Kamis, 5 Maret 2009 | 11:45 WIB ( Kompas )

        
                                JAKARTA, KAMIS - Industri pariwisata Indonesia
menurut catatan terbaru yang dikeluarkan The Travel and Tourism
Competitiveness Report 2009, berada di urutan 81 dunia, sedangkan
Singapura, sesama negara anggota ASEAN, berhasil masuk dalam sepuluh
besar (top ten) dunia.

Demikian hasil riset kelompok
"think tank" World Economic Forum yang berbasis di Swiss, Rabu (3/3).
Data yang dikumpulkan The Travel and Tourism Competitiveness Report
berdasarkan data-data yang dipublikasikan dan berbagai masukan dari
para pemimpin bisnis internasional.

Untuk negara-negara ASEAN,
Singapura menempati urutan pertama, berturut-turut diikuti Malaysia
(menempati posisi ke-32 dunia), Thailand (rangking 39), Brunei
Darussalam (69), Indonesia (81), Filipina (86), Vietnam (89), dan Kamboja di 
peringkat 108.

Peringkat
Top Ten berturut-turut diperoleh Swiss, Austria, Jerman, Perancis,
Kanada, Spanyol, Swedia, Amerika Serikat, Australia, dan Singapura.
Singapura merupakan satu-saatnya negara di Asia yang berhasil masuk
sepuluh besar, mengalahkan Hong Kong yang berada di peringkat 12, dan
Jepang di urutan 25. Sedangkan Korea Selatan berada di posisi 31,
Taiwan (41), China (47), dan India peringkat 62.

Tahun 2009
mengambil tema ’Managing in a Time of Turbulance" yang merupakan
refleksi terhadap kesulitan yang dihadapi industri pariwisata di dunia,
menyusul krisis ekonomi yang sedang menaungi dunia.

"Kajian ini
bertujuan memperlihatan faktor-faktor yang membuat industri pariwisata
tetap aktraktif dari setiap negara," kata Jenifer Blanke, ekonom senior
dari World Economic Forum’s Global Competitiveness Network.

Menurut
Blanke, negara-negara yang masuk dalam Top Ten telah menunjukkan
pentingnya regulasi dan dukungan kegiatan bisnis yang bisa mendukung
bertumbuhnya industri turisme menjadi berkelas dunia. 

Fokus
penilaian didasarkan pada kualitas sumber daya manusia dalam memahami
turisme, keramahan, fasilitas transportasi, tempat-tempat tujuan wisata
yang menarik dan menjadi warisan budaya dunia, serta kebijakan dari
pemerintahnya dalam mendukung dunia turisme.

Swiss, Austria dan
Jerman merupakan tiga negara utama yang terkenal dengan lingkungannya
yang sangat atraktif bagi pengembangan dunia pariwisata.

"Meskipun
banyak ketidakpastian sampai berapa lama krisis ekonomi ini akan
berlanjut dan seberapa dalam dampak yang dihasilkannya, namun sejarah
menunjukkan dunia turisme (tetap) mampu mendatangkan keuntungan," kata
Ufi Ibrahim, Chief Operating Officer dari The World Travel &
Tourism Council (WTTC).


      Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard 
Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke