Assalamualaikum w.w. sanak Zul Amri Piliang dan para sanak sa palanta,

Lama-lama saya jadi gregetan juga membaca Indonesia -- termasuk Sumatera barat 
-- yang [hampir] selalu berada di peringkat bawah ini, khususnya jika 
dibandingkan dengan negara-negara tetangga, yang bukan saja lebih kecil, tetapi 
juga tidak banyak sumber daya alamnya.

Tentang Sumatera Barat, semua orang memuji keindahan alamnya, dan semua orang 
mengeritik buruknya pelayanan pariwisata.

Apa tak bisa hal ini diperbaiki, paling tidak secara bertahap ? 
 
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo)
"Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak".
Alternate e-mail address: [email protected];
[email protected]





________________________________
From: zul amri <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, March 7, 2009 9:45:51 AM
Subject: [...@ntau-net] Indonesia di Peringkat 81 Pariwisata Dunia.


Kamis, 5 Maret 2009 | 11:45 WIB ( Kompas )


JAKARTA, KAMIS - Industri pariwisata Indonesia menurut catatan terbaru yang 
dikeluarkan The Travel and Tourism Competitiveness Report 2009, berada di 
urutan 81 dunia, sedangkan Singapura, sesama negara anggota ASEAN, berhasil 
masuk dalam sepuluh besar (top ten) dunia.

Demikian hasil riset kelompok "think tank" World Economic Forum yang berbasis 
di Swiss, Rabu (3/3). Data yang dikumpulkan The Travel and Tourism 
Competitiveness Report berdasarkan data-data yang dipublikasikan dan berbagai 
masukan dari para pemimpin bisnis internasional.

Untuk negara-negara ASEAN, Singapura menempati urutan pertama, berturut-turut 
diikuti Malaysia (menempati posisi ke-32 dunia), Thailand (rangking 39), Brunei 
Darussalam (69), Indonesia (81), Filipina (86), Vietnam (89), dan Kamboja di 
peringkat 108.

Peringkat Top Ten berturut-turut diperoleh Swiss, Austria, Jerman, Perancis, 
Kanada, Spanyol, Swedia, Amerika Serikat, Australia, dan Singapura. Singapura 
merupakan satu-saatnya negara di Asia yang berhasil masuk sepuluh besar, 
mengalahkan Hong Kong yang berada di peringkat 12, dan Jepang di urutan 25. 
Sedangkan Korea Selatan berada di posisi 31, Taiwan (41), China (47), dan India 
peringkat 62.

Tahun 2009 mengambil tema ’Managing in a Time of Turbulance" yang merupakan 
refleksi terhadap kesulitan yang dihadapi industri pariwisata di dunia, 
menyusul krisis ekonomi yang sedang menaungi dunia.

"Kajian ini bertujuan memperlihatan faktor-faktor yang membuat industri 
pariwisata tetap aktraktif dari setiap negara," kata Jenifer Blanke, ekonom 
senior dari World Economic Forum’s Global Competitiveness Network.

Menurut Blanke, negara-negara yang masuk dalam Top Ten telah menunjukkan 
pentingnya regulasi dan dukungan kegiatan bisnis yang bisa mendukung 
bertumbuhnya industri turisme menjadi berkelas dunia. 

Fokus penilaian didasarkan pada kualitas sumber daya manusia dalam memahami 
turisme, keramahan, fasilitas transportasi, tempat-tempat tujuan wisata yang 
menarik dan menjadi warisan budaya dunia, serta kebijakan dari pemerintahnya 
dalam mendukung dunia turisme.

Swiss, Austria dan Jerman merupakan tiga negara utama yang terkenal dengan 
lingkungannya yang sangat atraktif bagi pengembangan dunia pariwisata.

"Meskipun banyak ketidakpastian sampai berapa lama krisis ekonomi ini akan 
berlanjut dan seberapa dalam dampak yang dihasilkannya, namun sejarah 
menunjukkan dunia turisme (tetap) mampu mendatangkan keuntungan," kata Ufi 
Ibrahim, Chief Operating Officer dari The World Travel & Tourism Council 
(WTTC). 
________________________________
Sikap Peduli Lingkungan? 
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke