Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta, Saya rasa banyak di antara kita yang merasa risi melihat kondisi kerjasama pasangan Presiden SBY dan Wakil Presiden JK saat ini. Secara pribadi keduanya [kelihatannya] bersahabat, dalam hubungan kerja [kelihatannya] keduanya bisa saling mengisi.
Masalah timbul sewaktu keduanya maju sebagai capres dari dua partai yang berbeda, dan hanya satu yang akan menang sebagai presiden. Mau tidak mau. diakui atau tidak diakui, akan ada rivalitas sengit antara keduanya, bagaimanapun caranya kedua neliau bersikap dan berbuat seolah-olah tak ada apa-apanya. Terasa ada kepura-puraan dalam sikap mereka berdua di depan publik. Ini bukan sikap yang baik. Saya teringat akan 'dwitunggal Soekarno-Hatta dahulu. Di bawah ini saya tayangkan pendapat Prof Dr Maswadi Rauf sebagai alternatif, yaitu agar JK mundur saja, supaya jelas duduknya perkara. Secara pribadi saya mendukung pandangan Prof Maswadi ini. Bagaimana pendapat sanak sekalian ? Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo) "Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak". Alternate e-mail address: [email protected]; [email protected] Biar Fokus Nyapres, JK Diusulkan Mundur dari Wapres Mega Putra Ratya - detikPemilu, 2 Maret 2009. Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) merasa mampu jika mencalonkan diri menjadi capres. Jika benar akan maju pada pemilihan presiden 9 April, JK disarankan mundur saja sebagai wakil presiden. "Saya usulkan JK mengundurkan diri sebagai wakil presiden, sehingga dia bisa full mengurus partai dan fokus pada pencalonan dirinya," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Maswadi Rauf, saat berbincang dengan detikcom, Minggu (1/3/2009). Maswadi mengatakan hubungan antara Partai Demokrat dan Partai Golkar kini kian memanas. Hal itu dipastikan berdampak pada hubungan pribadi pasangan pemenang pilpres pada 2004 lalu ini. "Namanya perasaan tidak bisa ditutup-tutupi.Dikhawatirkan akan menganggu kinerja keduanya, " kata Maswadi. Mengenai pendapat masyarakat bahwa SBY-JK adalah pasangan yang ideal untuk kembali memimpin pada pemerintahan mendatang, Maswadi merasa saat ini hal itu adalah hanya angan-angan. "Kalau orang masih berharap SBY-JK kembali memimpin, itu semakin jauh dari kenyataan," tutup Maswadi. ( mpr / irw ) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
