DARI  CERITA DI DETIK.COM, kapten si orang Padang yang berumur 60-an tsb 
dipaksa oleh keponakan pemilik kapal yang juga awak kapal untuk lari, namun 
kapal sudah terlanjur bocor ditembaki dan dihantam gelombang 7 meter  Akhirnya 
kapal  tenggelam dak 2 sekoci diisi WNI dan ABK Cina.  Sekoci isi ABK WNI 
selamat, 1 WNI hilang, sekoci isi ABK Cina hilang.
 
Kapten sdh membuat perjanjian dengan keponakan pemilik kapal kalau terjadi 
apa-apa karena lari, bukan tanggungjawan kapten. Tapi AL Rusia menganggap 
tanggungjawab kapten. Syukur Dubes RI bertindak cepat dengan dibantu Dubes 
Rusia di Jakarta. Jadi kita salut dengan prakarsa Dubes RI, terimakasih dari 
urang Minang.

Zorion_Anas 
(53+)
http://minangmaimbau.blogspot.com
http://zorionanas.blogspot.com
[email protected], [email protected], 
Cel./HP No. : 0816857939

--- On Wed, 2/25/09, Hambo Ciek <[email protected]> wrote:


From: Hambo Ciek <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Insiden Vladivostok: Nakhoda Kapal itu Asal Padang
To: [email protected]
Date: Wednesday, February 25, 2009, 7:23 AM









Dari Harian Singgalang kito baco:

Selasa, 24 February 2009
Insiden Vladivostok Nakhoda Kapal itu Asal PadangMOSKOW - Ternyata nakhoda 
kapal kargo China yang ditembaki tentara Rusia di Vladivostok, Rusia adalah 
urang awak bernama Adi Mazwir, kelahiran Padang tahun 1949. Adi selamat dan 
kini dirawat di rumah sakit setempat. Hingga tadi malam satu ABK WNI lainnya 
masih belum ditemukan. Sementara 4 ABK WNI lainnya dalam kondisi baik dan saat 
ini berada di hotel.
Kepastian informasi ini disampaikan Koordinator Fungi Pensosbud KBRI Moskow M. 
Aji Surya sebagaimana dilansir detikcom, Senin (23/2/) waktu setempat.
Menurut Aji, tim KBRI Moskow berhasil menemui para ABK WNI yang naas itu. 
Sebelumnya tim dideadline oleh Dubes dalam 2x24 jam sudah harus bisa bertemu 
dengan ABK WNI tersebut. Sayangnya, satu ABK WNI lainnya saat ini masih belum 
ditemukan.
Dari Beijing kemarin dilaporkan, insiden penembakan kapal kargo China berawak 
Indonesia di perairan Vladivostok, Rusia menimbulkan protes keras pemerintah 
setempat. Kapal itu tenggelam setelah ditembaki pasukan Rusia.
...dst...






      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke