mak kabanyo Katon Bagaskara nio ikuik pulo........yo tambah banyak artis nan ka ikuik..................
________________________________ Dari: Darul M <[email protected]> Kepada: [email protected]; rantaunet rantaunet <[email protected]> Terkirim: Kamis, 5 Februari, 2009 09:47:04 Topik: [...@ntau-net] DATANG YUK..LIHAT MAK ITAM Assalamualiakum WW Bung Jepe, terimakasih atas tulisan yang sangat-sangat menggugah ini, sesuatu gerakan nan patut didorong bersama. Kami disaat mendirikan MPKAS, memang yang ada saat itu hanya semangat dan kerinduan atas termanfaatkannya kembali asset triliuanan rupiah milik PT KA Sumbar yang terbengkalai. Saat itu dirintis pertambaian, diadakan rapat2 dan kemudian bolak balik Jkt Padang, untuk mengadakan pertemuan dan membangunkan masyarakat dan pemerintahan di SUmbar. Pada tanggal 30 November 2007, MPKAS mengajak IRPS ke Sumbar untuk member dukungan. Maka pada tanggal 1 Des 07 dapatlah dijalankan KA dari Padang ke Padang Panjang. Banyak karyawan KA yang meneteskan air mata penuh harapan saat itu, mengharapkan mak itam bisa beroperasi lagi di SUmbar. Perjuangan yang tiada henti dari Sekjen MPKAS, Nofrins, patut diacungi jempol, maka mak Itam bisa pulang, dan bantuan milyaran rupiah untuk KA bisa mengalir ke Sumbar. Kini tiba saatnya peresmian mak Itam memulia jalannya kembali, dan MPKAS akan membawa banyak artis ibukota, ikut menikmati acara peresmian dan wisata mak Itam ini. Maka dihari H itu akan bertaburan artis top nasional ikut menghadirinya. Sudah selayaknya kita2 para perantau Minang di selapan penjuru angin, ikut jugalah hendaknya menghadiri upacara yang monumental ini. Kalau dapat dibentuk tim kecil di beberapa tempat, untuk memberitahu, mendaftar dan mengurus sanak awak nan sempat untuk menghadiri acara ini. Sangat diharapkan acara ini sangat meriah nantinya. Mari kita ke dating ke untuk Padang Panjang dan Sawahlunto dimana acara puncaknya akan dilaksankan. Ayo sanak Madahar, Elthaf, Junaidi dan lainnya, tolonglah sorakan dan ajak teman kawan dan kerabat dating nanti di tangal 21 Februari ini. Salam Darul M From:[email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of jupardi andi Sent: Wednesday, February 04, 2009 11:07 PM To: rantaunet rantaunet Cc: wstb wstb Subject: [West Sumatra Tourism Board] DATANG YUK..LIHAT MAK ITAM DATANG YUK..LIHAT MAK ITAM Oleh : Jepe, Nofrins dan Miko Hape saya berdering dengan nada lagu yang cukup syahdu dari penyanyi kenamaan tanah Arab yaitu Elissa dengan lagunya Ahia Donia, tanpa berlama-lama saya angkat.dan saya lihat sejenak siapa yang menelpon..opss.. Orang Dapur Rantau Net Bung Miko menelpon saya (malam Jum’at 29/01)., “Assalamualaikum Mik..ha..apa kabar..lagi di Pekanbaru” sapa saya “Ente lagi dimana..ngapain” jawab singkat Miko “ya lagi dirumah..di Pekanbaru” “Ooooo..kiraan kelapangan” Miko intinya menelpon saya minta tolong jadi “Tukang Sorak” di Palanta RN untuk mengajak para adi dunsanak bersama-sama hadir di Sawahlunto dalam rangka peresmian beroperasinya kereta api wisata yang ditarik loko uap atau dikenal dengan panggilan di Ranah Minang “Mak Itam” Malam itu Miko bersama Bung Nofrins dan beberapa members RN lagi kumpul-kumpul disebuah tempat di Jakarta, mereka lagi membicarakan seputar peresmian Mak Itam yang katanya dihadiri oleh petinggi-petinggi Negara setingkat Menteri pada tanggal 21 Februari 2009 yang jatuh di hari Sabtu. Hape Miko berpindah tangan ke Bung Nofrin, waw inilah suara perdana yang saya dengar dari seorang Bung Nofrins kita sama-sama tahu seorang yang begitu peduli dan mempunyai kontribusi yang signifikan atas kepulangan Mak Itam, sebuah loko uap semasa jayanya beroperasi di Ranah Minang. Ini adalah “sorak” saya yang kedua mengajak sanak-sanak RN, sorak pertama pada bulan Desember untuk bersama-sama kita kumpul bareng menyaksikan peresmian Mak Itam yang menurut rencana tanggal 21 Desember 2008, tapi kerena kesibukan dan jadwal yang padat dari para petinggi Negara dan belum matangnya persiapan Mak Itam beroperasi maka rencana tersebut ditunda.. Nah bagaimana dengan sorak ke dua ini, tidakah ada kerinduan sanak untuk bersama-sama berkumpul disana melihat Mak Hitam yang begitu gagah dan berkesan “magis”, coba anda masuk ke Facebook Bapak Rainal Rais ketika dia berfoto bersama Mak Itam. Jika saya melihat foto Pak Rainal tersebut hati saya “terbakar panas”, bisa jadi juga Pak Rainal “mengompori” orang minang khususnya warga RN yang juga menjadi teman Facebooknya agar kita-kita jika ada kesempatan dan kelapangan waktu untuk hadir pada tanggal 21 tersebut. Ajang peresmian Mak Itam ini bisa kita jadikan tatap muka (copy darat) dan silahturahmi para warga palanta RN, seperti kata Bung Nofrins kepada saya nantinya para warga RN yang hadir kita bisa berdiskusi secara informal untuk membicarakan masa depan Mak Itam, tentunya kita semua berharap agar Mak Itam yang susah payah dijemput dari tempat bersemayamnya selama ini di Meseum Ambarawa dan sekarang telah berada di “dihabitat” yang sesungguhnya” yaitu Ranah Minang kedepannya Mak Itam ini kita berharap jangan menjadi onggokan besi tua atau kembali ke Meseum tempat tidurnya yang panjang. Foto Bapak Rainal yang lainnya di Facebook MPKAS beserta komentarnya yang paling menyentuh hati patut kita “inok-inok-i”, begini gaya beliau berpose saat Mak Itam dalam perjalanan pulang ke ranah dan berada dijalan Tol Jakarta, dengan memakai baju batik beliau bergelayut dan menggenggam kuat badan Mak Itam lalu tersenyum dengan tatapan penuh rasa rindu dan bangga atas kepulangan Mak Itam, ini tersirat dari kata hati beliau saat “memeluk” Mak Itam tersebut“,Onde...photo nan bakasan diambo....sambie babisiek ambo katokan ka Mak Itam..cukuilah sakali ko sajo Mak Itam marantau...Salamaik pulang kampuang,Tarimo kasih Nof, Hadi, Pak Sonic Cs…Tarimo Kasih Tuhan”. Sungguh sebuah foto dan “bisikan” yang sangat ekpresif dari sisi manapun dilihat dan dimaknai akan menggugah emosi kita. Bisik Pak Rainal tersebut lebih jauhnya berpesan pada kita semua “JANGAN MAK ITAM BALIK LAGI KE AMBARAWA, RUMAHNYA ADALAH DIRANAH MINANG ” Pekerjaan memulangkan Mak Itam ini penuh segala daya, upaya, menguras biaya dan energi orang-orang yang cinta dan mempunyai ikatan emosional yang sangat kental dengan Mak Itam dan itu mendapat dukungan baik dari pemerintah pusat, daerah serta segenap masyarakat minang, khususnya komunitas pecinta kereta api..Syah-syah saja kepulangan Mak Itam ini berpolemik dan ada kekawatiran dari sebagian orang Minang baik yang di ranah dan dirantau jika melihat dari aspek biaya operasional Mak Itam jika dioperasikan menjadi KA wisata (mungkin) tidak menguntungkan yang ujung-ujungnya akan menguras anggaran Negara (terutama APBD) dalam kondisi krisis global saat ini anggaran Negara tersebut sangat ketat dan penggunaannya lebih kepada skala prioritas untuk pembangunan daerah yang masih tertinggal seperti sarana dan prasana jalan, pendidikan serta sector kesehatan misalnya. Tapi kata orang minang “karajo mandatangkan Mak Itam ko lah tangguang basah”, jika begitu sekalian saja kita berbasah-basah kuyup mengupayakan segala upaya dengan kebersamaan serta kepedulian agar Mak Itam ini jangan terbatuk-batuk dan sesak napas nantinya beroperasional sebagai KA Wisata karena alasan klasik yaitu “Biaya Operasional”. Seperti sebuah pepatah kuno “All roads lead to Roma” ya banyak jalan menuju Roma atau bisa juga diartikan tidak satu jalan menuju Roma, begitu juga jika memang nantinya Mak Itam kita ini “sesak napas” karena minimnya biaya operasional tentu banyak jalan untuk membuat Mak Itam ini dengan napas khasnya yang teratur diatas rel ..cusss..kucussss..cusss..ku cusss..kucussss..tuiiiiiiiitttttttttttt..selalu bergerak mondar mandir pelan tapi pasti sesuai dengan umurnya yang sudah uzur tapi tetap gagah dan beribawa diatas rel dan menjadi kebanggaan orang Minang Bung Nofrin menjelaskan pada saya bagaimana nasib kedepan Mak Itam yang lebih diberdayakan sebagai KA wisata di Ranah Minang, untuk selalu menjaganya tetap beroperasi dan tidak balik lagi ke Ambarawa tentu tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab MPKAS. tapi juga tugas moril kita untuk membangunkan dan mendorong para stakeholders lebih mengoptimalisasi fasilitas yang sudah ada. Awalnya MPKAS merupakan wakil-wakil dari anggota RantauNet ini hanya sebatas revitalisasi aset KA yang sudah ada dulu. Secara bertahap kita dorong meningkatkannya., diluar dugaan ternyata aktifitas dan terobosan yang dilakukan MPKAS melalui fotografi dan website http://www.facebook.com/l.php?u=http://West-Sumatra.com serta dukungan kawan-kawan dari media baik cetak dan elektronik berdampak cukup besar diluar perkiraan kita. Atas desakan moril dan kerja sukarela tanpa pamrih yang dimotori oleh MAPKAS dengan segala dukungan “Urang Minang” baik yang dirantau dan diranah membuat Menteri Perhubungan merasa bahwa di Sumbar ada dukungan masyarakat dan keinginan yang kuat agar KA kembali lagi beroperasi, akhirnya pemerintah memberikan bantuan dan mengalokasikan anggaran sangat besar mencapai puluhan milyar . Lebih lanjut Bung Nofrin berpesan , agar tetap kontrol dan dukungan ini berjalan konsisten, apa yg sudah kita mulai dan berjalan ini haruslah berkesinambungan. Jadi mari sama-sama kita beri dukungan sehingga kita khususnya para perantau yg ada di Internet ini tetap dipertimbangkan sebagai “people power” untuk melakukan perubahan dan tenaga pendorong bagi kemajuan Ranah.Minang tercinta terutama disektor parawisata Sangat disayangkan kalau “timing” yang begini bagus dan "momen bersejarah" ini dilewatkan begitu saja oleh kami yang awalnya hanya sabagi “trigger” dan tahu persis dari awal perkembangan “pulang kampuang” Mak Itam salah satu loko uap bernomor seri E 1060 yang nota bene dulunya berfungsi sebagai alat transportasi masyarakat ranah minang Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
