Pemko Akan Benahi Gelanggang Pacuan Kuda Bukittinggi Minggu, 01/03/2009 22:40 WIB
padangmedia.com - Bukittingi - Rencana Pemerintah Kota Bukittinggi untuk membenahi gelanggang pacuan kuda Bukit Ambacang hingga kini belum terwujud padahal sudah lama direncanakan. Hal tersebut diungkapkan Walikota Bukittinggi, Djufri, di sela Pacu Kuda Open dan Tradisional di Galanggang Pacu Kuda Bukit Ambacang, Bukittinggi, Minggu (01/03). Djufri mengatakan bahwa Gelanggang tersebut kondisinya tidak memungkinkan lagi dipergunakan, pasalnya arena yang terlalu pendek. Untuk iven seperti itu seharunya minimal panjangnya 1400 M. Dan saat ini Pemko telah menjajaki lokasi mana yang paling memungkinkan dibangun arena pacuan kuda. "Rencana dari pemko memang sudah lama, namun hingga saat ini belum ditemukan lokasi yang cocok untuk dijadikan arena pacuan kuda," ujar Djufri. Selanjutnya tambah Djufri Pacu Kuda Open Race dan Tradisional yang diselenggarakan dua hari ini sangat besar manfaatnya bagi pemerintah setempat. Selain menambah kunjungan wisatawan, kegiatan itu menjadi satu hiburan rakyat yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. "Secara tak langsung akan tercipta pasar ternak nantinya," ujar Djufri. (Musfah) Leonardy : Gelanggang Pacauan Kuda Bukittinggi Perlu Diperbaiki Minggu, 01/03/2009 21:21 WIB padangmedia.com - BUKITTINGGI - Pacu kuda di Sumatera Barat menjadi suatu kegemaran bagi masyarakat dan menjadi tardisi seperti di Padang Pariaman, Batusangkar dan Kota payakumbuh. Hal tersebut disampaikan ketua DPRD Sumatera Barat, Leonardy Harmainy usai menyerahkan tropi kepada pemenang Pacu Kuda Open Race dan Tradisional di galanggang Pacaun Kuda Bukit Ambacang, Bukittinggi, Minggu (1/03). Kegemaran masyarakat menggeluti olah raga tersebut, seharusnya dimbangi dengan fasilitas yang memadai. Namun perhatian pmerintah daerah dinilai Leonardy masih kurang. Gelanggang Pacuan Kuda Bukit Ambacang misalnya, fasilitasnya seperti tribun masih belum memadai, sedangkan even tersebut bila dikaitkan dengan pariwisata, manfaatnya sangatlah besar. "Untuk itu gelanggang pacuan kuda ini harus diperbaiki. Khususnya pada bagian tribun agar penonton nyaman menyaksikan pacuan. Misalnya saat hujan penonton tak perlu lari karena ada atap tribun," ungkap Leonardi. Sementara itu ketua panitia pelaksana, Fauzan Haviz, mengatakan bahwa iven tersebut dilaksanakan untuk lebih menggiatkan olah raga berkuda di Sumatera Barat, yang juga membantu pergerakan ekonomi masyarakat. "Iven ini dilaksanakan untuk menggerakkan olah raga berkuda di Sumatera Barat, dan juga memperkenalkan Gelanggang di Bukitinggi ini sebagai tempat pacuan kuda ketiga terbaik di Indonesia," jelas Fauzan. Selanjutnya Fauzan menambahkan bahwa Pacu Kuda Open Race dam tradisional memperebutkan hadiah sebesar 100 juta rupiah ditambah tropi lepas. Kegiatan ini diikuti oleh 103 peserta yang berasal dari Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Riau, dan berlangsung selama dua hari. Kompetisi ini memperebuitkan hadiah dari ketua DPRD Sumbar sebesar 6 juta rupiah pada race ke-8. Pada race tersebut berhasil menang kuda bernama 'Noor' , juara dua bernama 'Dora' serta juara ketiga 'Dul-Dul' yang ketiganya berasal dari Bukittinggi. (Musfah) The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
