk mengelola kegiatan mesjid adalah administrasi
> dan manajemen mesjid secara rapi dan teratur.
>
> Selalu dianjurkan agar memulai usaha berangkat dari mesjid, dan melekatkan
> hati di mesjid, karena mesjid di zaman Rasul bukan hanya untuk shalat saja,
> tetapi juga untuk amal-amal nyata yang lain. Dan ada satu hadis Rasul yang
> berkesan ialah: "Di akhirat kelak, di saat tidak ada perlindungan, di saat
> tidak ke mana lagi untuk mencari perlindungan, maka yang masih dilindungi
> dan dapat perlindungan adalah pemuda yang hatinya terkait di mesjid." Tentu
> bukan berarti tidur-tiduran di dalam mesjid, tetapi adalah bekerja, menuntut
> ilmu akhirat dan i1mu duniawi serta menghasilkan kerja yang bermanfaat dan
> berguna untuk meningkatkan kemampuan diri dan untuk lingkungannya, sehingga
> pemuda ini lahir sebagai manusia yang bermanfaat dan berkualitas tinggi.
>
> Ada mesjid yang punya aula. Aula mesjid mempunyai fungsi penunjang fungsi
> mesjid, maka perlu pendayagunaannya agar dapat berfungsi dan bemanfaat serta
> menghasilkan dana dalam menambah kas mesjid, tentu tidak dimaksud komersial
> sebagaimana tempat-tempat lainya yang khusus di persewakan. Pendayagunaan
> ini bersifat dakwah dan ibadah dalam usaha untuk menarik masyarakat agar mau
> meramaikan dan memakmurkan mesjid dengan berbagai kegiatan yang positif,
> seperti: (1) Walimah pernikahan, (2) Musyawarah dan seminar, training.
>
> Dengan melihat adanya kecenderungan animo dan kesadaran ummat untuk
> menyelenggarakan berbagai kegiatan di mesjid sehingga dapat menghasilkan
> dana dan pemasukan. Sesungguhnya yang memakmurkan mesjid Allah hanyalah
> orang-orang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan
> shalat, menunaikan zakat, tidak takut kepada siapa pun selain Allah.
> Merekalah yang diharapkan menjadi golongan orang yang dapat petunjuk.
>
> Kenyataan sekarang mesjid adalah hanya sekedar "rumah ibadah". Padahal
> mesjid adalah merupakan pusat kegiatan Ummat Islam dalam segala segi
> kehidupan, seperti yang pernah dilakukan di zaman kehidupan Rasulullah.
> Dalam perkembangan selanjutnya fungsi mesjid terbatas hanya sebagai tempat
> ibadah mahdhda sepeti shalat lima waktu dan rawatibnya, membaca Al Qur'an,
> beri'tikaf, pengajian dan peringatan hari besar Islam. Mesjid jarang
> digunakan untuk membicarakan mengentaskan kemiskinan ummat, kebodohan ummat.
>
> Mesjid Quba pada zaman Nabi Muhammad SAW adalah tempat beribadah, pusat
> menimba ilmu pegetahuan, mengatur strategi dakwah dan tempat menjalin
> ukhuwah Islamiyah. Maka kita harus melakukan reorientasi wawasan., dari
> wawasan ibadah vertikal ke wawasan ibadah horizontal. Dalam artian kedua
> wawasan itu berjalan seiring. Wawasan vertikal terpancar dari pelaksanaan
> ibadah ritual, sedangkan wawasan horizontal tercermin dari kegiatan sosial
> budaya seperti proses belajar mengajar, kegiatan bakti ummat, dan ekonomi.
>
> Semangat ummat membangun mesjid tampak sangat tinggi. Mereka tidak
> segan-segan mengorbankan waktu, tenaga dan fikiran dan dana Agar mesjid
> dapat berdiri. Namun setelah mesjid berdiri, semangat untuk memakmurkannya
> menurun. Mesjid dibiarkan sepi, sedikit jamaahnya dan berkurang kegiatannya.
> Mesjid hanya ramai sewaktu shalat jumat dan shalat Tarawih. Mesjid tidak
> bisa dibiarkan dalam keadaan sepi dan kosong.
>
> Banyak mesjid yang mewah dan megah tetapi tidak berjiwa, tidak bersemangat,
> kurang darah, lesu tidak ada kegiatan, tidak ada apa-apanya. Kadang-kadang
> terkunci, karena. takut kalau Ada pencoleng yang masuk mesjid. Seperti
> kuburan cina saja, megah, mewah mahal, tetapi di dalamnya hanya ada bangkai
> yang tidak bernyawa dan tidak berjiwa. Kegiatan di dalam mesjid harus
> diperbanyak dan ditingkatkan keberadaannya, seperti kegiatan pendidikan,
> ekonomi dan perbaikan kehidupan masyarakat sekitarnya. Mesjid tempat
> berkumpul penduduk sekitarnya. Dan setiap penduduk yang masuk mesjid ingin
> berbuat baik dan beramal serta beribadah. Artinya di mesjid lebih mudah
> menghimpun orang dan lebih mudah memilih orang-orang yang terbaik dan
> orang-orang yang mau bekerja dan berkorban. Ini adalah modal yang sangat
> besar.
>
> Ditunjang lagi oleh suasana mesjid yang luas, aman tenteram dan pekarangan
> yang luas. Letak sebuah mesjid biasanya di tengah-tengah pemukiman penduduk,
> maka komunikasi dengan penduduk sekitarnya sangat mudah dilaksanakan. Di
> mesjid airnya mengalir dengan lancar dan bersih, dan harga air melalui PDAM
> adalah dengan tarif sosial, sangat murah dan mudah. Begitu pun listrik, juga
> dengan tarif yang sangat rendah. Dan setiap apa pun yang akan dikerjakan dan
> diamalkan di mesjid sangat mudah diberitakan dan dipasarkan, apalagi jika
> diembel-embel dengan kata amal dan ibadah di ujungnya. Dengan potensi dan
> aset yang demikian, sebetulnya di mesjid harus bisa banyak dikerjakan
> hal-hal yang menarik hati masyarakat.
>
> Dan yang lebih penting lagi, apa pun usaha di mesjid, angka penyelewengannya
> jauh lebih rendah, hampir-hampir tidak ada atau nol. Maka pemuda yang
> dibesarkan dan dipekerjakan di mesjid akan lebih rendah penyelewengannya dan
> lebih mudah mengembleng pribadinya, sebagai yang dicontohkan Rasul
> mengembleng pemuda di dalam mesjid. Mengajarnya memanah, berkuda, berolah
> raga dan mencari kehidupan melalui mesjid. Misalnya dengan harga listrik
> yang rendah, tempat yang tidak perlu menyewa, serta belum diincar oleh pajak
> dan dapat memilih tenaga yang baik dan trampil ditambah dengan ujungnya
> adalah ibadah, maka pekerjaan-pekerjaan di bawah ini agaknya dapat segera
> dimulai untuk meramaikan mesjid di masa depan.
>
> Hal lain yang bisa dilaksanakan adalah membuat usaha foto copy, harga
> listrik murah, tempat tidak membayar, kejujuran bisa didapat. Pasaran adalah
> semua yang masuk mesjid diminta untuk memfoto copy semua kegiatannya di
> mesjid, dan diniatkan sebagai ibadah untuk menolong pemuda yang putus
> sekolah dan menambah. lapangan kerja serta meningkatkan SDM dalam
> mengentaskan kemiskinan. Pemuda yang bekerja di mesjid ini otomatis akan
> bersedia membersihkan mesjid, karena mesjid juga di samping berfungsi
> sebagai pendamai hati, juga tempat menenteramkan perut. Maka ia akan bekerja
> sungguh-sungguh karena di mesjid ada periuk nasinya, dan mereka ini pun
> setiap waktu shalat akan menghidupkan shalat berjamaah.
>
> Usaha mesin jahit, atau mesin jahit pinggir yang menggunakan listrik, karena
> banyak jahitan di pasar yang mencari tukang-tukang jahit. Dan selama mesin
> jahit ini berjalan dan berbunyi di mesjid, maka selama itu pulalah pahalanya
> akan mengalir kepada orang yang mendermakannya bagi orang-orang miskin yang
> selama ini susah mendapatkan pekerjaan dan penghasilan. Kemudian mendirikan
> toko koperasi yang menjamin kebutuhan sehari-hari para penduduk di sekitar
> mesjid. Sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari kebutuhannya ke
> pasar yang sudah kurang aman serta jauh, perlu parkir lagi dan seterusnya.
> Dan sekalian ditanamkan bahwa dengan berbelanja di koperasi mesjid akan
> menambah ibadah karena dilaksanakan dalam rangka memajukan mesjid. Koperasi
> itu adalah milik mereka dan mereka merasa memiliki dan ingin memajukan
> koperasinya sendiri.
>
> Karena koperasi ini di mesjid, biasanya untuk membeli bahan apakah melalui
> dolog dan lain-lain lebih mudah dan murah dan pasarnya sudah jelas dari kita
> untuk kita, dari pada harus jauh-jauh dan memperkaya orang yang beda agama
> dengan agama kita. Mesjid akan bertambah ramai jika dilengkapi dengan
> perpustakaan. Untuk buku-bukunya, cukup minta bantuan ke penerbit-penerbit,
> biasanya buku akan dapat diperoleh, atau ke dewan dakwah di jln Kramat Raya
> no 45.
>
> Atau dari donatur-donatur di sekitar mesjid untuk menyumbangkan.
> buku-bukunya. Dengan embel-embel, setiap kali buku itu dibaca orang, amalnya
> akan mengalir kepada yang mendermakan, sekalipun jasadnya telah luluh di
> dalam kubur.
>
> Tetapi kebanyakan perpustakaan mesjid yang tampak selama ini adalah bagaikan
> gudang buku. Buku-buku di sana menumpuk tidak pernah dibaca, karena
> lemarinya dikunci, dan kuncinya disimpan dan dibawa pergi oleh garin yang
> berdinas di luar, sehingga buku itu berdebu sebagai bukti tidak dibaca dan
> tidak dibuka oleh jamaah. Padahal perpustakaan adalah tempat yang strategis
> untuk menimba ilmu dan berdiskusi. Karena listrik harganya murah, bisa
> dibuat mesin air listrik, dan airnya dapat dibuat kolam. Saya terkesan.
> dengan mesjid di Malaysia yang membuat kolam di tengah-tengah mesjid,
> sehingga suasananya menjadi dingin dan sejuk, orang di dalamnya merasa
> nyaman. Dan ikan-ikan yang dipelihara dalam kolam itu dapat pula jadi sumber
> dana untuk pembangunan mesjid.
>
> Jadi bagi mereka yang dipercayakan jadi pengurus mesjid terbuka peluang dan
> kesempatan untuk memakmurkan mesjid dan memakmurkan penduduk sekitarnya.
> Kesalahan kita selama ini adalah tidak melihat peluang dan tidak
> memanfaatkan peluang yang sangat besar dan berharga ini. Dari sini dan
> dengan cara beginilah agaknya akan menimbulkan kecintaan orang pada mesjid,
> dan mesjidnya berjiwa karena banyak gerakan dan kegiatan yang dapat
> ditampung di dalam sebuah mesjid ternyata sangat banyak dan berdampak
> positif.
>
> Mesjid akan jadi ramai apabila dapat memenuhi dan menjawab kebutuhan
> penduduk di sekitarnya, dan penduduk betul-betul merasakan bahwa mesjid
> adalah miliknya dan berusaha memelihara, meramaikan dan memakmurkan mesjid
> dan juga memakmurkan penduduk sekitarnya. Untuk semua itu saya teringat akan
> sebuah firman suci-Nya: "Hanya yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah
> orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap
> mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun)
> selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk
> golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (surat At Taubah ayat 18).
>
>
>
> Pekan Baru 3 Februari 2009
>
>
> ________________________________
> Nama baru untuk Anda!
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan
> @rocketmail.
> Cepat sebelum diambil orang lain
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke