Assalammualaikum WR WB bapak Suheimi dan dunsanak sapalanta yth

Ini ada teman ifah yang menanggapi tulisan bapak. 

Oh ya bapak, ketika mobil ada motor ada, naik pesawat sering pula,  kalau bapak 
naik sepeda,  paling orang akan ngomong, bapak lagi olah raga.
 Nah kalau kendaraan yang dimiliki cuman sepeda, maka orang akan bilang ... 
miskin amat.

Mirip pak, kalau ekonomi lagi di bawah, biasono urang kampuang indak jaman 
saisuak indak namuah mancaliakan bana katamu kalau lagi susah. Malu nan alun ka 
babagi, mantun prinsip urang dulu pak. Jadi kalau bapak nan manyuguhkan samba 
cangkuak untuak tamu dokter atau tamu nan salevel jo bapak, tantu lasuah sen tu 
noh.
Kok kami nan datang, bapak suguhi samba cangkuak, bilo batuka salero kami du ? 
Ceke balapik bapak du he he he.
Jadi mantunlah kiro-kiro pak, baa mangko samba cangkuak indak pernah basuo di 
rumah urang katiko awak di ajak makan. Antahlah bapak, kok tau bapak parasaian 
atau parasaan rang kampuang 
antahno... malu nan indak kababagi ... itu dulu, antahlah kini ??? Mungkin buya 
HMA bisa manjalehkan kakobeh rang kampuang ?
 
Wa



--- On Tue, 3/10/09, nuruliman supardi <[email protected]> wrote:

From: nuruliman supardi <[email protected]>
Subject: Re: [teknik_unib] Fw: [...@ntau-net] TIM SUKSES
To: [email protected]
Date: Tuesday, March 10, 2009, 7:59 PM

wah, kena nih sama bu hanifah..he. .he...Tapi ada juga ayat yang berbunyi (saya 
udah lupa surat berapa), "Allah tidak akan merubah suatu KAUM hingga KAUM itu 
sendiri merubahnya"di ayat lain: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang 
berperang dijalanNya dalam BARISAN yang teratur seakan akan mereka suatu 
bangunan yang kokoh" Mungkin betul, bagi sebagian orang tim sukses itu 
menyusahkan. Karena pada umumnya tim sukses itu membantu, karena mereka 
berharap akan sesuatu. Tetapi bukan berarti tim sukses tidak penting. Tim 
sukses merupakan perwakilan dari calon untuk menemui konstituennya, karena 
calon tidak mungkin bisa menemui seluruh konstituennya.Tim sukses membawakan 
ajaran atau program yang ingin disampaikan calon ke konstituennya.Tim sukses 
yangmenjamin keamanan sang calon, agar sang calon dalam keadaan aman pada saat 
sang calon berkunjung ke konstituen.Tim sukses yang membantu calon saat sang 
calon secara materi tidak siap.Masih banyak lagi yang
 lainnya yang mungkin tak bisa dijabarkan satu persatu. Balik ke sirah 
nabawiyah, Rasulullah SAW juga punya tim sukses, tetapi sebutan untuk tim 
sukses Rasulullah SAW adalah Shahabat.Ketika Rasulullah memulai dakwah, tim 
suksesnya bernama Arqam bil abil Arqam.Ketika Rasulullah ke Thaif, tim 
suksesnya adalah Ali bin Abi ThalibKetika Rasulullah akan berhijrah ke Madinah, 
Rasullullah sudah mengirimkan tim suksesnya ke Madinah terlebih dahulu sehingga 
orang-orang Madinah mengenal Islam dan menjadi kaum Anshor.Ketika Rasulullah 
berhijrah ke Madinah, tim suksesnya adalah Abu Bakr as shidiq.Ketika Berperang 
tim suksesnya bernama Zaid bin Tsabit, Ja'far bin Abi Thalib, Hamzah, Umar bin 
Khatab dll.Ketika Rasulullah akan berangkat perang, tim suksesnya yang bernama 
Usman bin Afan memberikan suplai logistik dan perlengkapan perang. Tim sukses 
yang lain seperti Umar bin Khatab, memberikan separuh dari hartanya, sementara 
tim sukses lain bernama Abu Bakr memberikan
 seluruhnya, sehingga Rasulullah bertanya kepada Abu Bakr, Apa yang kau 
tinggalkan untuk anak istrimu???, Abu Bakr menjawab, saya tinggalkan kepada 
mereka Allah beserta rasulnya.Tetapi,Tim suskes Rasulullah tidak merepotkan 
Rasulullah setelah Rasulullah memperoleh kemenangan. Karena letak kebahagiaan 
para tim sukses ini bukan pada harta dan kekuasaan. Tetapi semata mengharap 
Redho Allah SWT.Nah sekarang, kita mau jadi tim sukses atau tidak pilihannya 
ada pada diri kita sendiri.Dan apakah setelah kita jadi tim sukses, kita akan 
memanfaatkan ini untuk memperalat sang calon atau kita memiliki tujuan yang 
lebih mulia untuk memperoleh keredhoan Nya, itu juga pilihan masing masing.Saya 
memilih jadi tim sukses karena saya percaya bahwa kita tidak akan bisa besar 
sendiri.Saya memilih menjadi tim sukses, karena hanya itulah yang saya bisa. 
Setidaknya saya tidak duduk diam menunggu terjadinya perubahan.Saya tidak 
mengenal persis jati diri orang yang saya dukung
 dan bela.Tetapi saya tahu, bahwa calon yang saya bela itu membawa manfaat jauh 
lebih besar dari mudarat yang ditimbulkannya dari apa yang saya pelajari 
tentang sang calon itu selama tiga tahun terakhir.Maka, saya tidak sependapat 
dengan Profesor Sukheimi.Tidak semua tim sukses itu sama....lagu dari 
saya:  Tidak semua, laki laki... Bersalah kepada mu.... Memang,semua yang indah 
itu tampak  benar, tetapi bukan berarti yang tidak indah itu salah.Jadi mohon 
dimaklumi syair saya yang tidak indah ini.....Salam hormat.
--- On Tue, 3/10/09, hanifah daman <iffa...@yahoo. com> wrote:
From: hanifah daman <iffa...@yahoo. com>
Subject: [teknik_unib] Fw: [...@ntau-net] TIM SUKSES
To: ba...@yahoogroups. com, teknik_unib@ yahoogroups. com
Date: Tuesday, March 10, 2009, 6:57 AM

Selingan dan penambah wawasan Salam Hanifah

--- On Fri, 2/20/09, suheimi ksuheimi <ksuhe...@yahoo. com> wrote:

From: suheimi ksuheimi <ksuhe...@yahoo. com>
Subject: [...@ntau-net] TIM SUKSES
To: piaman-laweh@ googlegroups. com, sma1...@yahoogroups .com, 
rantau...@googlegro ups.com, satria_prihandini@ yahoo.co. id, 
renobu...@hotmail. com, irdhan...@yahoo. com, fora...@yahoogroups .com, 
herlina_dumai@ yahoo.com, jaro...@yahoo. com, hariansinggalang@ yahoo.co. id, 
paramitha_07@ yahoo.com, irsyad_suheimi@ yahoo.co. id, xan...@yahoo. com, 
liputanpadek@ yahoo.com, gebril_daulai@ yahoo.com, sutanja...@gmail. com, 
denas...@yahoo. com, youngst...@yahoo. com, faya...@gmail. com, anggotaicmi@ 
yahoogroups. com, rima_meyana@ yahoo.com, singgalang.redaksi@ gmail.com
Date: Friday, February 20, 2009, 10:52 AM

TIM SUKSES Oleh ; K Suheimi        “Bagaimana caranya  melepaskan diri dari Tim 
Sukses? tanya nya setengah mengeluh. "Sudah hampir habis masa jabatan saya, 
namun saya masih di rong-rong terus" keluhnya ingin melepaskan diri dari 
keterikatan tim sukses. Hari ini saja  sudah puluhan kali datang sms nya yang 
minta bantuan"."Sms itu mengacaukan fikiran dan menganggu konsentrasi saya yang 
sedang memimpin rapat" "Jika tak dilayani, dikatakan saya tak membalas guna 
"lah lupo kacang jo kulitnya". "Tapi sampai kapan ini saya tanggungkan? " 
ulasnya dengan sedikit kesal.    Saya juga tak habis fikir, sampai kapan kita 
harus memutuskan hubungan kerja dengan Tim Sukses. Karena waktu mencapai  
kesukksesan dulu, memang orang ini ada jasanya  dan bekerja habis-habisan untuk 
menghantarkan  dia ke pintu gerbang ke suksesan. Dialah teman yg membela dan 
dialah sahabat, bahkan dianggap dan di jadikan saudara, seiiring dan sejalan, 
sesakit dan sesenang. Kalau Tim
 sukses sudah dianggap saudara  atau di jadikan keluarga. Tentu kita harus bela 
dan bantu dia selamanya, kalau perlu sampai akhir hayat.     Nah rupanya beban 
seperi ini yg tak tertanggungkan oleh pejabat tersebut, kerena tiap sebentar 
dia mengadu Masalah anaknyalah.Kebutuha n hidupnya, minta bantu ini, minta 
bantu itu. Yang ujung-ujungnya duit.     "Memang tak sedikit uang yang telah di 
keluarkan untuk Tim sukses, sejak mulai awal kakinya melangkah  mencalonkan 
diri  jadi pejabat. Sejak saat itu dia harus merogoh kantungnya.     Sewaktu 
dia menjabat, Tim sukses yg telah mensukseskannya ini, berubah jadi beban yang 
sangat berat. Terasa me rong-rong. Apalagi sms tak bisa dihalangi masuknya. 
Diladani salah, tak diladani  lebih salah.     Tim sukses yg tadinya 
mensukseskan, berubah menjadi tim yg menjadi beban  berat dan banyak serta 
berlangsung  lama, hingga  bahu dan badan ini tak sanggup memikulnya. Semakin 
banyak tim sukses, semakin banyak
 yang bisa dibantunya  dan semakin berat dan rumit mengachirinya.     "Kalau ku 
tahu begini, Tak mau aku meminta dia jadi Tim Sukses dulunya" sambil menarik 
nafas panjang, mebayangkan wajah tim sukses  yang sekarang berubah menjadi "Tim 
susah"  yg menyusahkan dan menyita  waktu dan uangnya, dan menggusarkan 
fikirannya.     Maka dalam hati saya berkata. Tim sukses itu di perlukan dan 
sangat dibutuhkan  oleh mereka yang tak percaya. Tak yakin atas keemampuanya 
sendiri apakah dia bisa meraih kesuksesan, maka di carilah sebanyak-banyaknya  
tim sukses yang akan mensukseskannya. Tapi what next  setelah dia meraih 
kesuksesan? Jadilah tim sukses  beban yang sangat memberatkan.    Disamping 
harus  memberikan  jabatan atau proyek pada tim sukses, sebagai ungkapan rasa 
terima kasih (Walaupun kadang jabatan itu sebetulnya tak cocok dengan 
keahliannya)  dan sepanjang hayat harus dijadikan saudara  yang sakit 
senangnya  jadi tanggungan kita pula.    
 Lalu saya teringat pada Obama.Dia juga punya tim sukses. dan juga punya lawan 
politik (Mc Can dan Hillary)  Tapi jabatan penting seperti mentri luar Negri 
dan jabatan penting lainnya  justru di berikan Obama  bukan pada tim suksesnya  
justru pada lawan politiknya.     Tim suksesnya  seperti hanya bekerja dan 
membantunya  sampai dia mencapai tujuan. Tim sukses hanya menghantarkan ia ke 
pintu gerbang  "Jabatan yang di gapainya"  Sesudah itu Tim sukses itu 
melepaskan  bahkan membiarkan Obama itu menjalankan kebijaksanaan untuk 
kesuksesan  kabinet dan pemerintahannya.    Tim suksesnya bangga melihat 
keberhasilan kerjanya. Dan sesudah itu mereka beri kesempatan yang 
selas-luasnya pada Obama  menjalankan kebijaksanaannya dan dia tak di rong-rong 
lagi.    Di Negara kita yang baru memulai alam Demokrasi dengan biaya yang 
sangat tinggi dan korban yang sangat  banyak. Merubah sifat dan tingkah laku 
kehidupan, sehinga tak jarang  Tim Sukses berubah
 jadi Tim Susah. Kawan telah jadi lawan  dan  menimbulkan beban yang 
berkepanjangan.    Agaknya yang siperlukan adalah  percaya diri dan kemampuan 
diri serta kemandirian. Ini bisa diperoleh, bila kita memang sudah berbuat 
sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak. Orang banyak  merasakan  kemanfaatan 
keberadaan kita disisinya. Dengan sendirinya  masyarakat itu berharap akan kita 
dan kemanfaatan kita. Maka bagi orang-orang seperti ini, dia tak butuh tin 
sukses, dia tak butuh fotonya di pajang di mana-mana justru rakyat mencari dan 
mendambakannya serta mengharapkannya untuk memimpin mereka, tanpa dia perlu 
neyisihkan dana  tanpa dia perlu memikirkan  kapan harus diputus  beban yang di 
bebankan oleh tim sukses.     Orang Minang arif dan bijaksana Alun disuruah nyo 
lah pai alun dimbau nyo lah datang, tahu jo rantiang nan ka manyangkuit, tahu 
jo batu nan ka manaruang.Tahu jo ereang dengan gendeang.     Takilek ikan 
dilauik lah tantu jantan jo
 batinonyo. Sunguahpun kawek nan di bantuak ikan dilauik nan di hadangnyo.     
Lalu sejauh mana perlunya tim sukses?    Kebimbangan dan kebingungan pejabat 
itu  saya jawab melalui syair sebuah lagu.     Kau yg memulai, kau yg 
mengakhiri.  Kau yang berjanji, Kau yang memungkiri.     Makanya    pikir-pikir 
dahulu  sebelum terlanjur, Sebelum angkau menyesal  kemudian    Pikir itu  
pelita hati.    Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci Nya  dalam Al 
Qur’an     (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang 
(namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi 
mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari 
mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan 
mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban 
dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman 
kepadanya, memuliakannya, menolongnya
 dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (al-Qur'an), mereka 
itulah orang-orang yang beruntung. (QS. 7:157)     Padang,18 Februari 2009
Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! 
Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba
--~--~------ ---~--~-- --~------ ------~-- -----~--~ ----~
============ ========= ========= ========= ========= ========= ====== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned : 
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups. google.com/ group/RantauNet/ web/peraturan- rantaunet 
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting 
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply 
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner 
============  ========= ========= ========= ========= ========= ====== 
Berhenti, kirim email kosong ke: rantaunet-unsubscri b...@googlegroups. com 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www. 
google.com/ accounts/ NewAccount? hl=id 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups. google.com/ group/RantauNet/ subscribe 
============ ========= ========= ========= ========= ========= ======
-~---------- ~----~--- -~----~-- ----~---- ~------~- -~---



__._,_.___             Messages in this topic           (2)                     
 Reply           (via web post)           |                     Start a new 
topic        Messages               |    Files               |    Photos        
       |    Links               |    Database               |    Polls          
     |    Members               |    Calendar        
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
       Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch 
format to Traditional 
         Visit Your Group         |                Yahoo! Groups Terms of Use   
    |                Unsubscribe      Recent Activity


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke